Prasetya Online

>

Berita UB

Demo Mahasiswa Usai Upacara Hardiknas di Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 02 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2687

Beberapa elemen organisasi kemahasiswaan yang meliputi HMI Komisariat Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Serikat Mahasiswa Malang (SMM) Komisariat Unibraw dan ITN, Selasa (2/5) siang menggelar demonstrasi di depan gedung rektorat Universitas Brawijaya. Puluhan mahasiswa dalam aksi tersebut mengenakan berbagai seragam sekolah, mulai SD, SMP, SMA hingga toga wisuda. Beberapa tuntutan para demonstran, di antaranya adalah pendidikan murah, demokratis, ilmiah, dan bervisi kerakyatan.

Upacara Hardiknas di Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 02 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2737

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) hari ini, Selasa 2/5, diperingati Universitas Brawijaya dengan upacara bendera di lapangan Rektorat. Tema peringatan Hardiknas tahun ini adalah “Pendidikan Bermutu untuk Mewujudkan Insan Indonesia Cerdas dan Kompetitif”.
Dalam upacara yang dihadiri segenap warga Universitas Brawijaya itu, diumumkan kenaikan pangkat 79 tenaga administrasi dan 65 tenaga edukatif per Oktober 2005, penerima satyalancana karya satya, pemberian tali asih kepada 10 dosen yang menyelesaikan S3 di dalam maupun luar negeri, pemberian penghargaan kepada 16 program studi yang berhasil mendapatkan akreditasi A, dan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi.

Presentasi DAAD dan British Council di Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 02 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2087

Dr. Conny Bast
Dr. Conny Bast
Dalam rangka Brawijaya Education Fair 2006, diselenggarakan presentasi beberapa organisasi penyalur beasiswa ke luar negeri. Beberapa di antaranya adalah EduFrance, JASSO, NEC, DAAD dan British Council.
Untuk  DAAD dan British Council, presentasi diselenggarakan pada Selasa (2/5) di gedung Widyaloka Universitas Brawijaya. Dari pihak British Council, materi presentasi beasiswa disampaikan oleh Andrias Soesilo (English Language And Education UK Marketing Manager). Sedangkan untuk materi presentasi DAAD disampaikan oleh Dr. Conny Bast. Conny Bast adalah dosen
pertukaran dari Jerman yang telah 3 tahun menetap di Malang dan mengajar di Universitas Negeri Malang Jurusan Sastra Jerman. Salah satu kelemahan mahasiswa Indonesia, disampaikan oleh Dr. Conny Bast adalah ketidakberaniannya dalam bertanya atau kurang komunikatif. Hal ini menurutnya, dapat menghambat prestasi belajar mahasiswa. ”Apalagi sistem belajar di Jerman sangat berbeda dengan di Indonesia”, ungkapnya. Walaupun kelemahan tersebut bukan pada kalangan mayoritas, namun secara khusus ia menghimbau kepada mahasiswa Indonesia untuk lebih komunikastif dan aktif berdiskusi dengan profesornya. [nok]

MOU Unibraw ? Yayasan Pupuk Kaltim

Dikirim oleh prasetya1 pada 02 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2395

Pembantu Rektor I Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito, Selasa, 2 Mei 2006, menandatangani nota kesepahaman antara Universitas Brawijaya dan Yayasan Pupuk Kaltim Bontang. Dalam hal ini Yayasan Pupuk Kaltim, diwakili oleh ketua umum yayasan Ir. Zulkifli Arman MM. Kerjasama ini terutama dalam hal penyelenggaraan Seleksi Program Kemitraan Instansi (SPKIns) bagi putra-putri karyawan-karyawati PT Pupuk Kalimantan Timur Bontang.
Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno, dalam sambutannya mengharapkan agar kerjasama ini dapat segera direalisasikan dengan baik oleh kedua belah pihak, mengingat program seleksi mahasiswa baru melalui SPKIns ini akan segera dilaksanakan di Bontang dalam waktu dekat.
Penandatanganan di lantai VII gedung Rektorat ini disaksikan oleh Rektor Pembantu Rektor II Prof. Dr. Moch. Munir SH, dan Pembantu Rektor III Drs. Tjahjanulin Domai MS serta kabiro dan kabag di lingkungan Universitas Brawijaya. [nik]

Workshop Kiat Penyusunan Proposal Riset Kompetitif 

Dikirim oleh prasetya1 pada 02 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1746

Ketua BPP Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Ika Rochdjatun S, telah melakukan action pada hari pendidikan nasional, 2 Mei 2006, dengan menggelar workshop sehari tentang kiat penyusunan proposal riset kompetitif. Hadir sebagai pembicara Prof. Dr. Ir. Roedhy Poerwanto MSc dari Dewan Riset Nasional (DRN). Selain kiat juga disampaikan langkah-langkah menyusun proposal dan agenda riset nasional.
Menurut Prof. Roedhy Poerwanto, untuk Fakultas Pertanian, masih banyak peluang dalam penyusunan proposal, yakni untuk masalah ketahanan pangan, antara lain fokus mutu ketersediaan, konservasi lahan, produksi, maupun teknologi budidaya.