Kenalkan Metode Penanaman Vertikultur Dan Cabe Jenis Katokkon Pertama Kali Di Jawa Timur

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PM) Ladang Berbagi Bersama yang dibimbing oleh Rumi Suwardiyati S.H.,M.Kn. dan Daru Adianto S.H., M.T. Mereka memberikan solusi atas permasalahan di Desa Sumbermanjing Kulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten malang, terkait krisis akan tanaman bumbu dapur dan minimnya pengetahuan untuk pemanfaatan lahan dan pengelolaannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain itu daerah ini merupakan dataran rendah yang sering mengalami banjir, sehingga cukup sulit untuk menanam bumbu dapur. Tim tersebut juga memberikan inovasi untuk menanam salah satu cabe terpedas di Indonesia yaitu jenis Katokkon yang berasal dari Tana Toraja pertama di Jawa Timur dan berhasil berbuah.

Tim PKM Ladang Berbagi Bersama diketuai oleh Shalsa Bila Agustina dari Fakultas Hukum (FH) angkatan 2022 dengan beranggotakan Dhenasya Sukma Hardaningtyas, Sinatrya Vian Firdaus, Nico Ari Wijaya, dan Ferio Ivan Mulyono. Kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan program ini berlangsung selama 6 minggu pada 1 Juli sampai 15 Oktober 2023 dengan total sejumlah 10 kali kunjungan yang telah terlaksana.

Desa Sumbermanjing Kulon menjadi salah satu desa di Kabupaten Malang yang memiliki potensi penggunaan lahan mengingat banyaknya lahan kosong yang ada di sekitar rumah warga, namun kurang dimanfaatkan dengan baik karena tidak adanya pengetahuan dalam hal pengelolaan lebih lanjut seperti menanam tanaman bumbu dapur yang bisa membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bumbu dapur. Selain itu diharapkan Desa Sumbermanjing Kulon, Kabupaten Malang menjadi desa dengan ketahanan pangan rumah tangga yang kuat dengan tujuan sebagai desa percontohan dalam mengentaskan krisis pangan. Konsep pertanian berkelanjutan yang ditawarkan adalah melalui metode penanaman vertikultur khususnya mengenai tanaman bumbu dapur.

Kariyuti Selaku Kepala Desa Sumbermanjing Kulon mengungkapkan bahwa sangat terbantu atas kedatangan Tim PKM PM Ladang Berbagi dalam membantu meningkatkan keterampilan warga desanya terkait penanaman cabai dan bawang merah menggunakan metode Vertikultur yang baru mereka ketahui dan terbukti sangat efektif dan memberikan dampak positif untuk pemenuhan kebutuhan tanaman bumbu dapur mereka, beliau juga berkata akan melanjutkan program ini agar menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya.

“Teman teman PKM-PM sudah melakukan sosialisasi dan sangat membantu, mudah mudahan kedepan tanaman yang dibimbing oleh PKM-PM ini ada keberlanjutannya dan membawa nilai tambah bagi masyarakat Sumbermanjing kulon.” ungkap Bambang selaku Ketua Karang Taruna Lentera Karya Sumbermanjing Kulon. [pkmpm/pon/oki]