Dinas Pertanian Kabupaten Situbondo Berkunjung Ke FP UB

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Situbondo Ir. Agus Fauzi beserta jajarannya mendatangi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya pada Senin (1/8/2016) di Ruang Sidang lantai 2 FP UB dalam rangka memulai kerjasama sekaligus menindaklanjuti pembicaraan dengan Bupati Situbondo. Nantinya kerjasama yang akan berjalan berdasarkan MoU dengan Rektor UB pada 2012 dalam hal pengabdian, pengembangan sumber daya, termasuk penelitian.

Tahun 2017, Bupati menginginkan kerjasama dalam pengembangan kawasan agropolitan Situbondo berjalan. Dinas Pertanian Kabupaten Sibtubondo memiliki aset berupa lahan sebesar 15 hektar, dimana tiga hektar untuk perikanan, kemudian dua hektar untuk peternakan, sisa yang ada disiapkan untuk pertanian. Sentra pengembangan agropolitan menjadi target awal, jelas Agus.

Agus juga menyampaikan, kerjasama kongkrit ini diharapkan sesuai dengan tahapan-tahapan sehingga peran serta dari masing-masing pihak dapat saling mengisi. Bupati Situbondo juga berharap aset yang ada tersebut dapat menjadi pusat pembelajaran masyarakat baik bagi anak didik maupun kelompok tani selain sebagai pusat wisata pertanian.

Rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Situbondo disambut secara langsung oleh Prof.Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR., MS. selaku Dekan FP UB, Prof.Dr.Ir. Kuswanto, MP. selaku Wakil Dekan I, Dr.Ir. Damanhuri, MS. selaku Wakil Dekan II, Dr.Ir. Setyono Yudo Tyasmoro, MS. selaku Sekretaris BPPK, dan Dr.Ir. Agus Suryanto, MS.

“Ada dua konsep saat ini, yang pertama adalah kota agropolitan, dan berikutnya adalah taman teknologi pertanian. Dari penjabaran tadi cenderung mengarah pada taman teknologi pertanian, dan ini sejalan dengan konsep dari Kementerian Pertanian. Taman teknologi pertanian dapat kita kemas menjadi tempat wisata. Syarat utama untuk dapat disebut sebagai taman teknologi pertanian, lahan yang tersedia minimal lima hektar. Fakultas Pertanian UB sangat terbuka bekerjasama dengan Kabupaten Sibutondo, tentu nanti kita akan mengirimkan tim untuk menganalisa awal.” sambut Nuhfil. [waw]