Prasetya Online

>

Berita UB

Enam Guru Besar Baru

Dikirim oleh prasetya1 pada 11 Januari 2007 | Komentar : 0 | Dilihat : 2371

Dijadwalkan selama dua bulan ke depan, Universitas Brawijaya mengukuhkan enam orang guru besar baru dari berbagai bidang ilmu. Menurut Kepala Bagian Kepegawaian Dra Sukowinarti, keenam orang itu masing-masing adalah Dr dr Edi Widjajanto MS SpPK(K) dari Fakultas Kedokteran dan Dr Agus Widodo MKes dari Fakultas MIPA (dikukuhkan 17 Februari 2007); Dr Umar Burhan SE MS dan Dr Sutrisno T Ak MSi dari Fakultas Ekonomi (dikukuhkan 24 Februari 2007); serta Dr Sumartono MS dan Dr Soesilo Zauhar MS, dari Fakultas Ilmu Administrasi (dikukuhkan pada 3 Maret 2007).
Berikut, profil singkat keenam gurubesar baru tersebut.
Dr dr Edi Widjajanto adalah putra kelahiran Ngawi, 27/4/1950, dengan bidang keahlian patologi klinik, doktor lulusan Universitas Airlangga (2001), mengbadikan diri sebagai tenaga pengajar pada Fakultas Kedokteran sejak 1980, dengan jabatan akademik  terakhir lektor kepala, golongan IV/a, saat ini menjabat sebagai Ketua Program Studi S2 Bio Medik pada Program Pascasarjana Unibraw.
Dr Agus Widodo MKes adalah putra kelahiran Surabaya, 23/5/1953, doktor bidang MIPA dari Universitas Airlangga (2003), mengbadikan diri sebagai tenaga pengajar pada Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam sejak 1983, dengan jabatan akademik terakhir lektor kepala, golongan IV/b.

STOP PRESS: Kusmartono 52, Hartutik 52,

Dikirim oleh prasetya1 pada 11 Januari 2007 | Komentar : 0 | Dilihat : 2303

Dr Kusmartono
Dr Kusmartono
Prof Hartutik
Prof Hartutik
Hasil penjaringan suara bakal calon dekan di Fakultas Peternakan menunjukkan: Dr Kusmartono dan Prof Hartutik mendapatkan dukungan suara terbanyak, yaitu masing-masing 52 suara. Sementara kedua calon dekan lainnya jauh tertinggal. Dr Mochammad Junus mendapatkan 27 suara, sedangkan Prof Hendrawan Soetanto 24 suara.
Dengan demikian, urut-urutan perolehan suara calon dekan yang diajukan ke rapat senat Senin 15/1 untuk mendapatkan pertimbangan, yaitu Dr Ir Kusmartono, Prof Dr Ir Hartutik MP, Dr Ir Moch Junus MS, dan Prof Dr Ir Hendrawan Soetanto MRurSc. [Far]

Pemungutan Suara di Fapet

Dikirim oleh prasetya1 pada 11 Januari 2007 | Komentar : 0 | Dilihat : 1924

Dr Ifar Subagiyo
Dr Ifar Subagiyo
Setelah pemaparan visi, misi dan program bakal calon dekan Fakultas Peternakan (Fapet) selama dua hari (8/1-9/1) kepada kalangan mahasiswa, pegawai adminisrasi dan dosen, hari Kamis (11/1) ini diadakan pemungutan suara. Pemungutan suara ini dilakukan dalam tahap penjaringan atas 4 bakal calon dekan: Dr Kusmartono, Dr Moch Junus, Prof Hartutik, dan Prof Hendrawan Soetanto. Mereka yang berhak memberikan suara adalah 99 orang dosen, 5 wakil pegawai administrasi, dan 11 wakil mahasiswa.
Proses pemungutan suara berlangsung hingga siang hari. Termasuk Dekan Dr Ifar Subagiyo memberikan suaranya. Hasil pemungutan suara diumumkan setelah kotak suara dibuka pada pukul 14.00. Dua peraih suara terbanyak akan diajukan sebagai calon dekan kepada Senat Fapet. Hari Senin (15/1), Senat akan mengadakan rapat untuk memberikan pertimbangan atas dua calon tersebut guna diajukan untuk mendapatkan pengesahan dari Rektor. [Far]

Malaysia Jajaki Kemungkinan Kerjasama Pendidikan

Dikirim oleh prasetya1 pada 11 Januari 2007 | Komentar : 0 | Dilihat : 2253

 staf Kedutaan Besar Malaysia
staf Kedutaan Besar Malaysia
Rektor Prof Dr Ir Yogi Sugito, Kamis (11/1), di gedung Rektorat Universitas Brawijaya, menerima kunjungan staf Kedutaan Besar Malaysia dan Universitas Pertahanan Nasional Malaysia. Dalam rombongan yang dipimpin Mayjen Dato? Ir Ismail bin Samion itu turut serta Timbalan Ketua Setiausaha Kementerian Pertahanan Malaysia Dato? Jesbil Singh, Prof Madya Wan Mahzom binti Ahmad Shah dari UPNM, Pengarah Bahagian Governance Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia (KPTM) Dr Ismail bin Jamaludin, Puan Rahmah binti Hussain dari KPTM, En Baharudin bin Tahir, Brigjen Dato? (Dr) Mohd Zin dari Kementerian Pertahanan Malaysia, Rosli Sakimin. Dari pihak Universitas Brawijaya, hadir para dekan.
Kunjungan itu, oleh Kedutaan Besar Malaysia bagian pendidikan, dimaksudkan sebagai upaya penjajakan kerjasama di bidang pendidikan (educational collaboration) antara Universitas Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM) dan Universitas Brawijaya.
UPNM merupakan universitas yang baru saja ditingkatkan tarafnya oleh pemerintah Malaysia, dari Akademi Tentara Malaysia menjadi universitas. Pada kesempatan itu disampaikan, Malaysia bermaksud mengirimkan kaum muda Malaysia untuk menempuh pendidikan bidang kedokteran dan bidang teknik di Universitas Brawijaya, mulai jenjang sarjana hingga jenjang doktoral. [nik]

Seminar Internasional: Developing Entrepreneurship Educational Program

Dikirim oleh prasetya1 pada 10 Januari 2007 | Komentar : 0 | Dilihat : 4226

Seminar Entrepreneurship
Seminar Entrepreneurship
Bekerja sama dengan Japan Bank for International Cooperation (JBIC), dan Waseda University, Tokyo, Jepang, Pusat Pendidikan Kewirausahaan Universitas Brawijaya (University of Brawijaya Entrepreneurship Education Center, UBEEC), Rabu (10/1) di gedung PPI Universitas Brawijaya, menggelar seminar internasional "Mengembangkan Program Pendidikan Kewirausahaan (Developing Entrepreneurship Educational Program)".
Tahun lalu, Indonesia mencapai pertumbuhan pendapatan domestik bruto sekitar 6%. Namun sejumlah besar penduiduk Indonesia tetap dalam kemiskinan, khususnya di daerah pedesaan. Angka pengangguran 9,5%, sementara yang setengah menganggur 27%. Rencana pembangunan jangka menengah menegaskan, kemiskinan merupakan masalah nasional mendasar yang harus ditangani segera, dan menjadi prioritas dalam pelaksanaan program pembangunan nasional.
Salah satu cara efektif mengurangi angka kemiskinan adalah dengan memberdayakan dan mendidik masyarakat miskin untuk meningkatkan taraf hidupnya. Mereka harus dilatih bagaimana mengatur dan mengelola usaha kecil menengah (small-medium enterprise) di wilayah mereka tinggal.