Prasetya Online

>

Berita UB

Rektor Lantik Wakil Dekan FMIPA dan FISIP

Dikirim oleh ronnysetiantoko pada 20 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 200

Upacara Pelantikan Wakil Dekan Fakultas MIPA dan FISIP UB Periode 2017 - 2021
Upacara Pelantikan Wakil Dekan Fakultas MIPA dan FISIP UB Periode 2017 - 2021
Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, M.S. secara resmi melantik Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas MIPA dan juga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) pada Jumat (17/3/2017) di Gedung Samantha Krida UB.

Pengangkatan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Rektor UB Nomor 2391 Tahun 2017 untuk Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas MIPA, Surat Keputusan Rektor UB Nomor 2392 Tahun 2017 untuk Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas MIPA serta Surat Keputusan Rektor UB Nomor 2393 Tahun 2017 untuk Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas MIPA

Kontingen Fapet Tempati Urutan Kedua Pada Ajang Rector Cup UB 2017

Dikirim oleh dietodita pada 20 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 153

Kontingen Fapet UB
Kontingen Fapet UB
Kontingen Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) meraih prestasi dengan memboyong tiga emas dan satu perak dalam ajang 
Rector Cup PKM Maba 2017. Prestasi tersebut menempatkan kontingen Fapet di urutan kedua se-UB. Pasalnya tahun-tahun sebelumnya kontingen Fapet berada di posisi ketiga.

Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Gelar World Water Day 2017

Dikirim oleh prasetyaFT pada 20 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 189

2947_20170320101832
2947_20170320101832
Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) mengadakan kegiatan World Water Day 
(WWD) 2017 dengan tema “Our Action for Water Quality”. Tema tersebut merupakan hasil pengembangan dari tema Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)  Waste Water

“Dari tema ini kita ingin mengedepankan bagaimana aksi kita sebagai mahasiswa untuk berpartisipasi dalam menangani permasalahan kualitas air di Indonesia,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Pengairan FT-UB Zakaria Razianto.

Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste Ikuti Pelatihan Agroforestry

Dikirim oleh prasetyaFP pada 20 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 167

Peserta Pelatihan Agroforesty dari Kementrian Pertanian dan PerikananTimor Leste
Peserta Pelatihan Agroforesty dari Kementrian Pertanian dan PerikananTimor Leste
“Dari 2006 hingga saat ini Kementerian Pertanian dan Perikanan, Timor Leste telah berkolaborasi dengan Universitas Brawijaya (UB) dalam mendukung berbagai aktivitas berkaitan dengan pemberdayaan petani yang tercantum didalam Memorandum of Understanding serta Technical Agreement diantara kedua instansi. Beberapa proyek yang berjalan di Timor Leste memfasilitasi petani dan pegawai pemerintah untuk menambah sekaligus mempertajam pengetahuan dan kemampuan mereka, karena dalam waktu mendatang Uni Eropa akan membantu petani dalam aspek agroforestry.  Selama enam hari perwakilan Kementrian Pertanian dan Perikanan, Timor Leste mengikuti pelatihan pengelolaan model agroforestry yang dikembangkan oleh Universitas Brawijaya di Wonosalam, Blitar dan Ngantang, Jawa Timur agar bisa diadopsi oleh petani di Timor Leste,” demikian dijelaskan Pakar Manajemen Hama Terpadu dan Sekolah Lapangan Petani dari FP UB Hagus Tarno, Dr. Agr. Sc.

Lobster Bisa Sukses Bertelur Dengan Aquatech

Dikirim oleh oky_dian pada 17 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 305

Hendra Bersama Sejumlah Penghargaan yang Diterimanya
Hendra Bersama Sejumlah Penghargaan yang Diterimanya
Aqua Culture Control System
atau Aquatech merupakan inovasi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) yang bisa membantu lobster menetaskan telur dengan tingkat keberhasilan mencapai 80 persen.

Dibantu  dua temannya, Ibrahim Hasan (FT) dan Vian Dedi (Alumni UB), Hendra mengaku merasa tergugah untuk membantu lobster bereproduksi. Dikatakannya bahwa saat ini keberhasilan lobster bereproduksi di alam hanya mencapai 25 persen. Salah satu yang menyebabkan gagalnya reproduksi adalah semakin rusaknya terumbu karang, yang menjadi tempat reproduksi bagi lobster.

"Di Jawa Timur ada sekitar 70 persen terumbu karang yang rusak,"kata Hendra.