Gladi Kotor Persiapan PKKMB 2020 Online

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Simulasi penyerahan simbolis jas almamater kepada lima perwakilan mahasiswa baru, yaitu mahasiswa penerima KIP Kuliah, penerima Beasiswa BAZIZ UB, penerima Beasiswa Yayasan Unibraw Abadi dan penerima Beasiswa Difabel.

Universitas Brawijaya (UB) adakan Gladi Kotor Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya (PKKMB UB), Kamis (17/08/2020), di Gedung Samantha Krida. Kegiatan ini dilakukan untuk mempersiapkan PKKMB UB 2020 Online yang akan digelar Sabtu-Minggu (19-20/09/2020.

Acara ini diikuti 17.548 mahasiswa baru yang terbagi dalam 65 cluster. Masing-masing cluster terdiri atas 250 mahasiswa yang dibimbing seorang operator. Dalam acara Gladi Kotor ini dilakukan simulasi pembukaan PKKMB, penyerahan simbolis jas almamater kepada lima perwakilan mahasiswa baru, pemberian materi, dan presensi kehadiran mahasiswa baru.

Ketua tim IT Crisis Center PKKMB Arief Andy Soebroto, S.T., M.Kom menyampaikan, teknis pelaksanaan PKKMB 2020 Online ini akan menggunakan berbagai aplikasi untuk mendukung kelancaran kegiatan.

“Tiap cluster akan tergabung dalam satu Google Classroom (GC) yang dipimpin seorang operator untuk kemudahan koordinasi penugasan. Namun untuk presensi agar semua peserta tampak di kamera, maka gabungan lima cluster atau lima GC akan dikelompokkan lagi ke dalam aplikasi Zoom Meeting. Jadi akan ada 15 kelompok Zoom meeting. Semuanya akan ditampilkan dalam Videotron dan distreamingkan melalui Youtube,” papar Arief Andy Soebroto.

Ia menambahkan, perlu koordinasi yang baik antara tim IT Krisis Center, Operator, dan Website Raja Brawijaya untuk mengelola kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa yang jumlahnya cukup banyak ini supaya informasi cepat tersampaikan dan mahasiswa baru dapat merespon dengan baik.

Untuk memantapkan persiapan PKKMB 2020, setelah Gladi Kotor, juga akan dlakukan Gladi Bersih pada Jumat (18/09/2020). [Irene]

  From Berita UB