IKA UB Berikan 300 Dosis Vaksin COVID-19

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat, Ikatan Keluarga Alumni Universitas Brawijaya menyelenggarakan vaksinasi massal bagi masyarakat umum. Vaksinasi ini dilaksanakan pada Sabtu (31/7/2020) di Rusunawa UB Dieng.

Vaksinasi Massal IKA UB

Vaksinasi ini dilakukan secara gotong royong bersama Keluarga Besar UB, Polres dan berbagai ormas di Kabupaten Malang mendapatkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Hanya sekitar 20 menit link pendaftaran dibuka, lebih dari 400 pendaftar sudah mengisi. Ini merupakan salah satu program Satgas COVID IKA UB dalam mempercepat proses vaksinasi terutama di Malang Raya.

“Tingkat vaksinasi di Malang Raya masih tergolong cukup rendah, hingga akhir Juni kemarin baru 3,08% untuk Kabupaten Malang, ini mendorong saya dan tim satgas covid IKA UB Malang untuk bergerak mengajak seluruh keluarga besar UB, Polres dan Ormas di Kabupaten Malang dalam giat vaksinasi gotong royong ini” ungkap Syamsul Hadi, Wakil Ketua Satgas Covid IKA UB Malang 

Vaksinasi ini diselenggarakan di Rusunawa UB Dieng pada tanggal 31 Juli 2021 dengan sasaran masyarakat umum yang bertempat tinggal di Kabupaten Malang. Jenis vaksin yang diberikan adalah Astra Zaneca, untuk kuota 300 orang.

Bagi pendaftar yang lolos screning, akan mendapatkan informasi dari tim untuk datang ke lokasi vaksin. Ini merupakan upaya untuk menghindari kerumunan dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Syarat penerima vaksin ini harus dalam keadaan sehat atau warga yang memiliki surat rekomendasi vaksin dari dokter, berusia 18 tahun keatas yang dibuktikan dengan membawa fotocopy KTP, serta harus mematuhi protokol kesehatan.

Dalam agenda ini, tercatat ada 12 vaksinator yang disiapkan. “Vaksinator, tenaga skrining dan tensi serta akun yang digunakan untuk pendataan dari Klinik UB”, ujar dr. Fida Rahmayanti, MMRS selaku Direktur Klinik UB. Pemilihan Rusunawa di UB Dieng sebagai lokasi vaksin, menurut Fida, sekaligus sebagai upaya mengenalkan rencana lokasi safe house dan klinik satelit UB.

Menurut Ahmad Sauqy, Ketua Satgas COVID IKA UB, selama ini Satgas COVID IKA UB telah meluncurkan banyak program untuk membantu penanganan penyebaran COVID 19, terutama di wilayah Malang Raya. Sejak awal Juli, IKA UB telah meluncurkan aplikasi ISOMAN yang sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 250 orang di seluruh Indonesia, terutama Alumni dan keluarga besar UB.

Aplikasi ini membantu pasien isoman untuk mendapatakan pamantauan dari tim medis yang berasal dari telmed UPIK FK UB berjumlah 43 orang dokter muda. IKA UB juga membantu mengirim paket makanan dan vitamin serta sembako bagi pasien ISOMAN di Wilayah Malang Raya dan juga menyediakan safehouse sehat.

“Saat ini waktunya kami bergerak dalam mempercepat vaksinasi dengan berkolaborasi bersama keluarga besar UB, Polres Kabupaten, MBLC, Pemuda Pancasila, Millenial Utas, dan organisasi kemasyarakatan yang lain” Ujar Ahmad Sauqy.

Pandemi COVID-19 gelombang II yang melanda Indonesia sejak awal Juni sudah menelan banyak korban. Vaksinasi yang cenderung lambat menjadi salah satu pemicu tingkat mortalitas yang tinggi. Kolaborasi dengan berbagai pihak yang dilakukan IKA UB dalam mendorong vaksinasi merupakan upaya yang harus didukung saat ini.

Gotong royong dihidupkan agar Indonesia bisa sembuh, menang melawan COVID-19. Pasien isoman yang membutuhkan pemantauan langsung dari tim medis, 43 dokter muda yang tergabung dalam tim telmed UPIK FK UB dapat mengakses https://appisoman.com.

Bagi yang ingin mendukung program Satgas COVID IKA UB dapat menyalurkan donasinya melalui no rekening BRI 18070100027763 atas nama IKA UB Peduli. IKA UB mengajak kita semua untuk mewujudkan Indonesia Sembuh. (IKA/VQ)