Prasetya Online

>

Berita UB

Peletakan Batu Pertama Jembatan Swadaya Keempat FTUB - Radar Malang

Dikirim oleh prasetyaFT pada 05 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 416

FTUB dan Radar Malang bekerjasama bangun jembatan swadaya
FTUB dan Radar Malang bekerjasama bangun jembatan swadaya
Peletakan batu pertama jembatan swadaya FTUB - Radar Malang
Peletakan batu pertama jembatan swadaya FTUB - Radar Malang
Satu lagi Jembatan swadaya bakal digarap Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) bareng Jawa Pos Radar Malang. Setelah membangun Jembatan KH A. Fattah  Betek, Jembatan KH Yusuf Tasikmadu, dan Jembatan Klayatan Tajinan, proyek keempat berada di Kelurahan Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang.

Peninjauan akhir calon lokasi jembatan telah dilaksanakan oleh Rektor UB Prof Dr Ir M. Bisri MS, Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad, anggota DPRD Kota Malang Imam Ghazali, serta pihak Kelurahan Merjosari pada Selasa (2/Jan/2018) yang lalu. Sesuai arahan rektor UB, peletakan batu pertama diadakan hari ini, Jum'at, 5 Januari 2018.

Bantuan UB Untuk Palestina

Dikirim oleh denok pada 05 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 448

Refleksi akhir tahun UB di depan jurnalis
Refleksi akhir tahun UB di depan jurnalis
Universitas Brawijaya (UB) berencana memberi dukungan konkrit bagi Palestina berupa "Beasiswa Perdamaian". Beasiswa ini akan diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Negara Palestina untuk studi lanjut program magister dan doktor di UB. Selain itu, diberikan pula pelatihan pengembangan budidaya sapi dan kambing kepada masyarakat Palestina baik yang ada di kamp pengungsian maupun di wilayah Palestina. Hal ini disampaikan Rektor Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS di hadapan wartawan dalam acara refleksi akhir tahun UB, Jum'at (29/12/2017).

Pisah Sambut Pejabat FT-UB

Dikirim oleh prasetyaFT pada 04 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 236

Pisah sambut di Fakultas Teknik
Pisah sambut di Fakultas Teknik
Sehari setelah mengenalkan para Wakil Dekan terlantik periode 2017-2021 kepada seluruh tenaga kependidikan, Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono MT menggelar acara Pisah Sambut Wakil Dekan, Ketua Jurusan, dan Sekretaris Jurusan, Rabu (3/Jan/2018).

Bertempat di Ruang Rapat lantai 3 Gedung FT-UB, dalam sambutannya Dekan memberikan apresiasinya kepada pejabat yang masa jabatannya berakhir periode ini dan mengarapkan kerjasama yang baik bagi pejabat yang menggantikan. Etos kerja, tanggung jawab, dan rangkaian prestasi telah ditunjukan oleh pejabat lama, dan hal tersebut menjadi bekal yang baik dalam melanjutkan program kerja.

Dies Natalis UB Forest Ke 2 Diisi Dengan Pelayanan Kesehatan dan Tanam Vertiver

Dikirim oleh oky_dian pada 03 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 665

Pelayanan Kesehatan dan Tanam Vertiver Dalam Dies Natalis UB Forest Ke 2
Pelayanan Kesehatan dan Tanam Vertiver Dalam Dies Natalis UB Forest Ke 2
UB Forest merayakan Dies Natalis ke-2 pada Sabtu, (30/12/2017). Dies Natalis ini diawali dengan pelayanan kesehatan dan tanam vertical di area Sumberwangi, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

Pelayanan kesehatan UB Forest bekerja sama dengan poliklinik UB bertujuan memberikan perhatian kepada masyarakat yang tinggal di UB Forest dari aspek kesehatan.

Rembug Budaya: Merawat Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme dalam Bingkai Pancasila

Dikirim oleh ireneparamita pada 03 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 7157

Rembug Budaya: Merawat Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme dalam Bingkai Pancasila
Rembug Budaya: Merawat Kebhinekaan dan Menangkal Radikalisme dalam Bingkai Pancasila
Merawat kebhinnekaan harus dimulai dengan merawat kegembiraan hati yang didasari dengan logis, etis, dan estetis. Demikian disampaikan Budayawan Prie GS dalam acara Rembug Budaya, Rabu (03/01/2018). Di tengah maraknya berita hoax maupun ujaran kebencian melalui media sosial, Prie GS berpesan jangan sampai kita terlalu serius menanggapi.

"Jangan mengintimidasi diri kita dengan terlalu serius membaca status atau apa pun di media sosial hingga tersulut amarah. Melainkan jagalah kegembiraan dalam hati kita. Dedikasikan hidup kita untuk merawat kata-kata, gerak, dan suara kita. Karena kalau kita salah dalam berkata-kata, bergerak, maupun bersuara, akan bahaya akibatnya bagi diri sendiri, keluarga atau kerabat," papar pria asal Semarang ini.