Prasetya Online

>

Berita UB

Career Days 2006 AIESEC 

Dikirim oleh prasetya1 pada 08 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2179

AIESEC Career Days 2006
AIESEC Career Days 2006
AIESEC Local Committee Unibraw untuk ketiga kalinya mengadakan kegiatan bursa kerja. Kegiatan yang diberi nama "AIESEC Career Days 2006" ini dilaksanakan di Sasana Samanta Krida Unibraw, selama 2 hari (8-9 Maret 2006). Dengan tema “Lets Plan Your Next Career For A Better Future”, AIESEC Unibraw mencoba menjembatani dunia bisnis dengan dunia akademis. Acara ini juga dimaksudkan untuk memfasilitasi fresh graduate dan para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan yang layak, di samping menyediakan tenaga kerja yang berkualitas bagi perusahaan.
Ada 15 perusahaan yang turut dalam acara ini. Salah seorang panitia, Rosa, mengatakan bahwa AIESEC merupakan pelopor penyelenggaraan bursa kerja di Malang. Dia mengatakan, pada tahun 2005 yang lalu terdaftar sebanyak 1800 orang peserta. Sementara untuk tahun 2006 ini, diharapkan jumlah peserta paling tidak sama dengan tahun lalu. [vty]

Situs Web 5 Perguruan Tinggi Malang Masuk Ranking Internasional 

Dikirim oleh prasetya1 pada 08 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2181

Di tengah-tengah semakin menurunnya indeks pendidikan atau IP di Indonesia (IP Indonesia ranking 7 di antara 10 negara ASEAN), 5 situs web perguruan tinggi di Malang masuk dalam daftar ranking internasional menurut versi 4-International Colleges and Universities (4icu).
"Ini suatu berita yang menggembirakan, karena dengan masuk daftar 4icu, maka 5 universitas tersebut semakin dikenal (recognized) di level dunia", tutur Prof. Dr. Soekartawi, guru besar Unibraw, kepada Prasetya Online.
Prof. Soekartawi adalah mantan Direktur the Southeast Asia Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Open Learning Center dan Deputy Director SEAMEO SEARCA Filipina, lembaga pendidikan ASEAN yang banyak menggunakan IT/ICT dalam pendidikan.
Selanjutnya ia menjelaskan, pada tanggal 26 Februari 2006 yang lalu 4itu secara resmi menerbitkan ranking situs web 2000 perguruan tinggi di dunia dari 200 negara. Hasil penilaian 4icu itu diterbitkan dengan judul ’The 4-International Colleges and Universities by Web Popularity’. Perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam daftar ranking itu berjumlah 68, dan 5 di antaranya dari Malang, yaitu Unibraw (ranking 6), UMM (24), UM (40), Unmer (45) dan Uwiga (46).
Lembaga 4icu adalah lembaga independen internasional, berkantor pusat di Amerika, yang tugas utamanya memberikan penilaian pada situs web perguruan tinggi di seluruh dunia setiap tahun. Umumnya dikeluarkan awal tahun.
Prof. Soekartawi menjelaskan, selama 9 tahun menjabat di SEAMEO ia selalu merekam dan mempublikasikan secara internasional kegiatan SEAMEO dengan mitra-kerjanya, termasuk 5 perguruan tinggi tersebut. Ini dimaksudkan agar kegiatan SEAMEO dan mitra kerjanya itu lebih dikenal oleh masyarakat dunia. Karena itu ia gembira membaca berita dari 4icu tersebut. Sesuai penjelasan 4icu, walaupun kelima perguruan tinggi itu masuk ke dalam daftara hanya berdasarkan tampilan dan popularitas situs web, dan tidak merefleksikan ranking kualitas pendidikan, namun ini merupakan modal untuk melangkah lebih lanjut dari 5 PTN/PTS tsb untuk go international. "Paling tidak, mereka telah dikenal oleh dunia", kata Soekartawi mengakhiri penjelasannya. [skw]

Peresmian Galeri Anatomi FK Unibraw 

Dikirim oleh prasetya1 pada 07 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2948

Anatomi Makroskopik
Anatomi Makroskopik
Berangkat dengan tujuan menyediakan sarana belajar Anatomi Makroskopik, serta tuntutan berkembangnya ilmu kedokteran, mahasiswa dan praktisi kedokteran untuk memperkuat basic science yang menunjang kompetensi dokter dari aspek anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya membangun sebuah galeri anatomi. Peresmian galeri dilakukan oleh Rektor Universitas Brawijaya Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Turut hadir dalam acara peresmian Pembantu Rektor I Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito, Dekan Fakultas Kedokteran dr. Harijanto MSPH, Dekan Fakultas Perikanan Dr. Ir. Sukoso, Dekan FMIPA Ir. Adam Wiryawan MS, kepala RSSA dr. Pawik Supriyadi, dan utusan sekolah menengah atas serta Poltekkes.
Galeri ini menghabiskan dana sebesar Rp 300 juta yang diperoleh dari program hibah kompetensi SP4 tahun anggaran 2005 dan bantuan fakultas.
Menurut dr. Subandi MKes DAHK, koordinator kegiatan SP4 dan program pembelajaran anatomi dengan model demonstrasi, alokasi dana diperuntukkan bagi renovasi bak penyimpanan cadaver,  penyempurnaan cold storage serta pembelian sejumlah textbook anatomi. Galeri ini memperagakan kurang lebih 80 model preparat tubuh manusia yang diawetkan dengan formalin. Model yang dipamerkan meliputi preparat embriologi, muskuloskeletal, sistem saraf, kardiovaskular, respirasi dan organ dalam. Lebih lanjut diungkapkan Subandi bahwa sebelum proses pembangunan terlebih dahulu dilakukan studi banding ke museum anatomi di Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Atmajaya Jakarta, dan Universitas Bonn di Jerman. ”Museum ini cukup lengkap bila dibandingkan dengan museum anatomi lain di Indonesia,” tambahnya.

Simulasi Pengukuran Kualitas Air di Faperik 

Dikirim oleh prasetya1 pada 07 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 10111

simulasi pengukuran kualitas air
simulasi pengukuran kualitas air
Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan, Selasa (7/3), menyelenggarakan simulasi pengukuran kualitas air, di Laboratorium Ilmu-IImu Perikanan Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 orang peserta siswa-siswi SMA se-Kota Malang, serta beberapa mahasiswa Fakultas Perikanan.
Dalam simulasi itu, peserta diberi kesempatan untuk mengukur beberapa parameter kualitas air, seperti pH, suhu, total bahan organik, serta oksigen terlarut, menggunakan sampel air dari DAS Brantas. “Kegiatan ini melibatkan pelajar dan mahasiswa guna mengetahui kualitas air yang ada di sekitar mereka”, ungkap ketua pelaksana, Yudi (mahasiswa MSP angkatan 2004).
Secara teknis, simulasi tersebut dilaksanakan secara kimiawi. Disampaikan oleh Rendi (mahasiswa MSP angkatan 2003), untuk pengukuran pH menggunakan kertas lakmus merah, pengukuran suhu menggunakan termometer, dan pengukuran DO mengunakan NaOH, KI, dll. Ada 4 kualifikasi air, yaitu A, B, C dan D. Kualifikasi A untuk kualitas air mineral, B untuk air sungai, serta C, dan D untuk air yang telah terkontaminasi limbah. Indikasi utama yang digunakan dalam simulasi tersebut adalah zoobentos, semacam organisme yang menetap di substrat yang memiliki toleransi sempit terhadap keempat variabel itu. [nok]

Harry Moekti: Islam Sangat menjunjung Hak Asasi 

Dikirim oleh prasetya1 pada 06 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 5649

Harry Moekti
Harry Moekti
Forum Kajian Islam Mahasiswa Mesin (FKIMM) Universitas Brawijaya bekerjasama dengan Formita, Senin (6/3), menggelar kajian bertajuk “Mengembalikan Identitas Remaja Muslim pada Trend Spiritual Produktif”. Kajian spiritual ini yang berlangsung di Balai Senat gedung PPI Unibraw ini, mengundang ulama mantan rocker, Harry Moekti sebagai pembicara. Dalam kesempatan tersebut, Harry Moekti hadir didampingi istrinya, Siti Nurjannah, yang santri alumni Darul Ulum Bogor.
Mengawali kajiannya, Harry Moekti sangat menyayangkan kondisi degradasi umat pada saat ini, khususnya kaum muda yang cenderung hedonis dan mengukur segala sesuatu dengan materi. “Remaja sekarang lebih suka membeda-bedakan orang melalui gaya, mode pakaian, kecantikan bahkan kekayaaan, ungkap Harry yang juga pengurus ICMI.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kondisi degradatif pada saat ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti lingkungan permisif yang tidak kondusif. “Pemuda yang masih labil karakternya, tentu merasa galau. Pada satu sisi, ajaran agama mengajarkan larangan berzina dan mereka berusaha untuk mematuhi hal tersebut, tetapi di sisi lain, pornografi dan pornoaksi ditayangkan di media tanpa sensor sedikitpun. Akibatnya, mereka pun melampiaskan keingintahuannya dengan melakukan perbuatan seksual bersama pacarnya, yang kemudian direkam dan disebarkan secara gratis”, ungkap pria kelahiran Cimahi ini.
Selain itu, ditambahkan pula bahwa kekuatan ajaran Islam yang tidak mungkin diubah, menjadikan para “musuh Islam” memutar otaknya dengan merusak kaum muslimin muda khususnya, untuk mendekonstruksi pemikiran mereka. “Sebut saja melalui pemikiran sekuler yang memisahkan agama dengan kehidupan, hak asasi manusia, kebebasan berpendapat, serta kebebasan berkepemilikan”, bebernya. Mengenai HAM, Harry mengatakan: "Jika selama ini Islam dituduh sebagai agama yang tidak menghormati HAM, maka persepsi tersebut harus direvisi. Justru, di Islam, hak asasi sangat dijunjung tinggi. Islam menjaga kehormatan dengan pelarangan berzina dan anjuran untuk menikah, Islam menghormati hak kepemilikan dengan hukum qishash, dll”, ungkap aktivis Hizbut Tahrir ini. “Ambil contoh saja Afghanistan. Ketika negara ini menerapkan hukum Islam di bawah pimpinan Thaliban, kejahatan selama rezim tersebut terhitung hanya terjadi sekitar tiga kali. Bandingkan dengan kepemimpinan yang sekarang, pemerintahan baru berjalan satu bulan, kejahatan telah terjadi beratus-ratus kali”, ungkap Harry.
Mengakhiri kajiannya, Harry Moekti menawarkan solusi terhadap berbagai benang kusut yang terjadi saat ini melalui dua hal yaitu dengan kajian Islam yang intensif serta transformasi dari Islam identitas menuju Islam kaffah yang produktif. [nok]