Dosen Akuntansi Berikan Pelatihan Literasi Keuangan Bagi UMKM

Sorry, this entry is only available in Indonesian.

Dosen Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Lutfi Harris, M.Ak., Ak memberikan pelatihan literasi keuangan kepada sejumlah UMKM untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar tidak terjadi kesalahan maupun kerugian menyangkut aktifitas transaksi keuangan di era digital, Sabtu (23/9/2023).

 

Kegiatan tersebut diikuti 18 peserta pelaku UMKM di Kota Malang yang bergerak di sektor industri kecil makanan dan minuman olahan, sektor perdagangan, dan Jasa.

 

Workshop literasi Keuangan digital dalam rangka Pengabdian Masyarakat tersebut diisi dengan penyampaian materi tentang pentingnya perencanaan keuangan dan pemanfaatan aplikasi penyusunan laporan keuangan sederhana bagi UMKM oleh Lutfi Harris, M.Ak., Ak.

 

Dalam pemaparannya, Lutfi menjelaskan manfaat dari perencanaan keuangan bisa dirasakan dengan adanya arah dan arti keputusan finansial seseorang. Dikatakannya, melalui perencanaan keuangan, seseorang bisa mengerti bagaimana setiap keputusan keuangan yang dibuat berdampak pada kemampuan pengelolaan keuangan baik individu maupun usaha yang dijalankannya.

 

Dia menambahkan, dengan melihat setiap keputusan finansial sebagai bagian dari suatu tujuan finansial secara keseluruhan, seseorang dapat mempertimbangkan efek jangka pendek dan jangka panjang atas tujuan hidupnya. Dikatakannya dapat lebih mudah beradaptasi atas perubahan hidup dan merasa lebih aman karena tujuannya berada di jalur yang tepat. Perencanaan keuangan dapat dijadikan sebagai alat untuk bisa memenuhi kebutuhan keuangan di masa kini dan masa depan. Selain itu dengan berkembangnya zaman menjadikan gaya hidup manusia semakin tinggi dan keinginannya menjadi semakin beragam.

 

“Kemudahan teknologi membuat jebakan hutang menjadi semakin besar dari waktu ke waktu sedangkan pendapatan cenderung hanya naik menyesuaikan inflasi. Hal ini ditunjang dengan perubahan pola hidup yang cenderung mengarah pada pola hidup konsumtif,” katanya.

 

Agenda dilanjutkan dengan simulasi penyusunan Laporan Keuangan melalui Aplikasi Laporan Keuangan Usaha Mikro Kecil (SIAPIK).

 

Aplikasi SIAPIK dikembangkan oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia dengan tujuan agar usaha mikro, kecil dan menengah dapat menyusun laporan keuangan sederhana sesuai dengan Standar Akuntansi Entitas Mikro Kecil dan Menengah yang mudah diaplikasikan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pendampingan pengelolaan keuangan oleh tim dosen dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Akuntansi yaitu Putra Boynard Hosea, Jauhar Hendri dan Dini Kurnia Antika.

 

Salah satu peserta Ervina Yuli Astutik menyampaikan apresiasinya atas Workshop Literasi Keuangan Digital yang diselenggarakan di FEB UB tersebut karena pengetahuan yang diperoleh sangat bermanfaat bagi usaha olahan minuman kemasan yang telah ditekuninya.

Setelah mengikuti workshop dan pendampingan, diharapkan pelaku UMKM memiliki pengetahuan literasi keuangan digital dan mampu menyusun laporan keuangan sederhana bagi usahanya masing-masing dengan memanfaatkan aplikasi pelaporan keuangan yang terjangkau. Aplikasi pelaporan keuangan SIAPIK dapat diakses secara online melalui situs web Bank Indonesia. Namun jika sector usaha tersebut memiliki kapabilitas dan ingin menggunakan aplikasi yang lebih lengkap, tidak tertutup kemungkinan untuk dapat menggunakan aplikasi pelaporan keuangan yang lebih lengkap dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses bisnis UMKM.