Prasetya Online

>

Berita UB

Unibraw akan terapkan ISO 2000

Dikirim oleh prasetya1 pada 06 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1402

Sistem pendidikan selalu berubah sesuai dengan tuntutan jaman. Unibraw sebagai salah satu perguruan tinggi yang terkemuka di Jawa Timur berusaha mengimbanginya dengan perubahan sistem penilaian mutu atau kualitas pendidikannya. Beberapa elemen yang terkait dari dosen dan mahasiswa pun nantinya akan dipertanyakan bagaimana kualitasnya. "Unibraw akan membuat standart kelulusan dan kami sudah memulai untuk merancangnya," ucap Abdul Madjid, dosen Fakultas Hukum.
ISO 2000 menjadi metode pilihan untuk mengukur kualitas lulusan. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mewujudkannya pertama ada stake holder yang nantinya peran ini akan diberikan kepada alumni Unibraw yang telah sukses di dunia kerja. Selain itu Unibraw harus membuat jaringan kerjasama dengan luar negeri.
Unibraw mulai mempersiapkan semuanya sampai pada tahap pembuatan team. "Kalau di UGM ada Kantor Jaminan Mutu (KJM), maka kami menyebutnya PJM atau pusat jaminan mutu," jelas Abdul Madjid SH MHum yang juga salah seorang panitia Dies Natalis 43 Unibraw. Prof Dr Soebarinoto, gurubesar Fakultas Peternakan, kemudian ditunjuk sebagai ketua tim penjaminan mutu Universitas Brawijaya. [van]

Menyikapi Isu Terorisme

Dikirim oleh prasetya1 pada 06 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 3268

Terorisme berupa aksi pengeboman yang pada saat ini marak, terasa semakin meresahkan warga masyarakat. Bukan hanya umat Islam yang pada saat ini paling banyak terkena imbasnya dari berbagai kejadian tersebut tetapi juga seluruh warga masyarakat yang merasa telah kehilangan rasa aman yang juga merupakan bagian dari hak asasinya.
Berangkat dari hal tersebut, Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya berinisiatif mengadakan dialog publik yang bertemakan "Optimalisasi Peran Mahasiswa dan Masyarakat dalam Menyikapi Isu Terorisme". Acara ini diselenggarakan di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya pada Selasa (6/12). Diungkapkan oleh Agung Pamudjianto, Presiden  Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menetralisir opini dengan menyampaikan persepsi berbagai pihak yang berhubungan langsung maupun tidak langsung terutama persepsi dalam pendefinisian terorisme serta jihad dalam Islam. Hadir sebagai pemateri dalam kesempatan tersebut adalah Muhammad Achwan (Ketua Lajnah Perwakilan Wilayah Majelis Mujahidin Jawa Timur), AKBP Drs. H. Dunan Ismail Isja MM (Kapolresta Malang) serta Abdul Hamid SH (Kepala Bidang HAM Bakesbang Propinsi Jawa Timur).

Tim Mahasiswa Unibraw Rebut Juara PPRI

Dikirim oleh prasetya1 pada 05 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1965

Wyka Aricahyanti dan Ika Arlina Prabowo
Wyka Aricahyanti dan Ika Arlina Prabowo
Heri Kristianto
Heri Kristianto
Tim mahasiswa Universitas Brawijaya berhasil menjuarai Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia yang diselenggarakan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Tim dari Fakultas Hukum keluar sebagai juara pertama bidang Ilmu Sosial, sedangkan dua mahasiswa Fakultas Kedokteran berhasil menjadi juara kedua dan juara ketiga bidang Ilmu Pengetahuan Alam.
Setelah presentasi di hadapan para juri, dua mahasiswa Fakultas Hukum, Ika Arlina Prabowo dan Wyka Aricahyanti berhasil merebut juara pertama pada ajang Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jumat 2/12. Kedua mahasiswa angkatan 2002 ini berhasil masuk babak final lima besar untuk bidang Ilmu Pengetahuan Sosial. Mereka membawakan makalah hasil penelitian berjudul "Efektivitas Penggunaan Merek Dagang Terdaftar sebagai Implementasi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek dalam Upaya meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat di Sentra Usaha Kecil Menengah Tas dan Koper di Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Studi Kasus di CV Citra Mulia Perkasa)".
Sementara itu dua orang mahasiswa Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Heri Kristianto dan Riki Ristanto, berhasil meraih juara untuk bidang Ilmu Pengetahuan Alam. Heri Kristianto yang merebut juara kedua mempresentasikan penelitiannya yang berjudul "Perbedaan Efektivitas Perawatan Luka Bakar Derajat II dengan Lendir Lidah Buaya (Aloevera) Dibandingkan dengan Cairan Fisiologis (Normal Saline 0,9%) dalam Mempercepat Proses Penyembuhan". Riki Ristanto yang meraih juara ketiga, mempresentasikan judul penelitian " Keefektifan Penggunaan Povidone Iodine 10% (Betadine) dan Madu Nektar Flora dalam Mempercepat Proses Penyembuhan Luka Bersih pada Marmut (Cavia porcellus)".
Tema PPRI 2005 yang diangkat kali ini adalah "Menumbuhkan Kreativitas dan Daya Inovasi Remaja dalam Pengembangan Iptek untuk Pembangunan Berkelanjutan". Tujuan yang hendak dicapai antara lain untuk meningkatkan kesadaran para remaja di Indonesia akan pentingnya iptek, menumbuhkembangkan rasa ingin tahu, kemampuan, kreativitas dan inovasi remaja melalui kegiatan penelitian sekaligus wadah asah, asih dan asuh bagi remaja.
Dewan juri yang diketuai oleh Dr. Agus Hartanto menyatakan bahwa dari 414 judul penelitian yang masuk ke panitia, hanya lima belas judul saja yang masuk ke babak final. Kelima belas judul ini terbagi dalam tiga kategori meliputi ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial dan teknologi. Para finalis berasal dari perguruan tinggi se-Indonesia seperti Universitas Haluoleo Kendari, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Lampung, Universitas Negeri Semarang Politeknik Negeri Bandung dan Universitas Airlangga.
Juara pertama PPRI 2005 berhak atas sertifikat, trofi dan bea-siswa sebesar 5 juta rupiah. Juara kedua mendapatkan beasiswa 4 juta rupiah, dan juara ketiga mendapatkan beasiswa sebesar 3 juta rupiah. [nik]

Masuk, Lima Nama Bakal Calon Rektor

Dikirim oleh prasetya1 pada 03 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2479

Prof. Djanggan Sargowo
Prof. Djanggan Sargowo
Prof. Yogi Sugito
Prof. Yogi Sugito
Prof. Umar Nimran
Prof. Umar Nimran
Prof. Soekartawi
Prof. Soekartawi
Prof. Budiono Mismail
Prof. Budiono Mismail
Prof. Djanggan Sargowo
Prof. Yogi Sugito
Prof. Umar Nimran
Prof. Soekartawi 
Prof. Budiono Mismail 
Sampai batas akhir 3 Desember 2005 pukul 14.00 WIB, lima nama akhirnya menyatakan diri bersedia untuk dicalonkan sebagai Rektor Universitas Brawijaya periode 2006-2010.
Kelima orang itu adalah: Prof. Dr. Djanggan Sargowo (58, Direktur Pascasarjana/guru besar FK), Prof. Dr. Yogi Sugito (54, PR-I/guru besar FP), Prof. Dr. Umar Nimran (56, PR-IV/guru besar FIA), Prof. Dr. Soekartawi (58, mantan Direktur SEAMOLEC/guru besar FP), dan Prof. Dr. Budiono Mismail (58, mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Indonesia di Bangkok/guru besar FT).
Selain mereka, ada 4 nama yang mengembalikan formulir isian, namun menyatakan tidak bersedia dicalonkan, Dr. Ir. Hartutik MP (dosen Fapet), Prof. Dr. Simon Bambang Widjanarko (Dekan FTP), Dr. Ir. Susinggih Wijana (PD-III FTP), dan Prof. Dr. Siti Chuzaemi (guru besar Fapet).
Sekretaris Panitia Penjaringan dan Pertimbangan Calon Rektor Unibraw Ir. Sudarminto Setyo Yuwono MSc menjelaskan, dari 144 nama yang berhak dicalonkan dan telah menerima formulir isian, hanya 9 orang yang mengembalikan formulir, 4 di antaranya menyatakan tidak bersedia, dan 5 orang menyatakan bersedia.
Tahapan selanjutnya, Panitia akan mengumumkan daftar nama bakal calon rektor yang masuk pada hari Sabtu (10/12). Setelah itu sivitas akademika diberi kesempatan untuk berdialog dengan kelima bakal calon itu pada tanggal 13-15 Desember 2005, di Widyaloka, pukul 09.00-12.00 WIB.
Tahap penjaringan dalam bentuk pemungutan suara, diselenggarakan hari Sabtu 17/12 di unit-unit kerja (fakultas dan kantor pusat). Mereka yang berhak memilih adalah para dosen, perwakilan mahasiswa, dan perwakilan karyawan.
Panitia akan mengumumkan nama yang terjaring dan memenuhi syarat sebagai calon rektor pada hari Senin 19/12. Selanjutnya, para calon rektor mempresentasikan visi dan misi masing-masing di depan Senat Universitas Brawijaya pada hari Sabtu 24/12.
Dan pekan berikutnya Sabtu 31/12, Senat akan memberikan pertimbangan terhadap calon rektor. Senat akan mengusulkan 3 nama calon yang mendapatkan suara terbanyak kepada Menteri Pendidikan Nasional, dan Menteri akan menetapkan seorang di antaranya sebagai Rektor Unibraw periode 2006-2010. [Far]

Civil Viesta 2005: Entrepreneurship Seminar

Dikirim oleh prasetya1 pada 03 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2153

Bertempat di gedung widyaloka Universitas Brawijaya, pada Sabtu (3/12) Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Brawijaya menyelenggarakan kegiatan Civil Viesta 2005 dengan mengambil tajuk Entrepreneurship Seminar: Attendant Today, Entrepreneur Tomorrow. Hari ini hadir, esok menjadi entrepreneur. Hadir sebagai pemateri dalam kesempatan tersebut adalah Azrul Ananda, Sony Sugema MBA dan Ir. Sri Wagiati Santoso. Dalam kesempatan tersebut, Sony Sugema menyampaikan materi bertajuk "Menggapai Impian". Dalam penyampaiannya dipaparkan 3 kunci sukses, yakni impian, ilmu, dan kerja keras. Lebih lanjut diberikan tips dan trik menjadi seorang entrepreneur handal yang dikolaborasi dengan motivasi internal.
Sementara itu Sri Wagiati Santoso, yang juga alumni Teknik Sipil Universitas Brawijaya, lebih banyak menyoroti latar belakang, definisi, serta bagaimana menjadi entrepreneur. Menurutnya, entrepreneur adalah seorang yang berani mengambil risiko dan memiliki kemampuan leadership. Lebih lanjut disampaikan bahwa untuk berani mengambil risiko dibutuhkan modal keberanian, dasar pertimbangan, strategi serta the power of mind. Disampaikan di akhir paparannya, bahwa seorang pemimpin adalah orang yang memiliki kemampuan, dapat dipercaya serta dapat diterima. Terakhir kali yang dibutuhkan dari seorang entrepreneur adalah JUST DO IT!! Yang tentu saja dibutuhkan keuletan, ketangguhan serta fighting spirit. [nok]