Prasetya Online

>

Berita UB

Turnamen Basket Antar Fakultas 

Dikirim oleh prasetya1 pada 06 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3400

Turnamen Basket Antar Fakultas
Turnamen Basket Antar Fakultas
Teriakan para suporter membahana di lapangan basket Unibraw, Selasa 7/3. Ada 10 tim putra dan 8 tim putri turut ambil bagian dalam Turnamen Basket Antar Fakultas (TBF) yang diadakan oleh Unit Aktivitas Bola Basket Unibraw. Turnamen ini berlangsung selama 2 pekan, mulai 6/3 sampai 14/3. Rohani Eka Dewayani, panitia turnamen, menjelaskan tujuan kegiatan untuk mempererat hubungan mahasiswa antarfakultas.
Kesepuluh tim basket putra adalah FIA, FTP, FT, FK, FE, FH, FMIPA, FPt, FPi, serta Program Bahasa dan Sastra yang bergabung dengan Program Ilmu Sosial (Bastra dan PIS). Sedangkan 8 tim putri masing-masing adalah FP, FIA, FTP, FT, FK, FE, FH dan FPi
"Turnamen rutin yang diadakan setiap tahun ini memperebutkan Piala Rektor dan hadiah uang tunai, yaitu bagi juara 1, 2 dan 3” kata Ani panggilan akrab Rohani,.mahasiswi FIA angkatan 2002. Babak final akan berlangsung pekan depan, Selasa, 14/3. [vty]

Dosen FMIPA Terpilih Ikut Training Bioinformatics & DNA Data

Dikirim oleh prasetya1 pada 06 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2207

Dr. Ir Estri Laras Arumingtyas MScSt
Dr. Ir Estri Laras Arumingtyas MScSt
Dr. Ir Estri Laras Arumingtyas MScSt, dosen biologi FMIPA Unibraw, terpilih untuk mengikuti Bioinformatics and DNA Data Bank of Japan (DDBJ) Training Course Research Center for Biology. Training ini diselenggarakan oleh LIPI bekerja sama dengan DNA Data Bank of Japan (DDBJ) National Institute of Genetics Japan, 6-8- Maret-2006 di Jakarta. Dr. Estri Laras, adalah satu dari dua puluh peserta Indonesia, yang terpilih dari ratusan pelamar, karena konsistensinya bekerja di bidang plant genetics dan plant bioinformatics. DDBJ adalah salah satu pusat GenBank selain NCBI (USA) dan ESMBL (Eropa). Program ini merupakan salah satu program education-training dari GenBank.
Dr Ir Estri Laras Arumingtyas MScSt adalah insinyur pertanian dari Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (1987), sementara gelar master dalam ilmu tanaman diperoleh dari Faculty of Science University of Tasmania, Australia (1992) dan doktor ilmu pertanian dari Unibraw (2006). Beberapa pendidikan tambahan juga dilakukan oleh perempuan kelahiran Trenggalek 42 tahun silam, di antaranya adalah Basic Science Bridging Program, ITB-IDP Australia (1989), dan Short Course on Using PCR di Tohoku University Sendai Jepang (2003). Dr. Estri Laras mengabdikan diri sebagai dosen pada Jurusan Biologi FMIPA Unibraw sejak 1988. [FF]

FT Unibraw Buka Information Technology & Computer Center 

Dikirim oleh prasetya1 pada 06 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2293

Menggandeng NIIT (National Institute of Information Technology), Fakultas Teknik Universitas Brawijaya membuka Information Technology and Computer Center (ITCC). Pusat teknologi informasi dan komputer ini merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan profesional IT (information technology) berstandar internasional.
Kerja sama kedua lembaga ini telah ditandatangani akhir tahun 2005 (30/12), di FT Unibraw. Kegiatan pendidikan dan pelatihan dilaksanakan di Jurusan Teknik Elektro, menawarkan program profesional yang bertujuan mencetak tenaga profesional di bidang IT. Program pendidikan dan pelatihan ITCC diperuntukkan bagi mereka yang ingin membina karir di bidang IT dengan standar internasional, sesuai dengan pengembangan kurikulum dan metodologi pengajaran kualifikasi NIIT.
Hal ini didasari oleh pemikiran pada tahun 2010 dibutuhkan sekitar 350 ribu tenaga profesional IT di Indonesia. Sedangkan untuk Asia Pasifik, pada tahun 2004 dibutuhkan 21,7 juta tenaga profesional IT. Mengingat minimnya tenaga profesional IT di Indonesia saat ini, bukan tidak mungkin banyak lapangan kerja yang akan diisi oleh tenaga asing. Untuk menjawab tantangan ini, FT Unibraw membuka ITCC.

Peresmian Gedung-A FIA Unibraw 

Dikirim oleh prasetya1 pada 06 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 4188

Peresmian Gedung-A FIA Unibraw
Peresmian Gedung-A FIA Unibraw
Rektor Prof Dr Ir Bambang Guritno, Senin (6/3), meresmikan Gedung-A Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Gedung 4 lantai seluas 3700 meter persegi ini terdiri dari 20 ruangan. Gedung yang menghadap ke Jalan Mayjen Haryono ini, menurut ketua tim pembangunan, Drs. Chalim Chalil Jusuf MM, seluruhnya menelan biaya Rp 3,1 milyar, dibangun dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada 30 Oktober 2004 sampai 21 Mei 2005, dan tahap kedua dimulai pada 1 Juli 2005 sampai 27 Desember 2005.
Kontraktor gedung ini adalah CV Cipta Permata Graha, dengan pengawas dari Fakultas Teknik. Hadir dalam acara peresmian, para pembantu rektor dan dekan di lingkungan Universitas Brawijaya.
Menurut penuturan Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Niaga Dr. Suhadak MEc, gedung ini rencananya akan digunakan untuk kegiatan perkuliahan mulai program diploma hingga pascasarjana, laboratorium komputer, ruang dosen, kelas internasional dan ruang pertemuan. [nik]

Talk Show Lingkungan Perairan

Dikirim oleh prasetya1 pada 06 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2046

Kontribusi Lingkungan Perairan terhadap Perkembangan Perikanan di Indonesia
Kontribusi Lingkungan Perairan terhadap Perkembangan Perikanan di Indonesia
Sebagai serangkaian kegiatan Pekan Lingkungan Perairan 2006, Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumber Daya Perairan menyelenggarakan acara talk show, Senin 6/3, di Student Center Universitas Brawijaya. Pada acara bertema ”Kontribusi Lingkungan Perairan terhadap Perkembangan Perikanan di Indonesia” yang diikuti oleh mahasiswa, serta siswa-siswi SMP dan SMA se-kota Malang ini, hadir sebagai narasumber Andi Kurniawan SPi (staf pengajar Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya), Darsono dan Budi (perwakilan nelayan Sendangbiru), serta Ir. Rima dan Ir. Hadarsono (Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malang). Berbagai isu yang diangkat dalam kesempatan ini, meliputi: batas pesisir, lingkungan sumber daya wilayah pesisir, pengelolaan secara sektoral, pengelolaan secara terpadu, pengelolaan lautan, komitmen terhadap lingkungan hidup, serta UU nomor 4 tahun 1982 tentang Amdal.
Ketua panitia Sri Handayani, mahasiswa MSP 2004, mengatakan kegiatan ini bertujuan membangun paradigma masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, akan arti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dalam pemanfaatannya. Pernyataan ini Diperkuat oleh narasumber Andi Kurniawan, bahwa 70% wilayah Indonesia terdiri dari perairan. Tetapi sayang, pemerintah dan masyarakat Indonesia belum menyadari hal ini. ”Hal inilah salah satu sebab Indonesia tidak mampu keluar dari krisis multidimensi. Karena ketidakmampuannya dalam memanfaatkan potensi yang ada. Ibarat pepatah, semut di seberang lautan tampak tapi gajah di pelupuk mata tak nampak”, ungkap dosen muda FPi ini. Ditambahkannya, upaya dalam menyelesaikan berbagai problematika yang ada, harus dimulai dari kesadaran, yang dilanjutkan dengan langkah step by step.
Kesadaran tersebut bukan hanya untuk pemerintah saja, ungkap Rima yang berasal dari elemen birokrat, tetapi juga oleh seluruh lapisan masyarakat. ”Untuk pelajar dan mahasiswa misalnya, bisa dilaksanakan dengan memasukkan muatan lokal pada kurikulum serta kegiatan wisata bahari melalui kegiatan ekstrakurikuler”, ungkapnya.
Pekan Lingkungan Perairan 2006 dilaksanakan selama 6 hari (6-11 Maret 2006). Selain talkshow, diselenggarakan pula studi pengukuran kualitas air di DAS Brantas Malang (7 Maret 2006), bazaar, expo, lomba mewarnai dan menggambar di lapangan parkir (8 Maret 2006), serta parade band dan tari (11 Maret 2006). [nok/nik]