FILKOM dan FT Ikuti Kolaborasi Internasional Melalui Pertemuan Riset di Banda Aceh

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) pada Selasa dan Rabu, (28/5-29/5/2024) mengikuti pertemuan penelitian tingkat internasional yang dilaksanakan di Banda Aceh, Indonesia dengan Universitas Syah Kuala sebagai tuan rumah. Pertemuan ini dihadiri oleh akademisi dan peneliti dari berbagai universitas.
Peserta pada pertemuan Internasional ini adalah Universitas Syah Kuala Banda Aceh, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Hasanudin Makasar, Universiti Sains Malaysia, dan Universitas Keio, Jepang.

Agenda utama dari pertemuan ini adalah untuk membahas progres penelitian Community Based Research (CBR) yang didanai oleh Lembaga Internasional School of Internet (SOI). Penelitian yang dilakukan terkait pemanfaatan teknologi Internet of Things di bidang transportasi publik dan pertanian. UB juga ikut berkontribusi dalam penelitian dengan tema “Investigate the Potential of IoT-based Technology for Collecting Data on Public Transportation” dan “Artificial Intelligence of Things System to Classify and Predict the Quality of Produce in Smart Agriculture”.

Dalam pertemuan ini FILKOM UB diwakili oleh Achmad Basuki, S.T., MMG., Ph.D., Eko Setiawan, S.T., M.T., M.Eng., Ph.D. dan Rizal Setya Perdana, S.Kom., M.Kom., Ph.D. Fakultas Teknik (FT) UB diwakili oleh Dr. Raden Arief Setiawan hadir pada pertemuan ini. Selain itu, mahasiswa dari kedua fakultas tersebut juga turut serta dalam pertemuan ini, Muhammad Afifudin Arsyada (FILKOM) dan Made Wena Harilegawa (FT). Pertemuan ini merupakan bentuk kontribusi UB yang konsisten dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan melalui kolaborasi internasional.

Agenda pertemuan mencakup berbagai kegiatan, mulai dari registrasi, pemaparan progres riset dari masing-masing tim, hingga kunjungan ke sistem bis Transkoetaradja di Banda Aceh dan ke lahan pertanian melon di Lam Manyang, Kec. Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Diskusi tentang rencana arah penelitian, global partnership dan international cooperation juga menjadi fokus utama pertemuan ini. Para peserta berbagi gagasan dan pengalaman mereka untuk mengidentifikasi peluang-peluang kolaborasi yang lebih lanjut.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara universitas-universitas tersebut dalam menghadapi tantangan dan peluang di keilmuan komputer. Kolaborasi lintas batas ini tidak hanya akan menghasilkan penemuan-penemuan baru, tetapi juga akan memperkuat jaringan akademik global dan memperluas wawasan para peneliti di seluruh dunia (ese/rr/OKY/Humas UB).