FH Akan Buka Kelas Internasional Untuk Program Sarjana

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

WORKSHOP JOINT CURRICULUM IUP FHUB | FOTO: PSIK FHUB

Fakultas  Hukum  Universitas Brawijaya (FH UB) berkomitmen kuat  untuk  mendukung program Internasionalisasi Universitas Brawijaya menjadi World Class University. International  Undergraduate  Program  (IUP)  merupakan  program  tingkat  Sarjana  yang  ditawarkan oleh  Fakultas  Hukum  Universitas  Brawijaya (FH UB) di tahun 2023 dalam  rangka  memenuhi  kebutuhan  tantangan  global menggunakan  media  pengajaran  yang  disampaikan  dalam  bahasa  Inggris.

Dalam kegiatan  lokakarya  yang dilakukan Jumat, (3/11/2023) di Hotel Atria Malang secara hybrid, Tim kurikulum Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB) melakukan diskusi  kurikulum program sarjana bersama Dr. Norhoneydayatie Abdul Manap & Che Maryam Ahmad selaku tim dosen dari National University of Malaysia (UKM) untuk mengidentifikasi mata kuliah yang bisa dikonversikan dalam memenuhi persyaratan  kelas  internasional tersebut.

Dr. Norhoneydayatie Abdul Manap & Che Maryam Ahmad selaku tim dosen dari National University of Malaysia (UKM) | FOTO: PSIK FHUB
Dr. Reka Dewantara, SH. LLM | FOTO: PSIK FHUB

Dalam sambutannya, Dr.  Reka Dewantara, SH.  LLM., selaku Kepala Departemen Ilmu Hukum FHUB mengatakan bahwa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB) membuka International  Undergraduate  Program  (IUP) bertujuan untuk meningkatkan reputasi UB menuju predikat  ‘World  Class  University’ melalui  peningkatan  reputasi  akademis.

“Indikator yang digunakan untuk menilai reputasi akademik didasarkan pada jumlah  mahasiswa  internasional  di  suatu  universitas.  Salah satu caranya dengan membuka International  Undergraduate  Program  (IUP) untuk meningkatkan jumlah siswa internasional yang mengikuti kelas internasional,” ungkap Reka.

Dr. Amelia Sri Kusuma Dewi, SH, M.Kn. | FOTO: PSIK FHUB

Ketua International  Undergraduate  Program  (IUP)  FHUB, Dr.  Amelia  Sri  Kusuma  Dewi,  SH,  M.Kn., menambahkan bahwa dengan  memegang  IUP,  Fakultas Hukum  dapat  bersaing  dengan  perguruan  tinggi  hukum  lainnya  yang  berstandar  internasional.

“Saat  ini  masih  terdapat  satu jalur yang  dapat  dipilih  oleh  mahasiswa  IUP, yaitu  Single  Degree dengan memberikan ‘Sarjana Hukum’.  IUP selain diperuntukkan  bagi  mahasiswa  lokal  (berkewarganegaraan  Indonesia)  juga dapat melakukan  penerimaan  mahasiswa  dari luar Indonesia,” ujar Amelia.

Selain perkuliahan yang menggunakan Bahasa Inggris, yang membedakan IUP dengan kelas regular adalah beban SKS yang akan ditempuh mencapai 144-146 SKS dan di semester 6 atau 7 ada kegiatan International Exposure ke Universitas Mitra di luar negeri selama 1 (satu) semester. (HumasFH/OKY/Humas UB)