Prasetya Online

>

Berita UB

Pusat Studi SMONAGENES Gelar The 1st ISSMART 2019

Dikirim oleh ireneparamita pada 17 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 50

The 1st ISSMART 2019 Pusat Studi SMONAGENES UB
The 1st ISSMART 2019 Pusat Studi SMONAGENES UB
Pusat Studi Smart Molecules of Natural Genetics Resources Universitas Brawijaya (SMONAGENES UB) menyelenggarakan 1st International Seminar on Smart Molecule of Natural Resources (ISSMART 2019). Kegiatan yang dilaksanakan pada 11-12 Juli 2019, di hotel Swiss-Bellin Malang ini merupakan seminar internasional pertama yang diadakan oleh PS SMONAGENES.

Saat membuka acara, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. drh. Aulanni'am, DES menyampaikan pentingnya kegiatan ISSMART. "Temu ilmiah internasional ini dapat menjadi wadah sharing ilmu pengetahuan dan memungkinkan terjadinya kolaborasi internasional antara UB dan institusi dari dalam dan luar negeri," katanya.

37 Peserta Ikuti SMPD UB 2019

Dikirim oleh oky_dian pada 16 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 117

Pelaksanaan Tes di Ruang TIK UB
Pelaksanaan Tes di Ruang TIK UB
Sebanyak 37 peserta mengikuti Seleksi Mandiri Penyandang Disabilitas (SMPD) yang diadakan oleh UB selama tiga hari (16/7-18/7/2019).

37 calon mahasiswa tersebut terdiri dari 15 tuli, tiga disabilitas netra, dan sembilan disabilitas mental.

Pelaksanaan tes dilakukan dibeberapa tempat, antaralain di laboratorium komputer Gedung FIB UB Lantai 7 dan Gedung TIK Kantor Pusat UB lantai 4.

"Seleksi kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kami juga akan melakukan seleksi untuk program pascasarjana. Saat ini kami baru membuka untuk program sarjana. Nanti akan kami buka untuk program pascasarjana,"kata Kabid Humas dan Advokasi Pusat Studi dan Layanan Disabilitas (PSLD) UB Wahyu Widodo, SS., M.Hum.

Wahyu menambahkan pada hari pertama peserta akan mengikuti tes akademik dan psikotes, dan di hari Kamis dan Jumat akan diadakan wawancara dengan prodi dan PSLD.

Proses pelaksanaan tes kali ini menggunakan sistem gugur. Jika di tes pertama peserta gugur maka tidak bisa melanjutkan tes selanjutnya.

Dibandingkan dengan jumlah pendaftar tahun-tahun sebelumnya, pada 2019 ini jumlah pendaftar turun hingga dua per tiga. Penurunan jumlah pendaftar ini merupakan efek positif dari semakin banyaknya kampus di Indonesia yang menerima mahasiswa dengan disabilitas.

Cegah Atherosklerosis Dengan Melakukan Skrining pada Remaja Berisiko

Dikirim oleh oky_dian pada 15 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 154

USG Doppler
USG Doppler
Atherosklerosis atau penebalan pada dinding pembuluh darah akibat dari kegemukan, kolesterol, dan diabetes perlu diwaspadai sejak dini terutama pada remaja yang berasal dari keturunan yang mempunyai penyakit seperti jantung, diabetes, atau kolesterol.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan saat ini melalui skrining atherosklerosis dengan USG Doppler Karotis yang mampu mendeteksi saat usia muda.

Untuk melakukan screening tersebut, biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Oleh karena itu, Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) mengadakan pengabdian masyarakat bernama "Skrining Atherosklerosis Pada Remaja Berisiko" di Radiologi Sentral (Ruang USG) RS Saiful Anwar, Sabtu (13/7/2019).

"Ada sekitar 38 peserta yang ikut dalam skrining kali ini. 38 peserta tersebut mempunyai faktor resiko terkena atherosklerosis karena ada garis keturunan orang tua yang berpenyakit seperti struk, jantung dan kolesterol,"kata dosen prodi pendidikan Dokter Spesialis Radiologi Prof. Dr. dr. Yuyun Yueniwati PW, M.Kes, Sp. Rad (K).

Prof. Yuyun menambahkan selain skrining atherosklerosis, pada pengabdian masyarakat kali ini juga ada pemeriksaan gula darah dan tinggi badan.

Vi-MARS (Viscosin Ekstrak Pseudomonas fluorescens) Solusi Potensi Antibiotik Terbarukan untuk infeksi Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA)

Dikirim oleh vicky.nurw pada 15 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 110

Cairan Vi-MARS
Cairan Vi-MARS
Infeksi Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) merupakan penyakit yang sangat infeksius. Infeksi MRSA ini disebabkan golongan bakteri Staphylococcus aureus yang resisten atau kebal terhadap antibiotik golongan methicillin. Infeksi ini dapat terjadi pada kulit, paska bedah, infeksi sistemik hingga mengakibatkan bronkopneumonia.

13.073 Peserta Ikuti Tes Jalur Mandiri UB

Dikirim oleh oky_dian pada 15 Juli 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 242

Pelaksanaan Ujian Mandiri
Pelaksanaan Ujian Mandiri
Sebanyak 13.073 peserta mengikuti seleksi Jalur Mandri, Senin (15/7/2019). Dari jumlah tersebut, peserta saintek sebanyak 7.371 orang, soshum 5.416 orang dan campuran 286 orang.  Sementara itu kuota jalur mandiri ditetapkan sebanyak 3.395 yang terbagi dalam 75 prodi (lima diantaranya prodi PSDKU UB Kediri). Untuk saintek peminat terbanyak pada prodi pendidikan dokter, sedangkan soshum pada prodi ilmu hukum.

Seleksi mandiri tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya (2017-2018). Tahun sebelumnya tidak ada tes tulis, siswa cukup mendaftar jalur mandiri dengan syarat pernah tes SBMPTN. Hasil nilai SBMPTN digunakan untuk menentukan diterima atau tidaknya sebagai mahasiswa jalur mandiri.

Untuk seleksi mandiri 2019, UB menyiapkan 669 ruang, 1.338 orang pengawas dan 33 penanggung jawab ruang. Hasil tes jalur mandiri ini akan diumumkan pada ( 20/7/2019) mendatang.

Khusus Seleksi Mandiri Program Difabel (SMPD), tes akan dilaksanakan (16/7-18/7/2019). Tes meliputi wawancara dan ujian berbasis komputer. Peserta difabel yang mendaftar sebanyak 37 orang terdiri 14 peserta tuli, 3 tunanetra, 10 tunadaksa, 7 ADHD, 1 tuli-tunagrahita, dan 2 tunagrahita-ADHD.