Prasetya Online

>

Berita UB

Pemenang Lomba Desain Logo Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 21 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 5559

logo Universitas Brawijaya
logo Universitas Brawijaya
Melalui Keputusan nomor 163/SK/2006, tanggal 14 November 2006, Rektor menetapkan pemenang lomba desain logo Universitas Brawijaya. Penghargaan berupa sertifikat dan uang tunai Rp 3 juta diberikan kepada pemenang utama, Saiful Islam dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro. Sementara penghargaan berupa sertifikat dan uang tunai Rp 500 ribu, masing-masing diberikan kepada empat pemenang partisipatif, yaitu: Aditya Kurniawan (Fakultas Pertanian Jurusan Budidaya Pertanian), Shafia Islamia Ishar (Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur), Nizar Luthfiansyah (Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil), dan Dian Kurnia Arismawan (Fakultas Teknik Jurusan Mesin).
Hadiah bagi para pemenang lomba desain logo ini akan diserahkan hari Minggu, 26 November 2006, pukul 06.00 WIB, bersamaan dengan acara jalan sehat dalam rangka Dies Natalis ke-44 Universitas Brawijaya, di tempat pemberangkatan lapangan depan Rektorat.

Launching Forum Kajian Sains dan Al Qur'an (FKSA) PPS UB

Dikirim oleh prasetya1 pada 19 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3005

Berangkat dari kesadaran untuk lebih memperluas dan memperdalam pemahaman terhadap isi kandungan Kitab Suci Al Qur’an dengan latar belakang kepakaran ilmu, Program pascasarjana Universitas Brawijaya berupaya menghidupkan Forum Kajian Sains dan Al Qur’an (FKSA). Dijelaskan Direktur PPS Universitas Brawijaya, Prof Dr dr Djanggan Sargowo SpJP (K), forum kajian ini senantiasa memfasilitasi pakar-pakar dan peneliti-peneliti dari berbagai bidang ilmu untuk mengkomunikasikan dan mendialogkan hasil-hasil kajiannya. “Dengan cara ini, diharapkan wawasan dan pemahaman kita atas isi dan kandungan Al Qur’an menjadi lebih baik, dan pada akhirnya nilai-kualitas amal shaleh kita menjadi lebih banyak dan lebih baik”, tuturnya.
Bekerja sama dengan berbagai pihak, ke depan kegiatan FKSA akan lebih semarak dengan kesediaan beberapa narasumber menyampaikan pokok-pokok pikirannya melalui forum ini. Di antaranya, Prof H Amien Rais, Prof H Mahfud MD, Prof H Dien Syamsudin, KH Hasyim Muzadi, H Agus Mustofa, Prof H Imam Suprayogo, Dr Hj Lily Agustina, Prof H Armanu Thoyib, serta Prof H Suroso I Jazuli.
Pada acara launching FKSA di gedung baru PPS Universitas Brawijaya pada Minggu (19/11), hadir narasumber Prof Dr Fuad Amsyari MPH PhD (guru besar Unair Surabaya) dengan materi “Keterkaitan antara Ayat Kauniyah-Qauliyah", Prof Dr Ir Ika Rochdjatun Sastrahidayat (guru besar pertanian Unibraw dan pembina Forum Kajian Islam dan Sains “Bhima Sakti” Malang) dengan materi “Forum Silaturrahmi: Peranan Islam untuk Kedamaian Dunia”, dan Hanafi Pratomo (ICMI Orwil Jawa Timur) dengan materi “Di samping PKI, Gerakan JIL Sangat Membahayakan Hari Depan Umat”.

Menteri Kesehatan RI: Penelitian Mikrobiologi Klinik Harus dari Hulu

Dikirim oleh prasetya1 pada 18 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2635

Kongres Nasional Perhimpunan Ahli Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI ) VI di Hotel Santika Malang
Kongres Nasional Perhimpunan Ahli Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI ) VI di Hotel Santika Malang
Rangkaian kegiatan Kongres Nasional Perhimpunan Ahli Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI ) VI di Hotel Santika Malang sejak Kamis (16/9) mencapai puncaknya Sabtu (18/11). Kongres dibuka oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Dr dr Siti Fadillah Supari SpJP (K).
Dalam pidato sambutan, Menkes menyatakan sangat mendukung upaya pengendalian penyakit infeksi di Indonesia yang telah memiliki angka kesakitan dan kematian terbesar. ”Penyakit infeksi telah memberikan akibat pada semua aspek, bukan hanya endemik dan pandemik tapi juka ekonomi dan politik”, ungkapnya. Melihat fenomena ini, melalui PAMKI yang beranggotakan 150 ahli mikrobiologi klinik di seluruh Indonesia, Menkes sangat mengharap kerjasama dan komitmen pro aktif para ahli tersebut dalam mengendalikan penyakit infeksi di Indonesia. Disebut secara khusus, beberapa penyakit infeksi: flu burung, HIV, malaria, demam berdarah, SARS, dan TBC. Indonesia masih menduduki ranking 3 terbesar jumlah penderita TBC sedunia. Upaya pengendalian penyakit tersebut, menurut Menkes dapat dilakukan melalui early diagnostic kit dan vaksin. Terkait dua jenis upaya pengendalian/penghambatan ini, Menkes menekankan perlunya para peneliti yang tergabung dalam PAMKI untuk lebih intensif melakukan penelitian dengan menghasilkan diagnostic kit dan vaksin sendiri untuk kasus penyakit infeksi spesifik Indonesia. ”Selama ini vaksin dan diagnostic kit kita peroleh dari luar negeri, padahal belum tentu keduanya cocok diterapkan di Indonesia”, ungkapnya. Jika memang penelitian keduanya belum memungkinkan dilaksanakan di Indonesia, Menkes berharap pola kerjasama yang dimungkinkan dengan pihak luar negeri harus dalam posisi berimbang. ”Kita punya virus/bakterinya, mereka (pihak luar negeri) punya teknologinya”, ungkapnya dalam mengupayakan kemandirian riset di Indonesia.

Prof Umar Nimran ke Australia

Dikirim oleh prasetya1 pada 18 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3590

Prof Dr Umar Nimran MA
Prof Dr Umar Nimran MA
Prof Dr Umar Nimran MA, Pembantu Rektor IV Universitas Brawijaya, Sabtu 18/11 berangkat ke Australia dalam rangka Vocational and Technical Education Study Tour atas udangan Australian Education International (AEI).
Study tour tersebut diikuti oleh 4 (empat) orang anggota delegasi yang terdiri dari para senior officials Departemen Pendidikan Nasional, wakil dari Kadin dan pimpinan Politeknik, berlangsung hingga 24 November mendatang..

Meninggal Dunia: Drs Kusnadi MSi

Dikirim oleh prasetya1 pada 18 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1961

Telah meninggal dunia, Drs Kusnadi MSi (51 tahun), dosen senior Jurusan Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya, Sabtu 18 November 2006, sekitar pukul 07.00 WIB, di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Almarhum selama bertahun-tahun keluar-masuk rumah sakit karena komplikasi diabetes yang diidapnya, dan bahkan telah berkali-kali menjalani hemodialisis (cuci darah).