Prasetya Online

>

Berita UB

Workshop Penyebaran Informasi Safeguard 

Dikirim oleh prasetya1 pada 08 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2363

Workshop Penyebaran Informasi Safeguard
Workshop Penyebaran Informasi Safeguard
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya rnenggelar Workshop Penyebaran Informasi Safeguard, Rabu (8/3), di Balai Agung Majapahit Hotel Shantika, Malang. Workshop bertema "Tindakan safeguard sebagai pengamanan pasar dan perlindungan industri dari serbuan irnpor" ini terselenggara atas kerja sarna Komite Pengarnanan Perdagangan Indonesia, Fakultas Hukurn Unibraw, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kota Malang.
Dalam kesempatan itu, Ketua Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) Ridwan Kurnaen menyatakan inisiatif perusahaan dalam negeri untuk mengamankan produk mereka dari serangan barang impor sangat kurang. Padahal jika dimintakan perlindungan secara formal, produk impor bisa dibatasi dengan cara menaikkan bea masuk serta pembatasan kuota barang yang masuk.
Pelaksanaan komitmen liberalisasi perdagangan dalam rangka persetujuan pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization-WTO) melalui penurunan tarif dan penghapusan hambatan bukan tarip, menurut Ridwan Kurnaen, dapat menimbulkan lonjakan impor yang mengakibatkan kerugian serius dan/atau ancaman kerugian serius terhadap industri dalam negeri. Pemerintah Indonesia seharusnya dapat mengambil tindakan pengamanan (safeguard measures) guna mengatasi lhal ini, hingga industri tersebut kondisinya pulih dan dapat bersaing secara wajar dengan produk impor.

Kerjasama Organisasi Penelitian Mahasiswa Tiga Fakultas 

Dikirim oleh prasetya1 pada 08 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2535

kegiatan bursa buku
kegiatan bursa buku
Karena persamaan misi, 3 organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang penelitian mengadakan serangkaian kegiatan dengan tujuan mempererat hubungan. Ketiga organisasi mahasiswa itu adalah Lingkar Studi Mahasiswa Ekonomi (LSME) dari Fakultas Ekonomi, Research Study Club (RSC) Fakultas Ilmu Administrasi, dan Forum Kajian Penelitian Hukum (FKPH) dari Fakultas Hukum. Nama yang dipilih untuk kerjasama ini adalah Incobator (In Collaboration Among Three Organization).
Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di antaranya adalah bursa buku, workshop metode penelitian, dan bedah buku.
Ketua pelaksana kegiatan, Septina Dwi Rahmawati, mengatakan semua kegiatan mereka masih berbau penelitian, karena memang itu bidang mereka. Rangkaian kegiatan tersebut digelar selama 5 hari (6-11 Maret 2006) di Fakultas Ekonomi Unibraw, diawali dengan bursa buku yang diikuti 35 penerbit.
Kegiatan berikutnya, workshop metode penelitian bagi siswa SMU di Kota Malang. Mereka memilih siswa SMU sebagai obyek karena anak SMU masih kurang meminati bidang karya tulis.Workshop ini diadakan selama 2 hari, diikuti oleh 15 peserta. Empat orang narasumber membawakan materi dalam workshop tersebut. Drs. Imam Suyadi MSi (dosen FIA) membawakan topik "Karya Tulis dan Permunculan Ide", Dr. David Kaluge (dosen FE) membawakan "Metode Penelitian Kuantitatif dan Analisis Data Kuantitatif", Rahmad Syafaat SH MSi (dosen FH) menyampaikan "Metode Penelitian Kualitatif dan Analisis Data Kualitatif", dan Ir. Unggul Wibawa MSc (dosen FT) menyampaikan "Teknik Presentasi".
Sebagai penutup, dilaksanakan acara bedah buku “Why Men Lie and Women Cry”, di Widyaloka, Sabtu11/3. Diharapkan hadir sebagai pembicara Dr. Buntoro SpKJ. [vty]

Career Days 2006 AIESEC 

Dikirim oleh prasetya1 pada 08 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2294

AIESEC Career Days 2006
AIESEC Career Days 2006
AIESEC Local Committee Unibraw untuk ketiga kalinya mengadakan kegiatan bursa kerja. Kegiatan yang diberi nama "AIESEC Career Days 2006" ini dilaksanakan di Sasana Samanta Krida Unibraw, selama 2 hari (8-9 Maret 2006). Dengan tema “Lets Plan Your Next Career For A Better Future”, AIESEC Unibraw mencoba menjembatani dunia bisnis dengan dunia akademis. Acara ini juga dimaksudkan untuk memfasilitasi fresh graduate dan para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan yang layak, di samping menyediakan tenaga kerja yang berkualitas bagi perusahaan.
Ada 15 perusahaan yang turut dalam acara ini. Salah seorang panitia, Rosa, mengatakan bahwa AIESEC merupakan pelopor penyelenggaraan bursa kerja di Malang. Dia mengatakan, pada tahun 2005 yang lalu terdaftar sebanyak 1800 orang peserta. Sementara untuk tahun 2006 ini, diharapkan jumlah peserta paling tidak sama dengan tahun lalu. [vty]

Situs Web 5 Perguruan Tinggi Malang Masuk Ranking Internasional 

Dikirim oleh prasetya1 pada 08 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2246

Di tengah-tengah semakin menurunnya indeks pendidikan atau IP di Indonesia (IP Indonesia ranking 7 di antara 10 negara ASEAN), 5 situs web perguruan tinggi di Malang masuk dalam daftar ranking internasional menurut versi 4-International Colleges and Universities (4icu).
"Ini suatu berita yang menggembirakan, karena dengan masuk daftar 4icu, maka 5 universitas tersebut semakin dikenal (recognized) di level dunia", tutur Prof. Dr. Soekartawi, guru besar Unibraw, kepada Prasetya Online.
Prof. Soekartawi adalah mantan Direktur the Southeast Asia Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Open Learning Center dan Deputy Director SEAMEO SEARCA Filipina, lembaga pendidikan ASEAN yang banyak menggunakan IT/ICT dalam pendidikan.
Selanjutnya ia menjelaskan, pada tanggal 26 Februari 2006 yang lalu 4itu secara resmi menerbitkan ranking situs web 2000 perguruan tinggi di dunia dari 200 negara. Hasil penilaian 4icu itu diterbitkan dengan judul ’The 4-International Colleges and Universities by Web Popularity’. Perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam daftar ranking itu berjumlah 68, dan 5 di antaranya dari Malang, yaitu Unibraw (ranking 6), UMM (24), UM (40), Unmer (45) dan Uwiga (46).
Lembaga 4icu adalah lembaga independen internasional, berkantor pusat di Amerika, yang tugas utamanya memberikan penilaian pada situs web perguruan tinggi di seluruh dunia setiap tahun. Umumnya dikeluarkan awal tahun.
Prof. Soekartawi menjelaskan, selama 9 tahun menjabat di SEAMEO ia selalu merekam dan mempublikasikan secara internasional kegiatan SEAMEO dengan mitra-kerjanya, termasuk 5 perguruan tinggi tersebut. Ini dimaksudkan agar kegiatan SEAMEO dan mitra kerjanya itu lebih dikenal oleh masyarakat dunia. Karena itu ia gembira membaca berita dari 4icu tersebut. Sesuai penjelasan 4icu, walaupun kelima perguruan tinggi itu masuk ke dalam daftara hanya berdasarkan tampilan dan popularitas situs web, dan tidak merefleksikan ranking kualitas pendidikan, namun ini merupakan modal untuk melangkah lebih lanjut dari 5 PTN/PTS tsb untuk go international. "Paling tidak, mereka telah dikenal oleh dunia", kata Soekartawi mengakhiri penjelasannya. [skw]

Peresmian Galeri Anatomi FK Unibraw 

Dikirim oleh prasetya1 pada 07 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3107

Anatomi Makroskopik
Anatomi Makroskopik
Berangkat dengan tujuan menyediakan sarana belajar Anatomi Makroskopik, serta tuntutan berkembangnya ilmu kedokteran, mahasiswa dan praktisi kedokteran untuk memperkuat basic science yang menunjang kompetensi dokter dari aspek anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya membangun sebuah galeri anatomi. Peresmian galeri dilakukan oleh Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Turut hadir dalam acara peresmian Pembantu Rektor I Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito, Dekan Fakultas Kedokteran dr. Harijanto MSPH, Dekan Fakultas Perikanan Dr. Ir. Sukoso, Dekan FMIPA Ir. Adam Wiryawan MS, kepala RSSA dr. Pawik Supriyadi, dan utusan sekolah menengah atas serta Poltekkes.
Galeri ini menghabiskan dana sebesar Rp 300 juta yang diperoleh dari program hibah kompetensi SP4 tahun anggaran 2005 dan bantuan fakultas.
Menurut dr. Subandi MKes DAHK, koordinator kegiatan SP4 dan program pembelajaran anatomi dengan model demonstrasi, alokasi dana diperuntukkan bagi renovasi bak penyimpanan cadaver,  penyempurnaan cold storage serta pembelian sejumlah textbook anatomi. Galeri ini memperagakan kurang lebih 80 model preparat tubuh manusia yang diawetkan dengan formalin. Model yang dipamerkan meliputi preparat embriologi, muskuloskeletal, sistem saraf, kardiovaskular, respirasi dan organ dalam. Lebih lanjut diungkapkan Subandi bahwa sebelum proses pembangunan terlebih dahulu dilakukan studi banding ke museum anatomi di Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Atmajaya Jakarta, dan Universitas Bonn di Jerman. ”Museum ini cukup lengkap bila dibandingkan dengan museum anatomi lain di Indonesia,” tambahnya.