Dosen FPIK-UB Dr. Ir. Muhammad Musa, MS Dikukuhkan Jadi Profesor

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Prof. Dr. Ir. Muhammad Musa, MS

Universitas Brawijaya (UB) mengukuhkan profesor dalam bidang Manajemen Lingkungan Perairan, yakni Prof. Dr. Ir. Muhammad Musa, MS. Ia merupakan profesor aktif ke-13 dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) dan profesor aktif ke-160 di UB, serta menjadi profesor ke-286 dari seluruh profesor yang telah dihasilkan UB. Pengukuhan profesor ini digelar Sabtu, (29/01/2022), di Gedung Samantha Krida.

Pidato pengukuhannya berjudul “Strategi Pengendalian dan Peningkatan Produktivitas Tambak melalui Ecogreen Aquaculture”.

Melalui pidatonya, Musa melihat permasalahan yang pernah terjadi dan hancurnya usaha pertambakan di Indonesia pada waktu yang lalu, khususnya di Jawa Timur, menimbulkan suatu pertanyaan, sejauh mana perencanaan pembangunan pertambakan yang ada selama ini memikirkan aspek daya dukung lingkungan dalam usahanya?

Kegagalan-kegagalan yang dialami oleh petambak, mengilustrasikan lemahnya perencanaan pembangunan tambak yang tidak mempertimbangkan aspek daya dukung lingkungan sebagai variabel penentu produksinya.

Menurut Musa, usaha pertambakan yang hanya mengandalkan ekonomi semata, ternyata tidak berkelanjutan (sustainable), karena mengabaikan daya dukung lingkungannya dan perencanaan pengelolaan wilayah pesisir yang tepat.

Ecogreen aquaculture disampaikan Musa merupakan teknologi perkembangan budidaya tambak tradisional menuju tambak intensif dengan penerapan silvofishery model komplangan.

Ecogreen aquaculture dibuat melalui pendekatan pemulihan dan peningkatan daya dukung dengan hybrid system dan perbaikan ekosistem mangrove pendukungnya dengan tujuan untuk mengendalikan dan meningkatkan produktivitas.

Hasil uji coba selama 4 tahun atau 10 kali siklus budidaya, tambak dengan luas 1600 m2 dalam setahun (2,5 siklus budidaya) mampu menghasilkan rata-rata 8500 kg.

Limbah budidaya setelah di treatment berdampak positif terhadap pertumbuhan bandeng dan mangrovenya.

Hal ini mengindikasikan bahwa Ecogreen aquaculture layak untuk dikembangkan khususnya di laboratorium Perikanan Air Payau dan Laut (PAPL) Probolinggo FPIK-UB.

Prof. Dr. Ir. Muhammad Musa, MS menyelesaikan pendidikan S1 Lingkungan Hidup Perairan di UB, S2 Ilmu Perairan di IPB, dan S3 PSDAL di UB. Selain aktif sebagai dosen, saat ini Ia menjabat sebagai Kepala laboratorium Perikanan Air Payau dan Laut (PAPL) Probolinggo FPIK. [Irene]

  From Akademik