Prasetya Online

>

Berita UB

FK UB Gelar Prosesi Sumpah Dokter

Dikirim oleh oky_dian pada 16 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 531

Sebanyak 97 Mahasiswa FK UB Diambil Sumpahnya
Sebanyak 97 Mahasiswa FK UB Diambil Sumpahnya
Sebanyak 97 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) melaksanakan prosesi sumpah dengan dihadiri oleh Dekan FK UB Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si, Med, SpA (K), perwakilan Ikatan Alumni FK UB dr. Sadi Hariono, MMRS., serta Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSSA Malang dr Hanief Noersjahdu, Sp.S, beserta para rohaniawan beberapa waktu lalu.

Hanief Noersjahdu mengatakan Sumpah dokter yang telah diucapkan bukanlah akhir dari proses pendidikan sebab proses belajar sebenarnya ada pada praktek nyata seorang dokter.

"Jadilah dokter yang professional yang peka terhadap permasalahan di masyarakat, taati aturan yang berlaku, dan senantiasa menjunjung tinggi keselamatan pasien," kata Hanief.Sementara itu, Wisnu Barlianto menyampaikan bahwa tantangan baru yang akan dihadapi para dokter adalah revolusi industri 4.0 yang menggabungkan dunia fisik, digital, dan fundamental yang dalam perkembangannya akan sangat berdampak pada sektor kesehatan dan bioteknologi.

FILKOM UB Beri Ratusan Beasiswa

Dikirim oleh dinaoktavia pada 15 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 643

Digital Talent Scholarship
Digital Talent Scholarship
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menawarkan 300 beasiswa pelatihan untuk tahun 2019.

Bagi mereka yang mendaftar dan lolos seleksi akan mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan secara gratis sesuai dengan salah satu bidang minat yang dipilihnya.

Program ini juga terbuka bagi penyandang disabilitas tuna rungu dan daksa. Selain itu bagi peserta yang mengikuti program pelatihan digital ini akan mendapat sertifikasi internasional dari AWS, Cisco, Google dan Microsoft.

Sertifikat tersebut dapat menjadi nilai tambah dalam bersaing di dunia kerja.

Pelatihan ini akan dilaksanakan selama dua bulan mulai awal Juli hingga akhir Agustus 2019. Bagi yang berminat dapat mendaftarkan diri secara online melalui digitalent.kominfo.go.id/pelatihan/FGA paling lambat 19 Mei 2019.

Program DTS merupakan salah satu program unggulan Kementerian Kominfo yang diselenggarakan dengan tujuan untuk menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia Indonesia dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Ujian Akhir Disertasi Sri Bakti Yunari, S.H., M.H

Dikirim oleh oky_dian pada 15 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 355

Sri Bakti Yunari (tengah berjilbab) Bersama Tim Penguji dan Promotor
Sri Bakti Yunari (tengah berjilbab) Bersama Tim Penguji dan Promotor
Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) telah berhasil meluluskan mahasiswa doktor ke 396 beberapa waktu lalu di Ruang Auditorium Lt 6 Gedung Utama Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB).

Disertasi penelitian Sri Bakti Yunari berjudul "Rekonsepsi Kepatutan dan Kewajaran Pada Pengaturan Tentang Pendanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Guna Mewujudkan Welfare Society",

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kondisi kesejahteraan rakyat Indonesia setelah 70 Tahun lebih merdeka, tapi masih dianggap rendah dan belum mampu meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, karena baru 20% (dua puluh persen) warga Indonesia yang bisa hidup layak.

"Tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia menjadi paling rendah dibanding negara-negara Association of South East Asia Nations (ASEAN) lainnya,"kata Sri dalam disertasinya.

Konsep Perwujudan Hak Ingkar Terhadap Hakim Konstitusi dalam Memutus Perkara

Dikirim oleh oky_dian pada 14 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 416

Syamsudin Noer, S.H., M.H
Syamsudin Noer, S.H., M.H
Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Brawijaya (UB), Kamis (2/5/2019), menyelenggarakan ujian akhir disertasi Syamsudin Noer, S.H., M.H. Ujian terbuka ini digelar di Ruang Auditorium Gedung A, Lantai 6 Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) dengan Promotor Prof. Dr. Suhariningsih, S.H., S.U, dan Ko-Promotor Prof. Dr. Abd. Rachmad Budiono, S.H., M.H serta Dr. Iwan Permadi, S.H., M.Hum.Tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Sudarsono, S.H., M.S, Dr. Moh. Fadli, S.H., M.H, Dr. Aan Eko Widiarto, S.H., M.Hum, Dr. Muchamad Ali Safaat, S.H., M.H, dan penguji tamu dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip) Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. 

Dalam ujian tersebut, Syamsudin Noer mempertahankan disertasinya yang berjudul "Perwujudan Hak Ingkar Terhadap Hakim Konstitusi Sebagai Pemenuhan Hak Konstitusional Para Pihak Yang Berperkara Untuk Memperoleh Keadilan Di Mahkamah Konstitusi".

Penelitian disertasi ini dilatarbelakangi belum adanya kejelasan konsep hak ingkar terhadap hakim konstitusi yang independen dan imparsial dalam mewujudkan pemenuhan hak konstitusional para pihak berperkara di Mahkamah Konstitusi (MK). 

Sementara perwujudan hak ingkar tidak dapat dihindari, karena para pihak yang bersengketa selalu menginginkan keadilan.

Biopal Karya UB Berjaya di Kompetisi Inovasi Tingkat Internasional

Dikirim oleh oky_dian pada 13 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 663

Anita Nurmulya Bahari, Muhammad Iqbal Hardyanto, dan Ade Nanda Meilya Ndari
Anita Nurmulya Bahari, Muhammad Iqbal Hardyanto, dan Ade Nanda Meilya Ndari
Biopal, produk biodiesel dari bahan baku limbah hasil karya tim mahasiswa FPIK UB meraih peringkat ke-3 dalam ajang International Biotechnology Competition and Exhibition (IBCE) 2019 di Johor, Malaysia dan meraih Bronze Medal dalam ajang International Invention and Innovative Competition Series I di Malacca, Malaysia.

Tim yang terdiri dari Anita Nurmulya Bahari, Muhammad Iqbal Hardyanto, dan Ade Nanda Meilya Ndari menciptakan biodiesel berbahan baku utama minyak jelantah yang diolah dengan limbah lainnya.

"Tim kami terus mencari dari berbagai sumber seperti jurnal dan melakukan penelitian untuk mendapatkan jawaban bagaimana saya menggunakan semua bahan dari limbah agar menghasilkan biodiesel,"katanya.

Kerja keras tak pernah mengkhianati hasil. Tim mahasiswa FPIK tersebut berhasil menciptakan biodiesel berbahan baku dari minyak jelantah, limbah serat tebu, dan cangkang kerang dara.

Proses yang dilakukan antaralain sebagai berikut pertama minyak jelantah harus diretreatment menggunakan limbah serat tebu yang telah diolah menjadi bubuk lalu dicampur dengan minyak jelantah selama 1-2 hari. Kemudian minyak jelantah tersebut dianalisis kandungan kimianya, seperti kandungan efek asam, dan lain sebagainya.