Disertasi Sri Suryaningsih Manfaatkan Limbah Kulit Pisang Goroho sebagai Pakan Ayam Petelur

Unsur terpenting sebagai penentu keberhasilan beternak ayam petelur adalah ketersediaan pakan yang berkualitas. Karena dapat mempengaruhi penampilan produksi dan kesehatan ayam.

Peternak ayam cenderung menggunakan pakan komersil yang disusun berdasarkan nilai kebutuhan nutrisi ternak dari kandungan nutrisi lengkap. Namun biayanya sekira 60 hingga 70% dari total biaya produksi.

Bahan penyusun pakan komersial 50% menggunakan jagung, akan tetapi ketersediaan jagung di Indonesia masih terbatas sehingga untuk memenuhi kebutuhan diperlukan impor dari luar negeri. Hal itu menyebabkan mahalnya harga pakan komersil.

Berdasarkan fenomena tersebut Dosen Fakultas Pertanian Jurusan Peternakan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sri Suryaningsih Djunu,S.Pt.,M.P., mencari bahan alternatif pengganti jagung yang berkualitas, murah, tidak tergantung pada musim panen dan mudah di dapat. Menurutnya, salah satu bahan pakan alternatif sumber energi dan sumber beta karoten yang mendekati menyamai jagung adalah kulit pisang.

“Kulit pisang mengandung vitamin A tinggi, terutama provitamin A, yaitu beta karoten sebanyak 5,127 mg/100 g, kandungan beta karoten ini lebih tinggi dari beta karoten jagung yaitu 3,3 mg/100 g,” kata Sri.

Beta karoten merupakan karatenoid yang berperan sebagai pigmen kuning telur yang dapat meningkatkan skor warna kuning telur. Selain itu beta karoten juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah oksidasi asam lemak tidak jenuh dan menghasilkan produk dengan komposisi asam lemak yang baik.

Sri menemukan kulit pisang Goroho (Musa acuminafe.sp) yang merupakan pisang varietas lokal dari Gorontalo dan Sulawesi Utara. Sebab kulit pisang Goroho mengandung 5,4 air, 18,68 abu, 7,07 lemak, 6,56 protein, 10,03 serat kasar, dan 52,24% bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN).

Penggunaan kulit pisang Goroho sebagai bahan pakan ayam petelur perlu dilakukan fermentasi, menggunakan mikroorganisme kapang Rhizopus oligosphorus dan kapang Trichoderma viride. Tujuannya untuk menurunkan kadar serat kasar sekaligus meningkatkan nilai nutrisi zat lainya.

Penelitian itu dia tuangkan ke dalam laporan disertasi berjudul “Evaluasi Nilai Nutrisi Kulit Pisang Goroho (Musa acuminafe, sp) Terfermentasi Rhizopus oligosphorus dan Trichoderma viride Sebagai Substitusi Jagung Dalam Pakan Terhadap Performa Ayam Petelur.”

Sri merupakan mahasiswa program Doktor Ilmu Ternak di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya yang telah menempuh ujian disertasi terbuka daring, Jumat (14/1/2022).

Promotor yang terlibat antaralain Prof. Siti Chuzaemi, Dr. Irfan. H. Djunaidi, dan Prof. M. Halim Natsir. Sedangkan dosen penguji berasal dari Fapet UB dan UNG, yakni Dr. Eko Widodo (Fapet UB), Dr. Osfar Sjofjan (Fapet UB), Dr. Muharlien (Fapet UB), dan Dr. Samsul Bahri (UNG). (dta/Humas UB).