Prasetya Online

>

Berita UB

Bon Courage 2006 

Dikirim oleh prasetya1 pada 25 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2670

lomba bahasa Perancis Bon Courage
lomba bahasa Perancis Bon Courage
Sukses dengan “Concours de Français” setahun silam, Program Diploma III Bahasa Perancis, Program Bahasa dan Sastra Universitas Brawijaya kembali menyelenggarakan berbagai lomba bahasa Perancis. Dengan tajuk Bon Courage, lomba yang digelar Sabtu (25/3) ini meliputi cerdas cermat, membaca teks berita, dan mengarang bagi siswa-siswi SMA se-Jawa Bali.
Sebanyak 51 orang peserta dari 10 sekolah mengikuti lomba, yakni SMAN 4 Malang, SMA Shalahuddin Malang, SMA Cor Jesu Malang, SMAN 1 Malang, SMAN 1 Pandaan, SMA Airlangga Sidoarjo, SMAN 6 Malang, SMAN 2 Denpasar, SMAN 1 Sumberpucung, dan SMAN 8 Kediri.
Menurut Herlina Elisabet salah seorang panitia, lomba ini memperebutkan piala bergilir dari Gubernur Jawa Timur, piala Rektor Universitas Brawijaya, dan piala Bon Courage, serta hadiah uang bernilai total Rp 1,65 juta, di samping bingkisan dari Service de Cooperation et d'Action Culturelle (Pusat Kebudayaan Kedutaan Besar Perancis).
Bertindak sebagai dewan juri Tarsono dari CCCL Surabaya, dan dosen pengajar program bahasa dan sastra Universitas Brawijaya seperti Eni Sugihartini, Fisilani Kafati, Agoes Soeswanto, Rosana Hariyanti dan Ika Nurhayani. Lebih lanjut diungkapkan Herlina bahwa dalam lomba membaca teks berita dinilai mengenai intonasi, kelancaran berbicara, kontak mata, dan tata bahasa. Dalam
cerdas cermat pertanyaan yang diajukan adalah seputar ilmu pengetahuan umum, grammar, olahraga, musik, dan geografi.  Sementara untuk mengarang dengan tema Sari Apel, setiap peserta akan dinilai dari segi tata bahasa, kreativitas, dan koherensi. Setiap peserta dalam lomba mengarang ini harus menulis minimal sepuluh kalimat.
Terpilih sebagai juara pertama cerdas cermat SMAN 1 Pandaan, juara kedua SMAN 1 Malang, dan juara ketiga SMAN 2 Denpasar. Lomba baca teks berita dimenangkan oleh SMAN 1 Malang sebagai juara pertama, juara kedua SMAN 1 Pandaan, dan juara ketiga SMAN 1 Sumberpucung. Sementara untuk lomba mengarang dimenangkan oleh SMAN 1 Malang, SMAK Cor Jesu Malang, dan SMA Salahuddin Malang. Karenanya SMAN 1 Malang berhak atas piala bergilir dari Gubernur Jawa Timur. [nik]

Debat Bahasa Inggris 

Dikirim oleh prasetya1 pada 25 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 4332

debat bahasa Inggris Brawijaya English Turnamen
debat bahasa Inggris Brawijaya English Turnamen
Forum Mahasiswa Studi Bahasa Inggris (Formasi), Sabtu (25/3), mengadakan acara debat bahasa Inggris yang diberi nama “Brawijaya English Turnamen” (BET). Acara ini dimaksudkan untuk mengasah dan mengadu kemampuan dalam berdebat atau beradu argumen menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, menurut Kiantoro Andi Setyawan, ketua pelaksana, acara ini dilaksanakan untuk mengasah kepekaan sosial dari mahasiswa. Tema debat ini  adalah “Enlightening The Mindset Through Social Emphaty”.
Lomba debat antar perguruan tinggi ini diikuti oleh 20 tim dari wilayah Jawa Timur. Di antaranya, Universitas Negeri Malang (UM), Politeknik Negeri Malang, Universitas Muhamadiyah Malang (UMM), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Jember (Unej) dan Universitas Brawijaya selaku tuan rumah.
Lomba diadakan selama 2 hari (25-26 Maret 2006) di Ruang Kuliah Bersama (RKB), memperebutkan 3 juara dan 1 best speaker. “Total hadiahnya sebesar Rp 2 juta”, ucap mahasiswa Sastra Inggris ini. Ditambahkan, dari 20 tim tersebut akan disaring menjadi 16 besar, yang kemudian disaring lagi menjadi 8 besar, dan seterusnya 4 besar, semifinal, dan final. Pada babak-babak pendahuluan, juri diambil dari masing-masing tim. Sedangkan pada babak final, panitia mengundang juri bertaraf nasional dari Malang. Tiga hal yang menjadi penilaian juri adalah isi debat, penampilan, dan metode yang digunakan.
Berdasarkan penilaian tersebut, juara 1 diraih oleh tim Valliant Sillies (Universitas Negeri Malang), juara 2 Usefa (Universitas Jember), juara 3 Ilf A (Universitas Muhamadiyah Malang) sedangkan best speaker  Faris dari Ilf A (Universitas Muhamadiyah Malang). [vty]

Diklat Jurnalistik Cakrawala 

Dikirim oleh prasetya1 pada 25 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2589

Dimam Abror
Dimam Abror
Cakrawala, lembaga pers koperasi mahasiswa Universitas Brawijaya, Sabtu (25/3) di gedung CSN Unibraw mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) jurnalistik. Pemateri diklat ini berasal dari berbagai media massa lokal Malang. Acara dilaksanakan selama 2 hari (25-26 Maret 2006), diikuti oleh mahasiswa Unibraw dan Poltek Malang.
Ada enam materi jurnalistik praktis disajikan untuk membekali mahasiswa yang berkeinginan besar belajar atau menekuni dunia jurnalistik. Di antaranya, mengenai Media dan Pembentukan Opini (oleh Drs. Suryadi MS, staf pengajar Ilmu Komunikasi Unibraw), Teknik Reportase, Manajemen Redaksi (Candra Wahyudi, redaktur Jawa Pos), Teknik Menulis Feature (Dody Wisnu Pribadi, Kompas Malang). Sebagai materi diklat juga dibekali dengan simulasi dan diskusi kelompok. Pada akhir acara peserta diklat mengunjungi harian Redaksi Harian Malang Post.
Dimam Abror sebagai keynote speaker mengatakan keinginan untuk menekuni profesi sebagai seorang wartawan adalah panggilan jiwa. Menurut Ketua PWI Jawa Timur ini era kebebasan pers banyak wartawan CNN (cuma nanya-nanya) dan tidak mempunyai media. Peran media yang sangat besar sebagai alat kontrol sosial sering disalahgunakan oleh wartawan untuk memeras. Untuk itu diperlukan etika dari seorang wartawan dan kesadaran dari pemilik perusahaan penerbitan. Pemimpin redaksi Harian Surya ini mengatakan, untuk menjadi wartawan harus mempunyai integritas yang paham kode etik, couriousity (rasa ketertarikan untuk belajar), vitalitas fisik dan intelektual. “Intelektual tidak harus dinilai dengan IP akan tetapi kemampuan secara total,” ujarnya. [vty]

Sarasehan Kelembagaan 

Dikirim oleh prasetya1 pada 24 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2868

Sarasehan Kelembagaan
Sarasehan Kelembagaan
Lembaga kedaulatan mahasiswa (LKM) merupakan gabungan seluruh elemen lembaga kemahasiswaan di Universitas Brawijaya, baik di tingkat fakultas maupun universitas. Nama dan bentuknya berubah sesuai perkembangan waktu. Sistem kelembagaan terasa carut marut dengan adanya beberapa lembaga melepaskan diri dari LKM. Dimulai dengan keluarnya Dewan Teknik (DT), dan disusul kemudian oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Dewan Pers Kampus (DPK).
Dinamika kelembagaan mahasiswa Unibraw ini oleh BEM Bastra dijadikan wacana dalam “Sarasehan Kelembagaan” yang digelar Jumat (24/3), di Widyaloka. Sarasehan ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dan kritik sebagai aspirasi dari segenap jajaran kelembagaan mahasiswa Unibraw. Sementara itu tema yang dipilih adalah “Menyoal Sistem Kelembagaan Mahasiswa yang Paling Sesuai untuk Diterapkan di Universitas Brawijaya Hari Ini”.
Dua sesi acara yang diadakan terbilang sepi pengunjung. Hanya belasan orang peserta terlihat antusias. Sementara ada 6 orang narasumber yang dihadirkan. Sesi pertama lebih mengulas mengenai sistem kelembagaan dari sisi historis, menghadirkan pembicara Hesty (mantan aktivis SM Fakultas Teknik Unibraw) dan Dedy Nugroho (mantan aktivis UKM Unibraw).
"Permainan politik dalam kelembagaan Unibraw terlihat sekali, hanya para pemain tidak melakukannya dengan terang-terangan", tutur Hesty. Hal ini, menurut Hesty, merupakan salah satu penyebab kenapa dalam sistem sering terjadi saling curiga. Alumni Fakultas Teknik angkatan 1995 ini mengusulkan sebuah sistem kelembagaan dengan sistem kepartaian. “Ini akan lebih mudah untuk membaca dan sistem transparasinya atau permintaan pertanggungjawabannya akan lebih mudah”, ujarnya.

Olimpiade Ekonomi se-Jatim dan Jateng 

Dikirim oleh prasetya1 pada 24 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 5005

olimpiade ekonomi se-Jawa Timur dan Jawa Tengah
olimpiade ekonomi se-Jawa Timur dan Jawa Tengah
Sebagai rangkaian kegiatan Economics Development Fair 2006, Jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya menyelenggarakan olimpiade ekonomi se-Jawa Timur dan Jawa Tengah, selama 3 hari (24-26 Maret 2006). Dengan tujuan memperkenalkan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan, kegiatan ini mengambil tema “Realita Perekonomian Indonesia di Benak Para Pelajar” dengan subtema impor beras, bencana alam, dan pembagian dana kompensasi BBM (bantuan langsung tunai). Menurut ketua panitia, Bimo Pramu Leksono, kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 18 SMA di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, meliputi Malang, Nganjuk, Kediri, Pasuruan, Sidoarjo, Jombang dan Solo.
Olimpiade ini diawali dengan lomba karya tulis dengan tema dan subtema yang telah ditentukan. “Karya tulis yang telah dikirim peserta ini akan dipilih 10 terbaik guna dipresentasikan nantinya”, tutur Bimo. Adapun kriteria penilaian dalam lomba karya tulis ini adalah sistematika penulisan, kualitas serta referensi yang digunakan. Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan olimpiade dan perlombaan karya tulis ini dinilai oleh tim juri yang semuanya adalah staf pengajar IESP FE Unibraw yaitu Setyo Tri Wahyudi, Farah Wulandari dan Ferry Prasetya.
“Dalam presentasinya, 10 karya tulis yang terseleksi akan dinilai dengan kriteria sistematika penyajian, penggunaan bahasa, alat Bantu, cara berargumentasi serta ketepatan dan kebenaran dalam menjawab, dengan tim juri yang terdiri dari Ferry Prasetya, Asri Manzilati dan Putu Mahardika”, tambahnya.