Prasetya Online

>

Berita UB

Pemenang Kuis Dinamika

Dikirim oleh prasetya1 pada 03 Juni 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2700

Pemenang utama Benny Widodo SH
Pemenang utama Benny Widodo SH
“Dinamika” Majalah Unit Korpri Universitas Brawijaya, dalam terbitan perdana (Februari 2006) mengadakan kuis. Pertanyaan kuis diambilkan dari isi artikel yang ada pada Dinamika nomor itu. Tercatat sebanyak 75 orang pembaca mengirimkan jawaban benar.
Untuk menentukan pemenang, diadakan undian pada Rabu 24/5. Penarikan undian dilakukan oleh Ketua Unit Korpri Drs. Djanalis Djanaid. Hasilnya, keluar sebagai pemenang untuk hadiah utama Rp 300 ribu: Benny Widodo SH (KP). Sementara itu hadiah hiburan dimenangkan oleh 10 peserta lainnya, yaitu: Avanty Nurdiana (mahasiswa Faperik), Richard Purworo (KP), Reni Astuti (FPi), Gatot Soeprapto (FP), Dewi Mirayanthi (KP), Dra. Ani Budi Astuti MSi (FMIPA), Dra. Haryati Usbandiah (FT), Teguh Triwahyudi (FP), Mardjuki Prabowo (PPS), dan Ahmad Awaluddin (mahasiswa FIA).
Pemenang utama Benny Widodo SH, menerima hadiah uang tunai yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Unit Korpri Universitas Brawijaya Ir. H. Chanif Mahdi MS, disaksikan Wakil Sekretaris Drs. S. Kusnady MSi, Sabtu 3 Juni 2006, di Kantor Humas Universitas Brawijaya, gedung Rektorat lantai I. [Far]

Menjelang Pimnas: Lomba Poster, Fotografi, Kaligrafi dan Karikatur 2006

Dikirim oleh prasetya1 pada 03 Juni 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2496

Perlombaan Poster Ilmiah, Poster Umum, Fotografi, Kaligrafi dan Karikatur
Perlombaan Poster Ilmiah, Poster Umum, Fotografi, Kaligrafi dan Karikatur
Menyongsong Pimnas IX di UMM Juli mendatang, Universitas Brawijaya melakukan persiapan, di antaranya dengan menyelenggarakan Perlombaan Poster Ilmiah, Poster Umum, Fotografi, Kaligrafi dan Karikatur.
Kegiatan ini diselenggarakan selama beberapa hari di lobi lantai I gedung Rektorat Universitas Brawijaya, dibuka hari Sabtu (3/6) . Jumlah karya mengikuti lomba adalah 27 poster ilmiah, 11 poster umum, 25 fotografi, 8 kaligrafi dan 8 karikatur.
Pelaksana kegiatan, yang juga staf ahli PR III Universitas Brawijaya, Ir. Arief Prayitno MS, mengatakan kriteria penilaian yang digunakan dalam lomba ini meliputi substansi (kreativitas, inovasi dan kegunaan), kejelasan informasi (visibility dan structured) serta penyajian (daya tarik, teliti dan praktis/simpel). Dalam perlombaan tersebut, juri yang dilibatkan adalah Prof. Dr. Ir. Hendrawan Soetanto MRurSc, Prof. Ir. I NG Wardana MEng PhD, Dr Ir Bambang Dwi Argo DEA dan Ir. Anang Lastriyanto MS. [nok]

Training Web Design di NIIT-ITCC unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 03 Juni 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2227

Training web design diselenggarakan NIIT-ITCC sebagai serangkaian kegiatan rutin setiap minggu, selama sehari penuh, Sabtu (3/6) di gedung Teknik Elektro Universitas Brawijaya. Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Herman Tolle ST MT, webmaster yang juga staf pengajar di jurusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang yang memenuhi ruangan ber-AC dengan fasilitas sebuah komputer/orang yang sekaligus juga dapat mengakses internet. Dalam kesempatan tersebut, materi yang disampaikan adalah design web statik dengan menggunakan program HTM, serta design web dinamik dengan menggunakan program macromedia dreamweaver. ”Dalam training ini bagi yang belum pernah membuat web design dijamin akan bisa, sedangkan bagi yang sudah menguasai akan
diberikan kesempatan untuk mengeksplor lebih dalam lagi”, ungkap Herman. Lebih lanjut disampaikannya, untuk menjadi seorang wabmaster yang handal, tidak mutlak dibutuhkan pendidikan formal dalam bidang IT. ”Banyak juga orang IT yang malah tidak menguasai keilmuannya sendiri”, ungkapnya. Menurutnya yang dibutuhkan adalah semangat untuk belajar, latihan terus
menerus serta menambah kreativitas dengan sering mengakses berbagai web. [nok]

MoU Unibraw dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang

Dikirim oleh prasetya1 pada 02 Juni 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2467

Nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Brawijaya dan Pemerintah Kabupaten Lumajang
Nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Brawijaya dan Pemerintah Kabupaten Lumajang
Nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Brawijaya dan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jumat 2/6, ditandatangani di gedung Rektorat Universitas Brawijaya lantai VII. Kedua belah pihak sepakat bekerjasama dalam pembangunan daerah Kabupaten Lumajang. Rektor Universitas Brawijaya, Prof.Dr.Ir. Bambang Guritno, menandatangani MoU tersebut bersama Bupati Lumajang Achmad Fauzi. Ruang lingkup perjanjian dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengembangan dan evaluasi program-program pembangunan serta pemberdayaan masyarakat dengan segala potensinya.
Secara terpisah, juga ditandatangani nota kesepahaman antara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang Budi Santoso SH MSi dan Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Ir. Imam Zaky MT. Kesepakatan bersama dalam penyusunan rencana induk transportasi Kabupaten Lumajang itu dituangkan dalam surat perjanjian kerjasama pelaksanaan pekerjaan. Ruang lingkup kerjasama meliputi perencanaan dan pengembangan sistem transportasi Kabupaten Lumajang beserta unsur-unsur dan aspek pendukungnya, termasuk di dalamnya aspek perencanaan makro dan mikro.
Turut hadir dalam acara penandatangan Pembantu Rektor I Prof.Dr.Ir. Yogi Sugito, Pembantu Rektor II Prof. Dr. Moch. Munir SH, Ka BAPSI Dra. Siti Romlah dan Ketua Jurusan Teknik Sipil Ir. Achmad Wicaksono MEng PhD. [nik]

Ir. Chanif Mahdi MS Temukan Pendeteksi Boraks dan Pewarna

Dikirim oleh prasetya1 pada 01 Juni 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 14079

Ir. Chanif Mahdi MS
Ir. Chanif Mahdi MS
Semakin luasnya penggunaan bahan tambahan pada makanan, menggugah Ir. Chanif Mahdi MS, dosen Biokimia FMIPA Universitas Brawijaya untuk terus melakukan penelitian. Kali ini penelitiannya diarahkan untuk mendapatkan reagen pendeteksi boraks (borax main reagent) dan pewarna (colors main reagent) pada makanan. Penelitian Chanif sebelumnya, beberapa bulan yang lalu, telah berhasil menemukan reagen pendeteksi formalin (formalin main reagent).
Tidak dapat dipungkiri bahwa tanpa bahan pengawet makanan tidak akan tahan lama. Manusia di jaman modern rupanya tidak bisa lepas sama sekali dari bahan tambahan makanan. Bahan tambahan makanan (food additives) sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Ia sudah dikenal sejak ribuan tahun. Konon zat ini digunakan sejak manusia mulai mengasinkan daging. Pengasinan itu dilakukan dengan tujuan agar daging bisa tahan lebih lama. Ternyata bahan yang digunakan sebagai tambahan makanan tersebut ada yang tidak alami dan dengan penggunaan yang tidak bertanggung jawab. Namun belakangan manusia menyadari tentang bahaya penggunaan bahan tambahan makanan.
Bahan tambahan makanan yang beredar di pasaran saat ini dikemas dengan berbagai macam fungsi meliputi antioksidan dan antioksidan sinergis, pengasam, penetral, pemanis buatan, pemutih dan pematang, penambah gizi, pengawet, pengemulsi (pencampur), pemantap dan pengental, pengeras, pewarna alami dan sintetis, penyedap rasa dan aroma, dan lainnya.