Klasterisasi Perguruan Tinggi Berbasis Kinerja Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dimulai

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Sejak Juli hingga Agustus 2022, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Brawijaya mengerahkan segala upaya melakukan input data penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademika. Ini merupakan amanah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sesuai surat nomor 0620/E5.5/AL.04/2022 yang disampaikan kepada seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan sinkronisasi dan pemutahkiran data penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada SINTA (Science and Technology Index).
Dalam surat tersebut, setiap perguruan tinggi tidak terkecuali Universitas Brawijaya, diminta melakukan pemutakhiran data SINTA yang meliputi 1) Scopus ID, Publons ID, dan Garuda ID. Di sini para dosen diminta untuk melakukan sinkronisasi secara mandiri; 2) Data Kekayaan Intelektual; 3) Produk dan Prototipe; 4) Revenue Generating (Hasil Kekayaan Intelektual, Produk, dan Prototipe); dan 5) Buku. Pemutakhiran data di SINTA akan digunakan sebagai acuan penentuan Klasterisasi perguruan tinggi berbasis kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta rekrutmen reviewer penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
LPPM berharap para dosen melakukan sinkronisasi SINTA agar klasterisasi UB bidang penelitian dan pengabdian masyarakat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Karenanya sinergi yang kuat antara dosen dan LPPM dalam melakukan update SINTA sangat dibutuhkan.
Klasterisasi perguruan tinggi merupakan pengelompokan perguruan tinggi yang dilakukan oleh Ditjen Dikti Kemendikbudristek secara rutin. Ini merupakan salah satu upaya Ditjen Dikti untuk mendorong perguruan tinggi senantiasa meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang berkelanjutan. Yang nantinya dapat dijadikan sebagai landasan bagi pengembangan kebijakan pembangunan, dan pembinaan perguruan tinggi ke depan.
Tentang SINTA
SINTA merupakan portal yang memberikan akses ke kutipan dan keahlian di Indonesia. Sistem informasi penelitian berbasis web ini menawarkan akses yang cepat, mudah dan komprehensif untuk mengukur kinerja peneliti, lembaga dan jurnal di Indonesia. Sinta memberikan tolok ukur dan analisis, identifikasi kekuatan penelitian masing-masing lembaga untuk mengembangkan kemitraan kolaboratif, untuk menganalisis tren penelitian dan direktori ahli.
Dari laman sinta.kemdikbud.go.id, Universitas Brawijaya berada di posisi 10 dengan nilai di angka 9.827.