Prasetya Online

>

Berita UB

OMNATO, Nata Kering dari Jamur Tiram

Dikirim oleh vicky.nurw pada 11 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 150

Nata Kering OMNATO
Nata Kering OMNATO
Jamur tiram merupakan salah satu jenis tanaman yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak lama dan biasanya dimanfaatkan sebagai salah satu olahan pangan. Saat ini, olahan produk dengan bahan dasar jamur tiram telah banyak ditemukan dipasaran. Dari banyaknya jamur tiram yang diolah menimbulkan suatu permasalahan yaitu mengenai air rebusan jamur tiram yang kurang diperhatikan dan dianggap menjadi limbah.

Universitas Kadiri Kunjungi UB

Dikirim oleh ireneparamita pada 11 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 166

Universitas Kadiri Kunjungi UB
Universitas Kadiri Kunjungi UB
Universitas Kadiri mengunjungi Universitas Brawijaya (UB), Rabu (10/07/2019). Kunjungan diterima oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof. Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, M.S., di Ruang Rapat Gedung Rektorat Lantai Tujuh. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penandatanganan perpanjangan nota kesepahaman bersama (MoU) antara UB dan Universitas Kadiri.

Selain perpanjangan kerjasama, Rektor Universitas Kadiri Prof. Dr. Ali Muschan Moesa, M.Si juga menyampaikan rencana mendirikan Fakultas Kedokteran (FK) di kampusnya. Untuk itu, Ia berharap bisa mendapatkan pendampingan dari FK-UB.

Fapet UB AdakanSeleksi Maba Jalur Alih Program

Dikirim oleh dietodita pada 11 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 112

Fapet UB Gelar Ujian SAP
Fapet UB Gelar Ujian SAP
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) yang menyediakan kuota bagi mahasiswa jalur SAP. Alur penerimaan calon mahasiswa SAP ialah melalui seleksi administrasi dan ujian tes tulis.

Ujian tes tulis di Fapet UB dilaksanakan pada Rabu (10/07/2019) yang berlangsung di ruang kuliah 14,18, dan 19 lt.2 Gd. V. Diikuti oleh 56 peserta yang berasal dari berbagai PTN di Indonesia seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Mataram (Unram), Politeknik Negeri Jember (Polije), dan Politeknik Negeri Lampung (Polinela).

Mahasiswa lolos seleksi akan diumumkan serentak dengan pengumuman jalur mandiri pada (20/7/2019). Bagi mereka yang lolos diwajibkan mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MABA) bersama mahasiswa baru 2019 pada pertengahan bulan Agustus mendatang. Usai kegiatan PK2MABA mereka wajib menempuh mata kuliah yang belum disetarakan dengan mata kuliah di Fapet UB. (dta/Humas UB)

 

 

 

E-Cands, Terapi Anti Resisten Bakteri

Dikirim oleh vicky.nurw pada 10 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 199

Tim E-Cands
Tim E-Cands
Familiar dengan isilah demam tifoid? Penyakit ini paling sering dialami oleh masyarakat umum. Dikenal dengan nama tipes, penyakit ini sering diderita oleh rata-rata orang Indonesia. Yang menjadi kekhawatiran tenaga medis adalah, meski sudah banyak obat atau antibiotik yang beredar, belum mampu melawan bakteri yang menjadi penyebab penyakit ini.

Fapet UB Jadi Pilihan Favorit Prodi Saintek

Dikirim oleh dietodita pada 10 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 958

4230_20190710110508
4230_20190710110508
Hasil seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2019 melalui ujian tulis berbasis komputer (UTBK) telah diumumkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Selasa (9/07/2019). Peserta UTBK secara nasional berjumlah 877.853 yang mendaftar pada 85 perguruan tinggi.

Prodi peternakan dari Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) masuk pada urutan sembilan, dengan jumlah peminat 1.734. Atau dengan kata lain Fapet UB adalah prodi pilihan favorit diantara prodi/jurusan peternakan pada PTN di Indonesia.

Sementara itu berdasarkan data dari Menristekdikti menyatakan bahwa UB menempati posisi pertama peminat peserta SBMPTN, yaitu dengan jumlah 55.871 calon mahasiswa baru.

"Alhamdulillah Fapet UB menduduki peringkat sembilan peminat terbanyak nasional. Semoga kedepannya para generasi penerus ini dapat memajukan peternakan Indonesia." kata Dr. M. Halim Natsir selaku wakil dekan bidang akademik (dta)