Prasetya Online

>

Berita UB

Foto dan Lukisan untuk Ekspresikan Perempuan

Dikirim oleh prasetya1 pada 24 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2163

Berbagai cara memperingati hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April kemarin, seperti yang dilakukan Sanggar Lukis dan Fotografi (SLF) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Mereka memanfaatkan momentum tersebut dengan media foto dan lukisan. Organisasi yang bergerak di bidang fotografi dan lukisan ini mengadakan pameran foto dan lukisan yang mengambil tema “The Evolution of Women”.
Pameran Kartini 2006 menurut Woro Ayu Satria Putri, ketua pelaksana, kegiatan ini diadakan selama 4 hari mulai tanggal 23/4 hingga  27/4. Sebanyak 44 karya foto dan 16 lukisan dipamerkan dalam panel-panel di lobi lantai 1 Rektorat Unibraw.
“Kita juga membuat karya instalansi berupa mix media dari bambu, kayu dan padi-padian,” kata mahasiswa FIA angkatan 2004 ini. Pada tahun 2005 SLF pun pernah mengadakan kegiatan yang serupa. Perbedaannya pada tahun lalu karya yang ditampilkan khusus hasil karya perempuan. Sedangkan untuk tahun ini, terbuka dan tidak terbatas hanya perempuan yang dapat memamerkan karyanya. SLF mencoba untuk mengapresiasikan perempuan Indonesia karena menurut mereka peran perempuan sangat besar dalam perubahan peradaban yang terjadi. [vty]

Upacara Pembukaan Olimpiade Brawijaya 2006 

Dikirim oleh prasetya1 pada 22 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2356

Olimpiade Universitas Brawijaya 2006
Olimpiade Universitas Brawijaya 2006
Lapangan rumput depan gedung Rektorat, Sabtu 22/4, semarak dengan kibaran bendera-bendera kecil warna-warni. Sore itu digelar upacara pembukaan Olimpiade Universitas Brawijaya 2006. Diselenggarakan oleh Eksekutif Mahasiswa (EM) Unibraw, olimpiade ini berlangsung hingga 5 Mei 2006. Ketua pelaksana, Ibnu Sina Jaelani, dalam laporannya menyatakan kegiatan ini diikuti oleh 299 atlit dari 10 fakultas dan 2 program, mengikuti 9 cabang yang dipertandingkan atau dilombakan. Tujuannya, meningkatkan persaudaraan, tali silaturrahim, kuantitas serta kualitas olahraga dan seni mahasiswa di lingkungan Unibraw. Selain itu juga sebagai media penyaluran minat dan bakat para mahasiswa.
Pembantu Rektor I, Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito, dalam pidato pembukaan mengimbau para mahasiswa untuk mengutamakan sportivitas serta menghindari tawuran, yang tidak jarang terjadi di antara para mahasiswa. Pembukaan dilakukan secara simbolik dengan melepas ikatan balon warna-warni dan menyulutkan api pada kalderon mini di tengah lapangan.

Kuliah Tamu PPS Unibraw: Kebijakan Infrastruktur PU di Indonesia

Dikirim oleh prasetya1 pada 22 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3148

Program Pascasarjana (PPS) Universitas Brawijaya, Sabtu (22/4), menyelenggarakan kuliah tamu Menteri Pekerjaan Umum dengan tajuk “Kebijakan Infrastruktur Pekerjaan Umum di Indonesia”. Makalah Menteri PU Ir. Djoko Kirmanto Dipl HE dalam kesempatan itu dibawakan oleh Kepala Pusat Kajian Strategis PU, Dr. Ir. Muhammad Amron MSc. Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 mahasiswa PPS Unibraw terutama dari program studi Teknik Sipil (modulair) PPS Unibraw. Dalam keterangannya, Ir. Agus Suharyanto MEng PhD, Pembantu Dekan I FT Unibraw yang mewakili PPS Unibraw, mengatakan kegiatan ini terutama bertujuan untuk menggalang kemitraan antara Program Studi Ilmu-Ilmu Teknik PPS Unibraw dengan Kementerian Pekerjaan Umum dalam bidang pendidikan maupun aplikasinya, melalui penelitian, pengabdian masyarakat dalam artian yang lebih luas.
kuliah tamu Menteri Pekerjaan Umum
kuliah tamu Menteri Pekerjaan Umum
Melalui makalahnya, Menteri Pekerjaan Umum mengungkapkan infrastruktur adalah modal sosial masyarakat yang mendukung pemenuhan hak dasar rakyat seperti pangan, sandang, papan, rasa aman, pendidikan, kesehatan, dll. Sehingga, pembangunan infrastruktur mempunyai peran vital dalam berbagai hal, di antaranya pertumbuhan ekonomi serta penggalangan persatuan dan kesatuan dengan mengikat dan menghubungkan antara daerah yang ada di Indonesia.
Lebih lanjut dikemukakan  6 isu strategis pembangunan infrastruktur yang meliputi: kesenjangan aset infrastruktur antar wilayah, perusakan lingkungan, kerusakan daerah tangkapan air, belum memadainya kualitas pelayanan pada jalur-jalur ekonomi, pertumbuhan kota yang tidak terkendali, serta banyaknya kawasan kumuh yang tersebar di daerah perkotaan (47000 hektar di 10000 lokasi).

Membangun Kepribadian dengan Efektivitas 

Dikirim oleh prasetya1 pada 22 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2912


Setiap orang pada dasarnya mempunyai potensi yang luar biasa, jika mereka mau mengembangkannya. Dasar pemikiran tersebut kemudian digunakan Forum Studi Islam Sipil (FSIS) Universitas Brawijaya untuk mengadakan acara Achievement Motivation Training, Sabtu 22/4. Dengan tema "Building Highly Effective Personality: Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa", sebenarnya acara ini ditujukan untuk pengkaderan anggota FSISl. Akan tetapi kenyataannya,  menurut Erwin Chairil Anwar, ketua pelaksana, acara ini juga diminati oleh fihak di luar FSIS, sehingga juga terbuka untuk umum. “Materi yang disampaikan sangat terbuka untuk khalayak,” terang mahasiswa Sipil angkatan 2004 ini. Beberapa materi yang disampaikan menurutnya memang untuk membangun kepribadian individu yang awalnya biasa menjadi pribadi yang luar biasa. Kepribadian luar biasa yang dimaksudkan yaitu ketika seseorang yang awalnya tidak mengetahui atau bahkan tidak mau tahu dengan potensi yang ada didalam dirinya mereka kemudian menemukan potensi yang terpendam dalam dirinya.
Materi yang disampaikan pada training ini menurut Chairil mengarah pada proses pencerahan dalam diri untuk lebih membuka diri. Ada 3 materi yang akan disampaikan yaitu materi "The Magic of Thinking Big" oleh dr. Arif Alamsyah MARS, "You are What You Think" oleh Akhmad Muwafik Saleh SSos MSi dan Berdiri Tegak Menonjol di atas Orang Lain (Zero To Hero) oleh Drh. Deddy Fachruddin Kurniawan. Dua materi pertama yang dimaksudkan untuk membuka cakrawala berpikir untuk mengembangkan potensi diri. Sedangkan pada materi terakhir dimaksudkan untuk meningkatkan potensi pribadi  sehingga mereka dapat tahu apa yang dilakukan.
Acara yang diharapkan untuk membangun potensi kepribadian dengan efektivitas yang tinggi ini tidak akan selesai pada satu hari ini saja. Menurut Chairil perlu keberlanjutan dari masing-masing pribadi. [vty]

Olah Sampah Peringati Hari Bumi 

Dikirim oleh prasetya1 pada 22 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2632

parade seni dan demo pengolahan sampah
parade seni dan demo pengolahan sampah
Peringatan hari bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2006 ini didasari pemikiran senator dari Wisconsin, Gaylord Nelson yang sangat kuatir tentang keadaan pencemaran lingkungan terhadap kelangsungan tumbuhan dan hewan.
Gaylord Nelson, pada tahun 1969 berpendapat perlu satu hari khusus untuk mengingatkan setiap orang mengenai hal-hal yang perlu diubah untuk menyelamatkan bumi termasuk penduduknya. Kemudian pada tahun 1970 pendapat Gaylord Nelson tersebut direalisir oleh John McConnel dengan mengajukan surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB.
Dengan mengambil lokasi di depan lapangan Rektorat Impala (Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam) Unibraw mengajak mahasiswa Unibraw dan seluruh sivitas akademika untuk sadar lingkungan. Menurut Fajar Maysarah, koordinator acara ada 2 cara yang mereka gunakan untuk menarik perhatian yaitu parade seni dan demo pengolahan sampah. Parade seni berisi teatrikal, apresiasi puisi dan musik akustik.