Prasetya Online

>

Berita UB

Dr. Nyoman Nurjaya Presentasi dalam Workshop di Kinabalu

Dikirim oleh prasetya1 pada 19 November 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1621


Dosen senior Fakultas Hukum dan Ketua Program Magister Hukum Program Pascasarjana Universitas Brawijaya, Dr. I Nyoman Nurjaya SH MH, akhir bulan ini diundang untuk menghadiri workshop internasional di Malaysia. Dalam The 4th Asian Public Intellectuals (API) International Workshop yang akan diselenggarakan di Kota Kinabalu, Malaysia, 29/11-4/12, ini Dr. Nurjaya akan mempresentasikan makalah berjudul "Policy and Legislation in Community Forestry: Study on Indogenous Rights and Its Capacity within Community Forestry Development in Southeast Asia".
Workshop yang digelar di Hotel Shangrila, Kinabalu, ini merupakan rangkaian dari kegiatan yang harus diikuti para penerima beasiswa untuk penelitian di negara-negara ASEAN.
Dr. Nurjaya adalah satu dari 6 orang intelekual publik Asia asal Indonesia yang proposal penelitiannya lolos seleksi untuk menerima beasiswa dari The Nippon Foundation melalui API Fellowship Program untuk tahun 2004-2005.
Makalah yang dipresentasikan Dr. Nurjaya merupakan hasil penelitian yang dilakukan bulan Juli-Oktober 2004 di 3 negara ASEAN, yaitu Thailand, Malaysia, dan Filipina. [INN]

Dr. Soesilo Zauhar MS KPS S3 Ilmu Administrasi

Dikirim oleh prasetya1 pada 17 November 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2227

Sehubungan dengan telah berakhirnya masa jabatan Ketua Program Studi S3 Ilmu Administrasi, Rektor memberhentikan pejabat lama Prof. Dr. M. Irfan Islamy MPA, dan mengangkat penggantinya Dr. Soesilo Zauhar MS.
Hal ini berdasarkan usulan Direktur Program Pascasarjana (PPS) Universitas Brawijaya, dan sesuai dengan hasil rapat Senat Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Penetapan ini dituangkan dalam Keputusan Rektor nomor 177/SK/2005 tanggal 17 November 2005. [Far]

Pergantian Kepala Lab di FT dan FMIPA

Dikirim oleh prasetya1 pada 17 November 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1515

Dengan meninggalnya Drs. Pariadi MSi beberapa waktu yang lalu, jabatan Kepala Laboratorium Kimia Fisik pada Jurusan Kima Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengalami kekosongan. Untuk penggantinya, Rektor melalui Keputusan nomor 176/SK/2005 tanggal 17 November 2005 mengangkat Dr. Diah Mardiana MSi, staf pengajar FMIPA berpangkat Penata, golongan III/d, sebagai Kepala Laboratorium Kimia Fisik pada Jurusan Kimia FMIPA.
Sementara itu, Rektor juga mengadakan penggantian Kepala Laboratorium Air dan Tanah pada Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik. Keputusan Rektor nomor 175/SK/2005 tanggal 17 November 2005 menetapkan pemberhentian pejabat yang lama, Ir. Moh. Sholichin MT karena yang bersangkutan mendapatkan tugas belajar (studi lanjut), dan mengangkat penggantinya, yaitu Ir. Endang Purwati MP. [Far]

Tiga Dosen Biologi Diundang Presentasi Seminar Internasional di India

Dikirim oleh prasetya1 pada 17 November 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2467

Tiga dosen biologi Universitas Brawijaya diundang untuk presentasi oral pada forum seminar internasional di India. Mereka itu, Dr. Rodliati Asrianingsih, Dra. Catur Retnaningdyah MSc, dan Ir. Estrilaras Arumningtyas MSc, secara hampir bersamaan diundang untuk berbicara di forum seminar internasional di India. Dr. Rodliati dan Dra. Catur Retnaningdyah di forum International Conference of Plant and Environtmental Pollution, di Raipur, 18-22 November 2005, masing-masing dengan judul: "Invasion Biology of Cyperus brevifolius", dan  "Benthic Microinvertebrate for Bioindicator of Detergent Polluted Rivers". Sedangkan Ir. Estrilaras Arumningtyas berbicara di forum International Conference on Plant Genomic and Biotechnology, di Mumbai, 24-27 Oktober 2005, dengan judul "RAPD Analysis of Genetic Mutation of Kenaf mutants induced by OMS".
Kedua seminar tersebut merupakan forum seminar international yang diselenggarakan oleh asosiasi masing-masing setiap empat tahun sekali.
Dosen-dosen tersebut mendapatkan sponsor dari organisasi internasional karena papernya dinilai sangat menarik. Selain itu juga memperoleh pendanaan dari proyek TPSDP (technical and professional skills development sector project). [SBS]

Pengembangan Model Inkubator Bisnis Perguruan Tinggi se-Indonesia

Dikirim oleh prasetya1 pada 17 November 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 49259


Di Hotel Regent Park Malang, Kamis (17/11), diselenggarakan Focused Group Discussion dengan tema "Pengembangan Model Inkubator Bisnis Perguruan Tinggi se-Indonesia". Acara diikuti oleh 42 peserta yang berasal dari 5 PTN di luar Jawa yaitu Universitas Riau, Universitas Mataram, Universitas Udayana, Universitas Sumatera Utara; 2 PTN di Jawa, UGM dan ITB, serta seluruh PTN dan PTS di Jawa Timur.
Hadir dalam pembukaan acara tersebut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas, Prof. Dr. H. Mansyur Ramly. Dalam sambutannya berharap agar PT mampu mengembangkan model pendekatan bisnis terlebih bagi PTN yang memasuki BHPMN. Hal ini menurutnya merupakan solusi dari dilematika yang dihadapi PT yang di satu sisi dituntut untuk meningkatkan kualitas, dan di sisi lain dituntut untuk mampu berkreativitas secara produktif. Sementara budaya yang ada selama ini PTN masih "sungkan" untuk ber"profit oriented". "Paradigma ini yang harus dirombak, untuk mengatasi dilematika yang dihadapi salah satunya PT harus mampu memiliki kemampuan entrepreneurship, intrapreneurship serta ultrapreneurship yang salah satunya melalui Inkubator bisnis", ungkap Mansyur Ramly. Ditambahkan pula bahwa PT memiliki kemampuan untuk lebih dinamis dengan segala potensi yang dimilikinya di antaranya SDM yang berkualitas serta kelebihannya dalam memprediksi dan menganalisis arah dan orientasi pembangunan ke depan.
Pembantu Rektor I Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito, yang juga berkesempatan membuka acara tersebut, menjelaskan bahwa inkubator bisnis adalah wadah yang memfasilitasi segala potensi yang ada di perguruan tinggi sebagai unit bisnis untuk kepentingan kegiatan akademis maupun non akademis. Dalam kesempatan tersebut Yogi Sugito yang juga Ketua Tim Inkubator Bisnis Unibraw yang kini beranggotakan 21 orang ini mengurai berbagai potensi yang ada di Unibraw yang mampu manjadi unit bisnis diantaranya dari sektor akademis meliputi penelitian, pendidikan dan pengabdian masyarakat dan dari sektor non akademis adalah asrama mahasiswa, guest house, poliklinik, serta rumah sakit pendidikan yang pada saat ini masih dalam wacana.