Prasetya Online

>

Berita UB

9th ANNUAL BASIC SCIENCE INTERNATIONAL CONFERENCE (BaSIC 2019)

Dikirim oleh siti-rahma pada 06 Desember 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 123

BaSIC 2019
BaSIC 2019
The Basic Science International Conference (BaSIC) merupakan seminar internasional yang diadakan setiap tahun oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UB.  Tahun depan, merupakan pelaksanaan yang ke-9, yang diadakan pada 20-21 Maret 2019. Acara ini bertempat di gedung MIPA Center, FMIPA UB.

Pada konferensi internasional BaSIC 2019 ini, semua full paper yang terseleksi akan dipublikasikan pada jurnal dan prosiding yang bereputasi internasional dan terindeks Scopus atau jurnal nasional yang terakreditasi.

Ujian Disertasi Adi Pramono Hendrata di Fakultas Kedokteran

Dikirim oleh oky_dian pada 06 Desember 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 256

Adi Pramono Hendrata
Adi Pramono Hendrata
Aterosklerosis adalah suatu peradangan sistemik pembuluh darah arteri yang ditandai dengan penumpukan sel-sel radang serta pembentukan plak. Peradangan terjadi oleh karena paparan LDL teroksidasi di sub endotel dan paparan "hidden molecules" terhadap makrofag. Peradangan yang terus menerus mengakibatkan makrofag mensekresikan protease dan sitokin pro inflamasi IL-6 dan IL-7, serta polarisasi sel T naif kearah Th17, yang semakin lama semakin membesar ukuran plak dan memperlemah stabilitas plak. Kunci dari perhentian proses peradangan ada pada tahap eferositosis. Andrographis paniculata (sambiloto) berperan sebagai anti inflamasi, antioksidan, anti hipertensi, penurun kadar lemak darah, dan anti diabetik sekarang diteliti apakah mempunyai efek meningkatkan eferositosis. Proses eferositosis diharapkan dapat dioptimalkan sehingga tidak terjadi paparan "hidden molecules" dan proses inflamasi dapat ditekan.

FISIP dan FKG Sabet Juara PPB 2018

Dikirim oleh oky_dian pada 06 Desember 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 215

Kasubag Kearsipan dan Humas Kotok Gurito memberikan hadiah ke Putra Putri Brawijaya 2018
Kasubag Kearsipan dan Humas Kotok Gurito memberikan hadiah ke Putra Putri Brawijaya 2018
Perwakilan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Fikri Muhammad Nur dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Andya Ranithanya meraih gelar sebagai Putra Putri Brawijaya 2018.

Fikri dan Andya berhasil meraih gelar tersebut setelah melalui serangkaian seleksi mengalahkan 24 finalis yang berlaga.

Pada malam pemilihan tersebut, ada dua tahap seleksi penyaringan PPB 2018. Pada tahap satu, sebanyak enam putra dan enam putri terpilih dari total 24 finalis yang berlaga. Selanjutnya mereka diberi pertanyaan oleh para dewan juri dan pada akhirnya tersaring tiga putra dan tiga putri yang kemudian masuk ke babak final.

UB Perkuat Kolaborasi dengan Universitas Charles Praha

Dikirim oleh oky_dian pada 05 Desember 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 295

Delegasi UB Bersama Delegasi dari Universitas Charles Praha
Delegasi UB Bersama Delegasi dari Universitas Charles Praha
Delegasi dari UB yang terdiri dari Ketua Kantor Urusan Internasional Prof. Ifar Subagiyo, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Prof. Aulanni'am, Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Dr. Sri Andarini, Wakil Direktur Inkubasi Bisnis Dr Setyo Yudo Tyasmoro, serta dua staf ahli rektor, Dr. Faishal Aminuddin dan Dr. Romy Hermawan melakukan kunjungan ke Republik Ceko. Tujuan dari kunjungan tersebut untuk memperkuat kolaborasi akademik dengan Charles University of Prague (CU).

Sejak tahun 2013 dan 2015 beberapa peneliti dari FK dan FMIPA UB telah menjalin kerjasama dengan Fakultas Farmasi di CU. Setelah melakukan evaluasi internal, UB melihat potensi kerjasama yang lebih besar sehingga perlu segera direalisasikan.

EM UB Gagas Gerai Brawijaya Untuk Konservasi Air

Dikirim oleh oky_dian pada 05 Desember 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 263

EM UB Gagas Gerai Brawijaya
EM UB Gagas Gerai Brawijaya
Saat ini, keprihatinan mahasiswa yang peduli akan lingkungan, khususnya kualitas dan kuantitas air kian hari semakin menurun. Kualitas air yang semakin menurun ini banyak penyebabnya, salah satu cotoh adalah kontaminasi bahan pencemar, baik kimia maupun non kimia. Lain halnya dengan kuantitas air bersih yang semakin menurun disebabkan oleh banyaknya air yang menggenang percuma dan tidak bisa mengalir ke sungai sehingga tidak dapat dioptimalkan sesuai keperluan, misalnya rumah tangga, pangan, dan lain sebagainya.