Prasetya Online

>

Berita UB

Sosialisasi Layanan Taspen dan Pembekalan Kewirausahaan untuk Pensiunan

Dikirim oleh vicky.nurw pada 17 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 189

Sosialiasasi Taspen
Sosialiasasi Taspen
Untuk meningkatkan produktifitas pasca pensiun, Bagian Kepegawaian, Universitas Brawijaya menyelenggarakan Sosialisasi Layanan Taspen dan Pembekalan Kewirausahaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (13/03/2017). Bertempat di Ruang Sidang Rektorat,kegiatan ini menghadirkan pembicara dari PT. Taspen dan Bank Bukopin.

Membuka acara, Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan, Dr. Sihabuddin, SH., MH menjelaskan kegiatan ini untuk mengurangi kekhawatiran para calon pensiunan.

Trust - ZTE Education Partner Presentasikan Teknologi MASH Classroom di FILKOM

Dikirim oleh prasetyaPTIIK pada 17 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 276

Rektor UB Mencoba Langsung Teknologi Mash Classroom
Rektor UB Mencoba Langsung Teknologi Mash Classroom
Universitas Brawijaya (UB) bekerjasama dengan ZTE corporation, menyelenggarakan smart class. Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) menjadi fakultas pertama di UB yang akan melaksanakan program smart class tersebut. Untuk itu PT Trust sebagai ZTE Education Partner mempresentasikan teknologi Multimedia Auto Recording Smart Hybrid Classroom (MASH Classroom) pada Rektor UB Prof. Dr. Ir. M. Bisri, MS dan Dekan Filkom UB Wayan Firdaus Mahmudy, S.Si, M.T, Ph.D beserta jajaran, Selasa (14/3/2017).

Hadir pada kesempatan tersebut perwakilan ZTE Worldwide dan ZTE Indonesia Vice President Channel Sales PT. ZTE Indonesia Kenneth He, General Manager of Education Product Line ZTE Zhang Chi, Marketing Director of Education Product Line ZTE He Haomin. Sementara perwakilan PT. Trust yang hadir adalah Tenaga Ahli PT. Trust Melvin Oet dan General Manager PT. Trust Clara Rahmatharun.

FEB Raih Good Practice Award dari ABEST 21

Dikirim oleh vicky.nurw pada 16 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 320

Good Pracice Award ABEST21
Good Pracice Award ABEST21
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya (FEB UB) kembali mendapatkan penghargaan internasional. The Alliance on Business Education And Scholarship for Tomorrow: A 21st Century Organization (ABEST 21) memberikan penghargaan Good Practice Award: The Multi Paradigm Approach. Penghargaan ini diberikan pada Rabu (08/03/2017) di Jepang.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Dekan FEB UB, Prof. Candra Fajri Ananda, SE., MSc., Ph.D. Dalam sambutannya, Candra menjelaskan bahwa pendekatan multiparadigma telah diimplementasikan sejak lama. "Pendekatan multiparadigma adalah cara pandang dan interpretasi berbagai paradigma dalam ilmu bisnis maupun ilmu lain dari pendekatan ilmiah terhadap konteks sosialnya. Paradigma ini antara lain positivistik, interpretatif, kritik, postmodernisme dan spiritualis," jelasnya.

Dosen Fapet Berkunjung ke Wageningen University

Dikirim oleh dietodita pada 16 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 346

Lecturers of Faculty of Animal Husbandry visited Wageningen University
Lecturers of Faculty of Animal Husbandry visited Wageningen University
Dosen Fakultas Peternakan (Fapet) UB, Prof. Dr. Ir. Trinil Susilawati, MS melakukan Visiting Profesor ke Wageningen University and Research (WUR), Belanda, selama dua hari (8-9/3/2017), dalam rangka memenuhi undangan Rektor yang menggelar acara Wageningen Indonesia Scientific Exposure (WISE) 2017.https://prasetya.ub.ac.id/cmsub/javascript/tiny_mce/plugins/pagebreak/img/trans.gif
https://prasetya.ub.ac.id/cmsub/javascript/tiny_mce/plugins/pagebreak/img/trans.gif

Pada hari pertama Trinil melakukan acara simposium dan seminar progress report penelitian mahasiswa Indonesia yang sedang melaksanakan studi lanjut program S2 dan S3 di WUR. Acara dilanjutkan pertemuan untuk mengidentifikasi permasalahan mahasiswa.

Seminar Internasional Pertanian Bersama BASF

Dikirim oleh prasetyaFP pada 16 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 218

Tim BASF Menjadi Pemateri Utama dalam Seminar Internasional Pertanian
Tim BASF Menjadi Pemateri Utama dalam Seminar Internasional Pertanian
Grup BASF yang tersebar di 17 negara dengan 100 situs produksi dan lebih dari 120 kantor pemasaran yang tersebar di Asia Pasifik menyadari bahwa crop protection sangatlah dibutuhkan. Hal ini disampaikan oleh Leon van Mullekom - Bussiness Area Director, Crop Protection BASF ASEAN di acara International Seminar on Agriculture. Ia menambahkan, di dunia, 20 hingga 40 persen panen gagal karena persaingan dengan tanaman gulma, penyakit tanaman, dan hama. "Tanpa perlindungan tanaman, angka tersebut akan meningkat dua kali lipat," kata Leon.