Mahasiswa FILKOM Borong Juara di ITFEST 2021

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

ITFEST 2021 adalah kompetisi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi tingkat mahasiswa seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Universitas Sumatera Utara untuk membangkitkan semangat berinovasi dalam memcahkan permasalahan bangsa, serta menjadi bagian agen perubahan dalam memajukan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta pemanfaatannya di Indonesia. Peserta dalam ajang kompetisi ini diikuti oleh universitas terkemuka di Indonesia, mulai dari tuan rumah yaitu Universitas Sumatera Utara, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Riau, STMIK TIME dan Universitas Brawijaya.

ITFEST 2021 diselenggarakan mulai dari tanggal 10 Maret sampai dengan 17 April 2021 dengan format pelaksanaan secara online. Terdapat tiga kategori kompetisi dalam ITFEST 2021, yaitu UI/UX Design, Business IT Case dan Application Development.

Application Development adalah salah satu kontes nasional dalam acara ITFEST 2021. Pada kegiatan tersebut, peserta menciptakan aplikasi inovatif berbasis web maupun mobile. Mengusung tema “United in Distance” bermaksud agar aplikasi yang diciptakan dapat digunakan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Peserta mampu menciptakan aplikasi-aplikasi yang sustainable dan berpotensi mampu berdampingan dengan kehidupan masyarakat Indonesia adalah target utama dalam kontes ini.

Dalam kategori Application Development, mahasiswa FILKOM memborong juara 1 dan 2. Juara 1 didapat oleh tim JAGS – PAGUBRIS yang beranggotakan Abdi Darsono (195150201111004/Teknik Informatika), Alfonsus Avianto Chandrawan (195150201111006/Teknik Informatika), Muhammad Fikri Mustofa Azhari (195150201111010/Teknik Informatika) dan juara 2 oleh tim IMBARAION – TRINITY yang beranggotakan Abdurrizqo Arrahman (195150401111026/Sistem Informasi), Stefanus Dany Supryatna Sinaga (185150200111040/Teknik Informatika), Yulianus Wayan Yudistira Rudja (185150200111070/Teknik Informatika).

Tim JAGS menciptakan aplikasi PAGUBRIS yang memiliki arti dalam bahasa Jawa yaitu “mempedulikan”. Aplikasi ini merupakan platform media sharing berbasis web. Dengan aplikasi ini, harapannya walaupun di dalam kondisi pandemi saat ini, rasa kepedulian kepada orang lain tetap dapat tersalurkan dengan cara saling tolong-menolong dan berbagi informasi melalui aplikasi yang di bangun oleh tim JAGS. Dalam PAGUBRIS pengguna dapat bertanya mengenai masalah sehari-hari yang dihadapi dan kemudian pengguna lainnya bisa memberikan solusi dalam format gambar, teks maupun video. Tentunya aplikasi buatan tim JAGS mendapat feedback positif dari para juri dan mendorong untuk semakin dapat mengembangkan aplikasi ini kedepannya.

Sementara tim IMBRAION menciptakan aplikasi yang bernama TRINITY. Aplikasi ini sendiri menggabungkan beberapa fitur dari aplikasi video conference dan aplikasi diskusi seperti Kaskus dan Redit. Aplikasi ini bertujuan dimana dapat melakukan diskusi suatu masalah atau topik secara online melalui audio cenference dan live chat, dengan cukup menggunakan audio untuk saling berkomunikasi maka akan meringankan user yang menggunakan data dan memiliki jaringan yang kurang stabil

Perlu diketahui UI/UX Design Competition merupakan sebuah kompetisi desain antarmuka sistem/produk yang berorientasi kepada kenyamanan dan kemudahan pengguna dalam menggunakan sistem/produk tersebut. Tujuan dari design interface ini adalah untuk membuat interaksi pengguna sesederhana dan se-efisien mungkin. Design Interface juga menentukan bagaimana user berinteraksi dengan komputer menggunakan tampilan antarmuka (interface) yang ada pada layar computer. Dalam UI/UX Design, mahasiswa FILKOM memperoleh Juara 2 oleh tim TOPOKKI PEDAS – ONEBLOOD yang beranggotakan Alizza Iman Raddin (195150700111014/Teknologi Informasi), Ghina Zahira (195150700111018/Teknologi Informasi), Hanifa Putri Rahima (195150700111032/Teknologi Informasi).

Tim TOPOKKI PEDAS menciptakan ONEBLOOD yang merupakan platform donasi darah terintegrasi berbasis mobile app. Mungkin sedikit berbeda dari platform yang lain, konsep ONEBLOOD disini adalah aplikasi donor darah yang sifatnya communitybased yang diartikan tidak hanya sebagai aplikasi yang menyediakan proses donor darah lebih mudah, tapi melalui aplikasi ini dapat memberdayakan komunitas dalam hal ini adalah masyarakat, dengan harapan dapat meningkatkan awareness dan kepedulian masyarakat untuk ikut terlibat dalam kegiatan donor darah. Ada 3 fitur utama dalam platform ini, yaitu fitur Donate Blood (bisa melakukan booking kegiataan donor darah dilengkapi dengan fitur prescreening untuk menentukan kelayakan calon pendonor darah), Find Blood (mencari pendonor terdekat yang bersedia mendonorkan darah), dan Request Donor (mengajukan permintaan darah sehingga aplikasi akan memberikan notifikasi kepada pendonor terdekat yang sesuai dengan kriteria darah yang dibutuhkan).

Selain dari IFEST 2021, kabar membanggakan lainnya datang dari Indigo Game Startup Incubation (IGSI) Gamejam 3. Mahasiswa FILKOM juga mendapatkan juara dalam Indigo Game Startup Incubation (IGSI) Gamejam 3 yang diikuti oleh Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Ciputra, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, STMM MMTC Yogyakarta, dan masih banyak lagi.

Tim Geaming yang beranggotakan Amanda Vania (195150207111060/Teknik Informatika), Brilian Ade Putra (185150201111001/Teknik Informatika), M. Rafif Al Aziz (185150200111023/Teknik Informatika), M. Haikal Fisabilillah (195150207111065/Teknik Informatika), dan Audrey Ardelia (185150201111010/Teknik Informatika) membawa penghargaan dalam kategori Game Favorite. Tema yang diberikan oleh IGSI Gamejam sendiri adalah Unconventional Weapon. Game di buat oleh tim dari FILKOM untuk lomba IGSI Gamejam bernama “CARDungeon”(DRN/Humas UB)