Prasetya Online

>

Berita UB

Kuliah Jarak Jauh tentang Tsunami

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 September 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1804

Pusat Pengembangan E-Learning (PPE) Universitas Brawijaya, Rabu (14/9) menggelar kuliah keenam dengan topik Tsunami.
Kuliah berjudul "Identification of Ancient Tsunami Events Using Tsunami Deposits",  disampaikan oleh narasumber Dr. Kazuhisa Goto dari Disaster Control Research Center. Dr. Kazuhisa adalah lulusan School of Engineering, Tohoku University, sehari-hari adalah peneliti pada Laboratorium Prof. Imamura.
Secara garis besar, kuliah Dr. Kazuhisa menjelaskan tsunami berukuran besar dapat memindahkan sejumlah besar partikel sedimen menuju daratan atau lautan, dan membentuk deposit tsunami. Deposit tsunami ini telah terekam dalam stratum geologis. Narasumber menyampaikan prosedur dan metode untuk mengidentifikasi kejadian tsunami kuno dengan menggunakan deposit tsunami. Demikian informasi dari Sekretariat Proyek SOI Asia, yang disampaikan oleh Sayaka Fukuda. [HSD]

Gerakan Mahasiswa Peduli Aceh Kembali dari KKN Nasional

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 September 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2129

Enam belas mahasiswa Universitas Brawijaya yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Aceh, telah kembali dari Aceh setelah sebulan lebih melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nasional di propinsi paling barat itu. Bersama 100 mahasiswa dari Jawa, Mataram, dan Lampung dan 150 mahasiswa lokal Aceh, relawan Unibraw tersebut ditempatkan di tiga kabupaten yaitu Aceh Jaya (Kecamatan Kreung Sabee dan Panga), Aceh Barat (Kecamatan Samatiga dan Meurebok), dan Simeuleu (Kecamatan Teupah dan Alayan).

Seminar Pasar Modal dan Penandatangan MoU

Dikirim oleh prasetya1 pada 13 September 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2726


Pasar modal adalah wahana mempertemukan pihak yang membutuhkan dana jangka panjang dan pihak yang membutuhkan sarana investasi pada instrumen finansial. Di Indonesia, keberadaan pasar modal diaktifkan pada 1970 dan berkembang dengan pesat di awal tahun 90-an. Demikian ungkap Justitia Tripurwosani Direktur Pengawasan Bursa Efek Jakarta pada Seminar Pasar Modal, Selasa (13/9) yang terselenggara atas kerjasama Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya dengan Bursa Efek Jakarta, Bapepam, KPEI dan salah satu perusahaan sekuritas PT Sinarmas Sekuritas.

Pelatihan Pengolahan Produk Hortikultura

Dikirim oleh prasetya1 pada 13 September 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2430


Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPM) Universitas Brawijaya selama dua hari, Selasa dan Rabu, 13-14 September 2005, mengadakan Pelatihan Pengolahan Produk Hortikultura.
Pelatihan yang dilaksanakan di LPM dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Unibraw ini meliputi pengolahan produk, pengemasan produk, dan analisa ekonomi produk. Sementara produk yang diolah meliputi: manisan kulit buah pamelo, kulit (leather), permen jelly, selai nanas, tepung pisang, sale pisang, manisan buah setengah kering, kripik buah, sari buah, dan empon-empon instan (bubuk dan permen).
Pelatihan ini bertujuan memberikan ketrampilan tambahan kepada peserta pelatihan, memberikan alternatif membuka usaha baru yang prospektif terutama bagi pegawai menjelang pensiun, memberikan alternatif kepada para pengusaha dalam mengembangkan usahanya, memberikan informasi tentang peluang agribisnis dengan sistem pasar bebas, dan memberikan informasi mengenai teknologi yang dihasilkan oleh Universitas Brawijaya.
Peserta pelatihan ini adalah para pegawai instansi pemerintah maupun swasta, para guru SLTP, SMU dan SMK, serta umum. [Far]

Refleksi Setahun Kematian Munir

Dikirim oleh prasetya1 pada 13 September 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2234


Memperingati satu tahun wafatnya pejuang HAM Munir SH, Pusat Pengembangan Otonomi Daerah (PP-Otoda) Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bekerja sama dengan Imparsial, Kontras, ISAI dan Cinema Society menyelenggarakan diskusi publik pengungkapan kasus Munir dan pemutaran film dokumenter “Bunga Dibakar”, Selasa (13/9) di Widyaloka Universitas Brawijaya.
Ibnu Tricahyo SH MH, Ketua PP-Otoda Fakultas Hukum, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa semangat Munir akan lahir dari setiap generasi di Indonesia dan akan mengenang Munir sebagai ikon pembela hak asasi manusia.
“Bunga Dibakar” adalah sebuah judul seri enam lukisan seniman Yayak Yatmaka yang didedikasikan kepada para aktivis yang telah hilang. Film berdurasi 46 menit, yang disutradarai oleh Ratrikala Bhre Aditya ini mencoba merekons-truksi perjalanan hidup dan perkembangan kejiwaan serta pergolakan batin seorang Munir. Dari seorang aktivis muslim yang sangat ekstrim menjadi seorang Munir yang menjunjung tinggi toleransi, menghormati nilai-nilai kemanusiaan, anti kekerasan dan berjuang tanpa kenal lelah melawan praktek-praktek otoritarian serta militeristik. [nik]