Prasetya Online

>

Berita UB

Kuliah Tamu Geofisika di Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 01 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2241

Program Studi Geofisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Brawijaya kembali mengadakan kuliah tamu tentang perminyakan. Kali ini, Senin 1/5, kuliah tamu diselenggarakan di ruang pertemuan FMIPA dengan tajuk ”Fundamental Reservoir Geophysics And Reservoir Characterization Using Seismic” yang disampaikan oleh Ir. Muharram Jaya Panguriseng (Geoscientist/Engineer in
Charge for PNA-Jakarta Software Technologies from Schlumberger). Disampaikan oleh Adi Susilo PhD (staf pengajar geofisika Unibraw), kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan pengajar terutama tentang geofisika dan perminyakan. ”Di samping itu, kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan keilmuan bagi para mahasiswa dalam mengenal potensi migas yang ada di Jawa Timur, setelah ditemukannya spot Banyuurip, sebagai cadangan nomor dua terbesar setelah Riau”, ungkapnya. Ditambahkannya pula, dalam rangka mengimplementasikan kerjasama antara Geofisika dan komunitas
perminyakan, dalam hal ini AAPG (American Association of Petroleum Geologists) dan IPA (Indonesian Petroleum Association) prodi Geofisika lebih intensif dalam sharing ilmu dengan para praktisi melalui kegiatan kuliah tamu.
Seismic yang didefinisikan sebagai pemanfaatan metode fisika, gelombang suara untuk mencari atau mengetahui kondisi di bawah permukaan dimana reservoir minyak berada merupakan teknologi utama yang dikenal dalam aktivitas geofisika,. Uraian tersebut dijelaskan oleh Muharram Jaya Panguriseng di sela-sela kegiatan presentasi kuliah tamunya. Lebih lanjut
dijelaskannya, seismic sampai saat ini mutlak dibutuhkan dalam kegiatan identifitasi reservoir minyak dan teknologi pengeborannya. ”Untuk sementara, teknologi alternatifnya hanya metode gravity”, ungkap Muharram yang menyelesaikan studi sarjananya di Teknik Geofisika ITB dan program magister di Geofisika Reservoir UI.

Dua Tim PPKM Unibraw Raih Juara III

Dikirim oleh prasetya1 pada 01 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2105

Universitas Brawijaya, akhir bulan April silam (29/4) mengirimkan 4 tim ke arena PPKM (Presentasi Pemikiran Kritis Mahasiswa) tingkat Nasional di Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. Dua dari bidang ekonomi, serta masing-masing satu bidang Polkam dan Kesra.
Dari keempat tim yang dikirim, akhirnya 2 tim dari Universitas Brawijaya berhasil meraih juara ketiga PPKM, yakni dari Fakultas Ekonomi untuk bidang ekonomi dengan judul "Telaah Kritis Rancangan Undang-undang Perpajakan Tahun 2005 Ditinjau dari Praktek Perpajakan Perusahaan (Tinjauan atas RUU PPh, PPn dan Ketentuan Umum Perpajakan tahun 2005)", beranggotakan Asyrofi Ainul Huda, Bayu Kristanto, dan Ika Diyah Candra; dan dari Fakultas MIPA untuk bidang Polkam dengan judul "Penerapan Konsep Imunologi sebagai Solusi Alternatif dalam Memberantas Korupsi di Indonesia (Pendekatan Teoritis Mekanisme Sistem Imun dalam Melawan Kanker)" beranggotakan Abdul Khaqim, Mohammad Shofie, dan Widayadi. [nik]

Juara Lomba Penulisan Inovasi Produk Agroindustri Skala UKM

Dikirim oleh prasetya1 pada 01 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 4012

Dari hasil penilaian dalam presentasi Lomba Penulisan Inovasi Produk Agroindustri Skala UKM bagi siswa SMA se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Sabtu 29/4, di gedung PPI, akhirnya terpilih tiga tim pemenang.
Karya tulis berjudul “Peluang Investasi Komoditi Jambu Air (Syzigium aqueum) sebagai Produk Unggulan di Kabupaten Jombang” oleh tim SMAN 2 Jombang dengan anggota Dita Aci Pandi Aski, Humaira, dan M. Zunaidi Ma’ruf, berhasil meraih juara pertama dan berhak atas tropi dan hadiah uang tunai sebesar Rp 1,5 juta. Karya tulis “Pemanfaatan Buah Wani sebagai Wine dalam Meningkatkan Nilai Jual Komoditi Lokal Bali” oleh tim SMAN 4 Denpasar dengan anggota I Ketut Adi Suryono, Eka Kusuma Artha, dan Putu Prabowo meraih posisi kedua dan berhak atas tropi dan hadiah uang tunai sebesar Rp 1 juta. Sedangkan makalah dengan judul “Pemanfaatan Buah Dengen sebagai Bahan Home Industri Minuman Asli Soroako" karya tim SMA YPS Soroako, Sulawesi Selatan, dengan anggota Florezia, Mitha Astari, dan Ramlah, berhasil meraih juara ketiga serta berhak tropi dan hadiah uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Selain itu masing-masing peserta dari juara I, II dan III akan diterima di Jurusan Teknologi Industri Pertanian program non-reguler Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya tanpa tes dan bebas biaya pendaftaran.

Pemenang Lomba Rancang Bangun Agroindustri Skala UKM

Dikirim oleh prasetya1 pada 01 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1559

Setelah melakukan presentasi pada Lomba Rancang Bangun Agroindustri Skala UKM tingkat perguruan tinggi se-Jawa Bali bagi perguruan tinggi, akhirnya terpilih tiga pemenang yang memperebutkan hadiah uang tunai dengan jumlah total empat juta lima ratus ribu rupiah. Presentasi lomba diikuti oleh tujuh tim yang masing-masing mengulas tentang tema “Pengembangan Rancang Bangun Agroindustri Skala UKM untuk Meningkatkan Investasi pada Industri Lokal”.
Dengan sub tema, rancang bangun agroindustri skala UKM, inovasi produk baru agroindustri skala UKM dan desain kemasan produk agroindustri skala UKM.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, pada Sabtu 29 April 2006 di Gedung PPI.

Demo Memasak 

Dikirim oleh prasetya1 pada 30 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2589

Diversifikasi makanan yang berbahan dasar ikan sangat diperlukan untuk masyarakat. Himpunan Mahasiswa Perikanan Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan (HMP THP) Unibraw mencoba untuk menjawab keinginan tersebut dengan memberikan pelatihan membuat fish nugget. Acara yang sebelumnya direncanakan akan mengundang kelompok PKK di daerah sekitar Unibraw ternyata tidak dapat terwujud. “Ibu-ibunya ikut lomba di desanya,” jelas Sigit Prasetya, Ketua HMP THP. Otomatis acara yang diadakan pada Minggu (30/4) di gedung A Fakultas Perikanan ini hanya dihadiri oleh mahasiswa saja.
Fish nugget terbuat dari daging ikan yang digiling yang dicampur dengan bawang putih halus merica, garam dan penyedap rasa. Di samping itu dibuat adonan yang terdiri dari tepung tapioka dan kuning telur yang kemudian ditambah dengan roti tawar yang dipotong kotak-kotak dan dicampur susu panas. Adonan tersebut terus diuleni sambil dicampur dengan adonan daging tadi. Setelah semuanya tercampur rata maka langkah selanjutnya yaitu mengukusnya selama 45 menit. Hasilnya kemudian ditunggu dingin dan dipotong menjadi beberapa bagian dan dicelupkan pada putih telur dan ditaburi dengan tepung panir. Kemudian digoreng sampai matang kecokelatan.
Selain membuat fish nugget mereka juga mendemokan cara membuat kerupuk lambung. Kerupuk lambung ini berasal dari lambung kakap yang ditumbuk sampai tipis yang kemudian dijemur dan goreng sampai matang. Kegiatan yang masih dalam rangkaian bulan IPTEK ini merupakan salah satu kegiatan berdasarkan basic ilmu mereka Teknologi Hasil Perikanan. [vty]