FILKOM UB Gelar Diseminasi Keamanan Siber

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Laboratorium Jaringan Berbasis Informasi (Lab JBI) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menggelar acara diseminasi dalam bentuk pelatihan untuk meningkatkan kemampuan teknis bidang keamanan siber bagi mahasiswa Universitas Brawijaya, Sabtu (9/9/2023). Topik khusus yang dibahas ialah penetration testing (pentesting), sebuah cara untuk menguji tingkat ketahanan suatu sistem ⏤khususnya sistem berbasis teknologi informasi– terhadap serangan siber.

Keamanan siber telah menjadi perhatian serius dalam teknologi informasi saat ini. Dalam era yang semakin terhubung dan tergantung pada teknologi, pemahaman tentang keamanan siber adalah suatu keharusan. Diseminasi ini bertujuan membantu agar mahasiswa Universitas Brawijaya memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep-konsep dasar keamanan siber, dan lebih lanjut memahami dasar-dasar pentesting. Pada acara diseminasi ini, mahasiswa diberikan pengetahuan baru tentang berbagai aspek pentesting, termasuk tahapan, metode, dan alat-alat yang digunakan dalam pentesting, serta perbedaan antara illegal hacking dan ethical hacking. Para peserta pelatihan juga mempelajari tentang jenis-jenis hacker, keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan ethical hacking, serta metode information gathering melalui Open Web Application Security Project (OWASP) dan Web Security Testing Guide (WSTG).

Terdapat beberapa jenis ancaman umum dalam keamanan siber yang dipelajari dalam pelatihan ini, seperti SQL injection, Cross-Site Scripting (XSS), dan Cross-Site Request Forgery (CSRF). Peserta pelatihan belajar tentang bagaimana ancaman-ancaman ini dapat dimanfaatkan oleh penyerang, dan bagaimana cara melindungi sistem dari serangan-serangan tersebut. Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam, peserta berkesempatan melihat implementasi langsung serangan SQL injection, XSS, dan CSRF. Hal ini memberikan mereka gambaran praktis tentang cara kerja serangan-serangan ini dan bagaimana cara melindungi sistem dari ancaman-ancaman tersebut.

Serangkaian kegiatan pengabdian ini diawali dengan pengerjaan pre-test oleh para peserta pelatihan. Pada acara diseminasi ini hadir beberapa narasumber: Fariz Andri Bakhtiar, S.T., M.Kom. selaku ketua pelaksana kegiatan, serta Adhitya Bhawiyuga, S.Kom, M.Sc., Ari Kusyanti, S.T., M.Sc., dan Dany Primanita Kartikasari, S.T., M.Kom. Dalam kegiatan yang juga melibatkan unsur mahasiswa ini, para peserta cukup antusias mengikuti pelatihan hingga pengisian kuesioner kegiatan. Berdasarkan hasil kuesioner tersebut, kegiatan pelatihan ini mendapat tanggapan positif dari para peserta. Metode hands-on yang diterapkan dalam pelatihan memberikan pengalaman praktis yang berharga dalam meningkatkan keterampilan para peserta. Diharapkan program pengabdian yang secara rutin dilaksanakan ini dapat turut meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam bidang keamanan siber. Pada kesempatan ini, selaku ketua pelaksana kegiatan, Fariz menyampaikan bahwa Lab JBI sebagai bagian dari FILKOM UB berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan dalam rangka menghasilkan profesional teknologi informasi yang cakap untuk melindungi dunia digital yang terus berkembang. (rr/dny/frz/Humas UB)