FKH Bimbing Peternak Terkait Pembuatan Pakan Hingga Olahan Susu

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Pendataan Data Peternak dan Produksi Susu Sapi Peternak

Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) membimbing peternak di KUD Kertajaya Medowo Kediri mulai dari edukasi pemberian pakan sapi perah untuk peningkatan produktivitas hingga pengolahan susu segar menjadi yogurt.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen dan KKN Tematik Mahasiswa dilaksanakan dengan tujuan agar civitas akademika FKH dapat menyumbangkan pengetahuan dan ilmu yang telah diperolehnya secara langsung kepada masyarakat sehingga dapat membantu memecahkan dan melaksanakan pembangunan di dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut juga diisi dengan edukasi Pembuatan Larutan Probiotik Alami untuk Fermentasi Pakan Hijauan Sapi Perah” dan “Pembuatan Antiseptik Teat Dipping dari Daun Sirih untuk Sapi Perah”.

Koordinator kegiatan Drh. Dodik Prasetyo, M.Vet menjelaskan selama kurun waktu (6/9-19/9/2021) , kegiatan KKN yang telah dilaksanakan terdiri atas beberapa kegiatan seperti membantu aktivitas peternak memerah sapi, menyetorkan susu sapi ke KUD, memberikan vitamin pada sapi, dan membersihkan kandang peternak.

Pada akhir kegiatan sosialisasi, dilakukan pembagian brosur dan produk yang telah dibuat oleh mahasiswa seperti larutan probiotik, teat dipping, dan yougurt.

Kolaborasi Kegiatan PKM Dosen dan KKN Tematik Mahasiswa FKH UB di KUD Kertajaya Kediri

Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, diharapkan peternak di Desa Medowo dapat memiliki inovasi baru dalam memasarkan susu hasil pemerahan salah satunya yaitu dengan pembuatan yoghurt, dan mengolah hijauan sapi perah dengan larutan probiotik alami serta menerapkan penggunaan larutan antiseptik teat dipping untuk sapi pasca perah.

“Adanya inovasi ini, dapat memberi keuntungan tambahan bagi peternak dan juga mengajak masyarakat terlibat kegiatan produksi yoghurt bersama. Disamping itu, peternak juga dapat memanfaatkan sumber dari alam yaitu daun sirih untuk dijadikan larutan antiseptik guna celup puting pada sapi pasca pemerahan,”kata Drh. Dodik Prasetyo, M.Vet.

Larutan antiseptik dari bahan alami ini dapat dijadikan alternatif untuk mengurangi biaya serta mengurangi penggunaan bahan kimia yang diberikan kepada sapi.

Selain itu, peternak juga dapat berinovasi dalam pengolahan pakan hijaun menggunakan larutan probiotik alami agar ketersediaan pakan hijaun sepanjang tahun baik pada musim kemarau ataupun musim penghujan selalu ada.

Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan oleh Drh. Dodik Prasetyo, M.Vet dibantu mahasiswa FKH yaitu Dita Pradina, Reza Andini dan Firda Aufa Salsabila.