Prasetya Online

>

Berita UB

Ekspose Hasil Kajian Konsep Pendidikan Darurat 

Dikirim oleh prasetya1 pada 11 Februari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1733

Sebagai tindak lanjut penyusunan konsep pendidikan pasca gempa yang di antaranya telah didahului dengan survei pada 20-28 September 2005 silam, Sabtu (11/2) diselenggarakan Ekspose Hasil Kajian Konsep Pendidikan Darurat Studi Kasus Pendidikan Pasca Gempa Bumi dan Tsunami di Aceh.
Menurut rencana, acara yang berlangsung di gedung PPI Unibraw ini dihadiri pula oleh Duta Besar RI untuk Britania Raya di London Dr. Marthy Natalegawa MPhi BSc, untuk menyampaikan keynote speech yang bertajuk “Solidaritas Masyarakat Internasional Terhadap Bencana Alam di Indonesia Khususnya Gempa Bumi dan Tsunami di NAD”. Setelah itu akan dilanjutkan oleh presentasi Prof. Dr. Ir. Hendrawan Soetanto MRurSc, Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) Universitas Brawijaya selaku penanggung jawab, yang akan menyampaikan konsep tersebut dan dilanjutkan dengan diskusi. [nok]

Rapim Unibraw di Guest House

Dikirim oleh prasetya1 pada 09 Februari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2116

Rapim Unibraw di Guest Hous
Rapim Unibraw di Guest Hous
Berbeda dari biasanya, yakni diadakan secara bergilir dari satu fakultas ke fakultas yang lain, rapat pimpinan (Rapim) Universitas Brawijaya kali ini digelar di Guest House Unibraw yang baru diresmikan siang harinya, Kamis, 9/2. Rapat ini dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas (rektor dan pada pembantu rektor), para dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Program Bahasa dan Sastra, Ketua Program Ilmu Sosial, para Ketua Lembaga, dan para Kepala Biro. Rapat ini mengambil tempat ruang pertemuan lantai III Guest House.
Agenda pokok rapim selama 2 hari (9-10 Februari 2006) ini adalah evaluasi program kerja Rektor selama 4 tahun terakhir (2002-2006), pembahasan mengenai anggaran DIPA 2006, dan lain-lain.
Pada awal rapim, Rektor memperkenalkan manajemen Guest House Unibraw kepada para peserta, dan setelah menginap selama satu malam, peserta diminta untuk memberikan evaluasi mengenai fasilitas dan pelayanan yang diberikan salah satu unit usaha Unibraw ini. [Far]

Peresmian 4 Bangunan Baru 

Dikirim oleh prasetya1 pada 09 Februari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2316

Peresmian bangunan baru
Peresmian bangunan baru
Empat bangunan baru di lingkungan Universitas Brawijaya, Kamis (9/2), diresmikan oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno. Upacara peresmian dihadiri oleh dekan fakultas di Unibraw, pimpinan Bank Jatim, Bank BNI dan Bank BRI. Renovasi keempat gedung tersebut menelan biaya sebesar Rp 5,8 milyar dipimpin oleh Ir. As'ad Munawir MT, penanggung jawab kegiatan dan usaha. Dana tersebut menurut Bambang diperoleh dari DIKS (daftar isian kegiatan suplemen), dana eks proyek tahun 2005 dan dana dari pemerintah.
Rumah Jabatan Rektor
Selama 10 tahun belakang sampai masa jabatan Prof. Bambang Guritno memang belum ada sebuah rumah jabatan yang digunakan untuk rektor. Pada tahun ini, rumah yang bertempat di Jalan Cikampek, Dusun Penanggungan telah siap digunakan untuk calon rektor yang akan datang. Rumah ini difasilitasi 3 kamar tidur, ruang tamu, dapur dan garasi.
Rumah jabatan, begitu Bambang Guritno menamakannya, dan bukan rumah dinas, agar kelak jika rektor telah selesai menjabat maka rumah ini dapat dikembalikan ke Unibraw untuk digunakan rektor setelahnya. “Ya, karena kalau rumah dinas biasanya kalau sudah betah dibeli, makanya kenapa saya namakan rumah jabatan", ucapnya dalam sambutan peresmian gedung baru.
Rektor yang tahun ini akan mengakhiri masa jabatannya pun mengharapkan bahwa rumah jabatan ini akan digunakan dengan sebaik-baiknya. Ia juga berpesan agar rumah kecil ini walaupun tidak digunakan oleh rektor, tidak dikontrakkan atau dikoskan. Ketentuan mengenai penggunaan rumah jabatan ini akan segera disusun.
Acara kunjungan rektor dan para dekan ke rumah jabatan, kemudian disambung dengan melihat lapangan tenis milik Unibraw yang letaknya hanya terpaut 2 meter dari rumah jabatan tersebut. Dalam pembicaraan ringan, rektor mengatakan ada rumah yang berada di dekat lapangan tenis yang melampaui batas lahan Unibraw. Di dekat lapangan tenis memang terlihat rumah yang terbuat dari seng berwarna hijau. “Penduduk di sini jadi ketambahan kamar kalau kita nggak tegas", gurau Prof. Bambang.

Ujian Disertasi Muslimin 

Dikirim oleh prasetya1 pada 09 Februari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2152

Muslimin SE MM
Muslimin SE MM
Dengan globalisasi, setiap perusahaan dituntut dapat berproduksi secara efisien dan efektif, sehingga dapat bersaing pada pasar dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini disampaikan Muslimin SE MM dalam disertasinya yang berjudul “Analisis Struktur Kepemilikan, Pertumbuhan Perusahaan dan Faktor Ekstern terhadap Nilai Perusahaan (Studi pada Industri Manufacture yang Go Public di Bursa Efek Jakarta)” bahwa tujuan perusahaan adalah maksimalisasi kesejahteraan pemegang saham. Kesejahteraan pemegang saham ini ditunjukkan melalui harga saham pasar yang merupakan refleksi dari keputusan investasi, pendanaan dan manajemen aktiva. Namun pihak manajemen atau manajer perusahaan sering mempunyai tujuan lain yang bertentangan dengan tujuan utama tersebut sehingga timbul konflik kepentingan antara manajer dan pemegang saham yang disebut agency problem. Penyebab konflik antara manajer dengan pemegang saham diantaranya adalah pembuatan keputusan yang berkaitan dengan aktivitas pencarian dana dan pembuatan keputusan yang berkaitan dengan bagaimana dana diperoleh tersebut diinvestasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan, pertumbuhan perusahaan, faktor ekstern, kebijakan dividen, kebijakan hutang, kinerja keuangan dan nilai perusahaan dengan metode eksplanatoris yaitu penjelasan yang memberikan penjelasan kausal atau hubungan antara variabel melalui pengujian hipotesis.
Muslimin SE MM dilahirkan di Sidrap pada 15 September 1966 dari pasangan H. Hasan Wahid dan Hj. Sadiah. Menikah dengan Zakiyah Zahara SE MM dan dikaruniai 3 orang putera dan puteri. Pada tahun 1992 ia berhasil lulus sarjana di Universitas Tadulako, kemudian pada 1997 ia menyelesaikan program magisternya di Universitas Brawijaya dan pada tahun 2002, lalu melanjutkan program doktor ilmu ekonomi dengan kekhususan manajemen di Universitas Brawijaya pula.
Dalam yudisium, Muslimin SE MM dinyatakan lulus dan layak menyandang gelar doktor dengan predikat memuaskan. Bertindak selaku promotor adalah Prof. Dr. Moch. Ichsan, dan ko promotor Prof. Dr. Moeljadi P. SU serta Prof. Dr. Harry Susanto SU. Sedangkan tim penguji terdiri dari Prof. Dr. M. Syafiie Idrus SE MEc, Prof. Dr. Djumilah Zain SE, Armanu Thoyib SE MSc PhD dan penguji luar, Prof. Dr. Abd. Wahid Syafar MS. [nok]

Pembukaan Kelas Internasional dan Linkage Program di FIA Unibraw 

Dikirim oleh prasetya1 pada 09 Februari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2847

Salah satu implementasi visi Universitas Brawijaya untuk menembus batas nasional direalisasikan dalam program kelas internasional dan linkage programme yang diselenggarakan di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Unibraw.
Kelas Internasional
Disampaikan oleh Drs. Luqman Hakim MSc yang dalam bulan September 2005 mengikuti kunjungan Rektor dan Dekan FIA Unibraw ke Jepang, kelas internasional untuk administrasi publik ini akan dimulai pada semester genap 2005/2006. Lebih lanjut disampaikan, dalam kelas tersebut bahasa pengantar utama yang digunakan adalah Bahasa Inggris dengan diajar beberapa tenaga edukatif yang memiliki gelar minimal master, diantaranya Dr. Suhadak, Dr. Andi Fefta Wijaya, Drs. Luqman Hakim M.Sc, Drs. Frida MPA, dll. Untuk sementara, pada semester ini disediakan kuota 15 orang mahasiswa program sarjana yang dipilih dengan kriteria tertentu diantaranya adalah kemampuan akademis dan kemampuan berbahasa Inggris.
Linkage Programme/Double Degree
Linkage programme atau double degree adalah program selanjutnya yang dibuka oleh FIA Unibraw sebagai bentuk kerjasama pendidikan antar universitas dan antar negara guna meningkatkan kompetensi keilmuan dengan standard internasional. Program ini digunakan untuk mengembangkan program magister dan doktor dengan menggandeng beberapa universitas di Jepang. Menurut rencana, program ini akan dimulai pada akhir tahun 2006 dengan setahun pertama di FIA Unibraw Malang dan setahun berikutnya di Jepang. Program sejenis, telah didahului oleh beberapa universitas terkemuka di Indonesia yaitu UGM, UI dan ITB. “bedanya, ketiga univesitas tersebut melakukan program tersebut dengan monodisiplin sedangkan FIA Unibraw melaksanakannya dengan lintas disiplin”, ungkap Drs. Luqman Hakim M.Sc.
Lebih lanjut disampaikan, lintas disiplin artinya tahun pertama dengan bidang Administrasi Publik diselenggarakan di Universitas Brawijaya, dan bidang yang lain dilaksanakan universitas di Jepang, yaitu Tohoku University untuk bidang Human Security, Takushako University juga untuk bidang Human Security, Ritsumeikan University untuk bidang International Relations and Economics, Hiroshima University untuk bidang Economics, Keio University untuk bidang Media and Governance, GRIPS University untuk bidang Policy Science dan Tokyo International University untuk Economics. Khusus untuk Tokyo International University, program dijalankan untuk magister dan doktor sedangkan universitas yang lain hanya untuk program magister.[nok]