Cheese Slice Functional Smart Active Coating, Cegah Penyakit Jantung Koroner, Kanker Dan Diabetes Melitus

Sorry, this entry is only available in Indonesia.

WHO menyatakan bahwa penyakit degeneratif telah menyebabkan kematian hampir 17 juta orang di seluruh dunia, hal tersebut menempatkan penyakit degeneratif menjadi penyakit pembunuh terbesar didunia. Upaya mencegah penyakit berbahaya ini ialah dengan mengonsumsi makanan dengan kandungan antioksidan. Antioksidan merupakan sebuah senyawa yang dapat menghambat atau mencegah proses oksidasi senyawa lain yang menghasilkan radikal bebas yang dapat merusak sel. Salah satu senyawa yang terkandung didalam antioksidan yaitu beta carotene.

Beta carotene dapat diperoleh dari buah seperti labu kuning. sayangnya beta carotene secara kimia memiliki daya larut yang rendah di air, peka terhadap panas, cahaya, dan oksigen sehingga sulit untuk digunakan secara langsung dalam makanan.

Tim yang terdiri dari Dela Dafista, Tiara Diva Octavia, Putri Selvia Nurfebriana, Dafa Rafiul dan Tri Mey Wulansari yang dibimbing oleh Dr. Abdul Manab, S.Pt., Mp dari Universitas Brawijaya (UB) memanfaatkan senyawa beta carotene labu kuning. Digunakan menghambat laju oksidasi yang dapat digunakan secara tidak langsung dalam makanan yaitu dengan cara memanfaatkan beta carotene sebagai bahan tambahan dalam pengemas makanan untuk makanan yang mudah teroksidasi seperti cheese slice.

Cheese slice merupakan keju yang berbentuk lembaran yang biasa ditambahkan dalam makanan ataupun dimakan langsung. Karena bentuknya yang tipis membuat cheese slice mudah teroksidasi dan rusak. Dibutuhkan metode kontrol tambahan untuk menginaktifkan patogen pada permukaan cheese slice setelah tahap pengemasan secara mudah seperti pengemasan atau pelapisan bahan antimikroba yang menjadi solusi lebih efektif untuk mengendalikan kontaminan mikroba permukaan keju, dibandingkan dengan penambahan pengawet pada makanan. Penambahan beta carotene labu pada coating cheese slice diharapkan dapat menekan pertumbuhan mikroba dan oksidasi pada permukaan cheese slice dan meningkatkan umur simpannya. Dalam penelitian ini peneliti menggagas smart active coating yang akan menjadi indikator penurunan kualitas pada cheese slice, pigmen warna beta carotene berubah dibawah zat pengoksidasi (dari jingga menjadi kuning muda) yang menunjukkan perubahan warna sebagai faktor untuk menentukan waktu kadaluarsa pada produk yang dikemas. [pkmre/pon/humas]