Prasetya Online

>

Berita UB

Agung Pamujiyanto Presiden Mahasiswa Unibraw Terpilih

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Juni 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2388

Agung Pamujiyanto
Agung Pamujiyanto
14 Juni 2005
Agung Pamujiyanto akhirnya terpilih sebagai Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya dalam Pemilwa Raya. Mahasiswa Jurusan Sosek Pertanian Fakultas Pertanian ini berhasil menyisihkan sembilan kandidat lain dengan total perolehan 1916 suara. Proses pemungutan suara tersebut dilaksanakan Kamis 9 Juni 2005.
Dari 16 tempat pemungutan suara (TPS), Agung menang hampir di  semua TPS dengan perolehan tertinggi di TPS 5 Fakultas Pertanian (319 suara). Kemenangan Agung dalam Pemilwa Raya ini tidak sepenuhnya berjalan mulus, karena Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Agung sebagai Presiden BEM di Fakultas Pertanian telah ditolak.

Yudisium Pascasarjana

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Juni 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2761

Program Pascasarjana Universitas Brawijaya (PPS-UB) meluluskan sembilan puluh delapan orang lulusan. Direktur PPS-UB Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo SpPD SpJP (K) mengumumkan lulusan itu dalam sebuah yudisium yang berlangsung di gedung PPS lantai tiga, Selasa (14/6).
Dari Program Magister (S2) tercatat 87 orang lulusan, meliputi program studi ekonomi pertanian (7 orang), ilmu tanaman (5 orang), pengelolaan tanah dan air (1 orang), ilmu ternak (1 orang), manajemen (16 orang), ilmu administrasi bisnis (4 orang), biomedik (5 orang), teknik sipil (11 orang), ilmu administrasi publik (27 orang), ilmu hukum (5 orang), sosiologi (1 orang), ilmu ekonomi studi pembangunan (1 orang), sains akuntansi (1 orang), dan teknik mesin (2 orang). Sementara program doktor (S3) meluluskan 11 orang, dari program studi ilmu pertanian (4 orang), ilmu ekonomi (6 orang), dan ilmu kedokteran (1 orang).

Pendidikan Profesi Bisnis LPA-FIA Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Juni 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1763

Lembaga Pembinaan Administrasi (LPA) Fakultas Ilmu Admi-nistrasi (FIA) Universitas Brawijaya membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun ajaran 2005/2006 Program Satu Tahun Pendidikan Profesi Bisnis. Masa pendaftaran program yang telah berjalan selama tiga tahun ini dimulai pada 2 April sampai dengan 16 September 2005. Pendidikan Profesi Bisnis membuka empat bidang keahlian yaitu Akutansi Bisnis, Manajemen Perhotelan Bisnis, Bahasa Inggris Bisnis, dan Aplikasi Komputer Bisnis.
Syarat pendaftaran meliputi lulusan SMU/SMK/SMKK, mi-nimal lulusan tahun 2000, karyawan/karyawati, sarjana muda/ sarjana, membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 125.000,00. Bagi siswa yang belum lulus harus membawa surat keterangan kelas tiga. Biaya program selama satu tahun adalah sebesar Rp 3.000.000,00 yang dapat diangsur lima kali. Pendidikan Profesi Bisnis LPA-FIA Universitas Brawijaya merupakan program bebas tes.

Serah Terima Jabatan Pengurus LC AIESEC

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Juni 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1764

Setelah melaksanakan pemilihan LC baru beberapa waktu silam, AIESEC melaksanakan acara serah terima jabatan kepengurusan, Selasa 14/6, bertempat di gedung E lantai 3 Fakultas Ekonomi.
LC President AIESEC yang baru, Titah Eko, mahasiswi Jurusan Manajemen angkatan 2002, menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengganti tongkat kepemimpinan dari pengurus AIESEC periode 2004/2005 ke pengurus AIESEC periode 2005/2006 yang sebenarnya biasa dilakukan secara periodik.

Otonomi Unibraw Selaras Visi-Misi Menpan

Dikirim oleh prasetya1 pada 12 Juni 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1812

Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Taufik Effendy, Minggu, 12/6, mensosialisasikan program kerja kementeriannya kepada peserta karya siswa, di Kedutaan Besar RI di Den Haag, Belanda. Dosen Fakultas Pertanian Unibraw, Dr. Ir. Didik Suprayoga, sebagai salah seorang undangan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Den Haag, melaporkan tentang ceramah dan diskusi bertema "Profesionalisme PNS di Era Demokrasi: Harapan dan Kenyataan)" tersebut.
Bila dikaitkan dengan upaya otonomi kampus Unibraw, kualitas pendidikan akan dapat ditingkatkan bila terjadi perubahan mind set penyelenggara pendidikan. Upaya perubahan mind set bagi aparatur negara ini juga menjadi visi dan misi Menpan.
Dengan adanya perubahan mind set, pegawai pemerintah ke depan  tidak menjadi SDM yang "tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu" apa tugas dan kuwajibannya, tetapi bisa menjadi SDM yang mampu menyelenggarakan good governance.