Prasetya Online

>

Berita UB

Dua Gurubesar Jepang Kuliah Tamu di Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 10 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1520


Dua guru besar Jepang memberikan kuliah tamu di Universitas Brawijaya, yaitu di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Fakultas Teknik.
Prof. Masato Iguchi dari Sakurajima Volcano Research Centre, Kyoto University, Jepang, menyampaikan kuliah selama 2 hari berturut-turut (6-7 Desember 2005), dengan tema: "Geophysical Monitoring System For Volcanic Hazard Mitigation". Kuliah hari pertama dengan subtema: "Monitoring System Of Volcanic Activity For Erruption At Sakurajima Volcano, Japan". Sedangkan kuliah hari kedua dengan subtema: "Monitoring System Of Volcanic Activity For Erruption At Semeru Volcano, Indonesia". Kegiatan dua hari  tersebut diikuti oleh mahasiswa dan dosen FMIPA.
Sementara itu seorang guru besar lainnya, Prof. Tatsuhiko Aizawa Osaka University, memberikan kuliah tamu di dua tempat. Tanggal 8-9 Desember 2005, di Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik dengan tema: "The Cell-Structural Materials: Advanced Design and Fabrication", dan 10 Desember 2005, berseminar di Jurusan Fisika, Fakultas MIPA dengan tema: "Revisit to Amorphous Materials". Kunjungan Prof. Aizawa ini adalah yang ketiga kalinya ke Fakultas MIPA untuk memberikan kuliah tamu. [AW]

Lagi, Tulisan Prof Soekartawi Dimuat Jurnal Internasional

Dikirim oleh prasetya1 pada 10 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1748

Karya iImiah terbaru Prof. Dr. Ir. Soekartawi MS, guru besar Fakultas Pertanian, dimuat di jurnal internasional. Karya berjudul "Understanding Open and Distance Learning in Indonesia" itu dimuat di International Journal for Vocational and Technical Education and Training, Volume 20, No. 12, pp: 20-23 (lSSN 1810-5416). Jurnal ini terbit Januari 2004, tapi baru saja beredar dan diterima Prof Soekartawi awal bulan ini.
Di dalam tulisan tersebut, Prof. Soekartawi menjelaskan adanya perubahan yang mendasar dalam pendidikan di Indonesia, yaitu dengan dilaksanakannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), baik di tingkat sekolah menengah maupun di tingkat perguruan tinggi. Dengan teknik baru ini, masalah pendidikan, khususnya persoalan pemerataan kesempatan belajar akan terbantu terselesaikan.
Prof. Soekartawi yakin kalau PJJ dilaksanakan dengan teknik e-Leaming atau On-line Learning dengan bantuan Web based Learning, maka baik masalah kualitas maupun pemerataan pendidikan akan terselesaikan. Begitu pula masalah pembiayaan juga dapat ditekan.
Oleh karena itu, Prof. Soekartawi menyarankan pentingnya segera mengintensifkan penggunaan teknik e-Learning ini untuk pendi-dikan di Indonesia. Diingatkannya pula bahwa kalau mau menyelenggarakan e-Learning, maka perlu persiapan yang matang, bukan saja hardware tetapi juga software, termasuk tersedianya SDM yang menguasai e-Leaming.
Prof. Soekartawi, selama 6 tahun bertugas sebagai OIC Director dan Deputy Director Southeast Asia Ministers of Education Organization (SEAMEO) di Filipina, dan 3 tahun sebagai Director SEAMEO Open Learning Center (SEAMOLEC) di Jakarta, merupakan warga Unibraw pertama yang dipercaya memimpin lembaga internasional tersebut. SEAMEO adalah lembaga yang melayani pendidikan terutama di negara-negara ASEAN. [SKW]

Temu Alumni Unibraw di Shangrila

Dikirim oleh prasetya1 pada 10 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2063

Sebagai satu upaya untuk mempererat silaturrahim antar alumni dan alumni dengan almamaternya, Ikatan Alumni Pusat Universitas Brawijaya bekerja sama dengan Ikatan Alumni Komisariat Fakultas dan Cabang mengelar Silaturahmi Nasional di Hotel Shangrila, Surabaya, Sabtu (10/12).
Sekitar 300 alumni dari berbagai angkatan dan daerah se-Indonesia berkumpul sambil bernostalgia bersama teman-teman serta dosennya ketika masih kuliah dulu. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut adalah Komisaris Utama Bank Bukopin, Saean Achmady (alumni FE), Direktur Treacery BNI, Fero (alumni FE), Direktur PT KAI, Ronny Wahyudi (alumni FT), Direktur Pemasaran Bank Jatim, dan Ahmad Nur Hasan (alumni FE).
Beberapa acara dikemas pada pertemuan itu, meliputi penandatanganan naskah kerjasama antara Universitas Brawijaya dengan Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, pameran produk masing-masing fakultas dan unit kerja di Universitas Brawijaya, diskusi panel serta ramah tamah/gathering.

MoU
Penandatangan MoU dengan Kementerian Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT) mengawali rangkaian kegiatan alumni tersebut adalah penandatanganan naskah kerjasama antara Universitas Brawijaya dengan Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal yang sedianya diselenggarakan pada malam harinya tetapi dimajukan karena aktivitas menteri.




Semnas Mesin Elektrik dan Elektronika Daya

Dikirim oleh prasetya1 pada 09 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1591

Kondisi harga minyak dunia yang cenderung mengalami kenaikan, memacu kita untuk mencari upaya memanfaatkan energi secara efisien, aman dan berkesinambungan. Dengan menggunakan teknologi di bidang mesin elektrik dan elektronika daya yang mengalami pembangunan pesat diharapkan penggunaan energi yang efisien, aman dan berkesinambungan dapat tercapai.
Demikian ungkap Direktur Politeknik Universitas Brawijaya diwakili oleh Pembantu Direktur I Luchis Rubiyanto ketika membuka seminar nasional mesin elektrik dan elektronika daya, Jumat (9/12) di gedung Widyaloka.
Tujuan diselenggaranya kegiatan ini adalah sebagai sarana pertukaran ide di antara para peneliti, akademisi, praktisi industri, dan institusi yang berkaitan di bidang energi, kontrol otomasi, serta elektronika daya.
Puluhan peserta dari perguruan tinggi negeri/swasta seperti ITB, UGM, STT Telkom, ITS, UNY, Universitas Riau, California Polytechnic State University, San Luis Obispo Amerika Serikat, Universitas Widyamandala, dan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, turut ambil bagian dalam seminar yang berlangsung selama dua hari ini.
Bertindak sebagai pembicara kunci, Dr. Ir. Didik Noto dari BPPT Jakarta dengan presentasi berjudul "Implementasi Pengaturan Burner dengan Temperatur Otomatis dengan Controller UT 550 KS". [nik]

Fieldtrip ke Oil Field Cepu

Dikirim oleh prasetya1 pada 08 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1888

Bekerjasama dengan American Association Petroleum Geologists (AAPG), Program Studi Geologi Jurusan Fisika Universitas Brawijaya membuka kesempatan untuk ikut serta dalam kegiatan Three Day Fieldtrip "Petroleum geological Fieldtrip At Giant Oil Field Cepu". Kegiatan akan diselenggarakan pada 26-28 Desember 2005 dengan melibatkan instruktur dari Pusdiklat Migas dan PT Pertamina JBT. Kesempatan ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, konsultan ataupun praktisi yang berkecimpung ataupun tertarik dalam bidang petroleum geology (geologists, geophysicists, engineers dan technician).
Pendaftaran kegiatan ini diselenggarakan sejak bulan silam hingga 19 Desember 2005 dengan konstribusi untuk mahasiswa sebesar Rp 250 ribu dan umum sebesar Rp 300 ribu. Dalam kesempatan tersebut, peserta akan mendapatkan T-shirt, Sertifikat, confortable travel, lodging, blocknote dan konsumsi untuk 7 kali. Pendaftaran dapat dilakukan melalui Tomo (081334108899), Erva (085648680908) dan Ratna (08175074650) atau email di scaapg_ub@yahoo.com dan geo_fisika_ub@yahoo.com atau datang langsung ke laboratorium geofisika di jurusan fisika Universitas Brawijaya. [nok]