Prasetya Online

>

Berita UB

Status BHMN Tak Ada Landasan Hukum Jelas

Dikirim oleh prasetya1 pada 24 Maret 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2826

Keinginan Universitas Brawijaya berubah status menjadi perguruan tinggi negeri yang Berbadan Hukum Milik Negara (BHMN) masih jauh dari harapan. Sebab status PT yang BHMN terkesan sangat dipaksakan elit birokrasi Depdiknas. Selain itu juga tidak memiliki landasan konstitusional yang kuat.
"Secara konstitusional (UUD 1945 pasal 31), sistem penyelenggaraan pendidikan dan pendanaannya menjadi tanggung jawab negara. Tapi dalam PT BHMN, otonomi kampus, dalam tanggung jawabnya justru dibebankan pada masyarakat," jelas Rahmad Syafaat, SH MS, dosen FH Unibraw dalam seminar BHMN di Widyaloka Unibraw, Rabu (23/3).
Dijelaskan, bila PT sudah BHMN akhirnya terjadi kenaikan biaya pendidikan. Dengan demikian, semakin susah saja anak yang dari keluarga tak mampu untuk bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Ia mendesak secepatnya pemerintah mengintrodusir RUU BHP (Badan Hukum Pendidikan).

Tim Rencana Strategis Unibraw 2005-2015

Dikirim oleh prasetya1 pada 23 Maret 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1773

Rencana Strategis (Renstra) Universitas Brawijaya tahun 1995-2005 sudah habis masa berlakunya. Oleh karena itu Rektor memandang perlu membentuk sebuah tim baru untuk menyusun Renstra Unibraw periode tahun 2005-2015.
Tim yang bertugas menyusun Renstra Unibraw untuk masa 10 tahun ke depan ini bertanggung jawab langsung kepada Rektor. Tim Penyusun Renstra Unibraw 2005-2015 tersebut diketuai oleh Prof. Dr. Umar Nimran MA (Pembantu Rektor IV), dibantu oleh dr. Andi Ansharullah sebagai wakil ketua, Dra. Siti Romlah dan Drs. Slamet Kusnadi masing-masing sebagai sekretaris dan wakil sekretaris, dan para anggota yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Hendrawan Soetanto MRurSc, Prof. Dr. Sutiman Bambang Sumitro SU, Dr. Ir. Abdul Latief Abadi MS, Dr. Suhadak MEc, Gugus Irianto SE MSA Ak, dan Dr. Ir. Moch Sasmito Djati MS.
Susunan tim ini ditetapkan dengan Keputusan Rektor nomor 032/SK/2005, yang berlaku sejak 23 Maret 2005. [Far]

Lomba Rancang Bangun Alat dan Mesin Pertanian di Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 23 Maret 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 3363

Sebagai rangkaian dari acara March Agricultural Engineering, di Gedung PPI, diadakan lomba rancang bangun alat dan mesin pertanian (alsintan) tingkat nasional. Acara yang digelar Rabu 23/3 ini diikuti oleh tujuh kelompok berasal dari berbagai universitas di Indonesia, yaitu Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Brawijaya (2 tim), Institut Teknologi Bandung, Universitas Mataram, Universitas Jenderal Soedirman, serta Institut Pertanian Bogor.
Judul rancang bangun alsintan yang diikutkan lomba adalah: "Mesin Pemipil Jagung" oleh Avin Yanuarto, Cahyono Agus Tri Pambudi dan Fitri Yulianto dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta; "Rancang Bangun Mesin Pengupas Kulit Ari Kacang Kedelai dengan Sistem Screw Conveyor" oleh Agung Setyawan, Fery Kristanto dan Yan Candra Lumintang dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya; "Kolaborasi Teknologi Pertanian dan Penerbangan untuk Penyemprotan Pupuk dan Pestisida pada Tanaman Pertanian" oleh Sukarno dari Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung; "Pengering Mente dengan Bahan Bakar Tempurung Kelapa dan Pemanasan Udara Tidak Langsung (Perantara Pasir)" oleh Lalu Muh. Hasyim dan Subhan Takdir dari Fakultas Teknik Universitas Mataram; "Modifikasi Alat Pemipil Jagung dan Perontok Padi Terintegrasi untuk Penggunaan di Wilayah Pedesaan" oleh Dwi Novie K.P. dan Eka Chandra Wahyuni dari Fakultas Pertanian UniversitaA Jenderal Sudirman; "Alat Pemupuk Tanaman Rumput dengan Menggunakan Metering Device Tipe Silender Berputar (Agitator Feed)" oleh Indra Budi Nugraha, Windi Hapsoro, dan Fajar Musprianto G dari Fakultas Teknologi Pertanian IPB, serta "Mesin Penyiang Berpenggerak Satu Roda untuk Lahan Kering" oleh Gatot Ari Wibowo dan Eko Wahyudi dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya.

Peran Strategis Mekanisasi Pertanian Mendukung Agroindustri

Dikirim oleh prasetya1 pada 22 Maret 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 3237

Bertempat di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Rabu 22/3, diadakan Seminar Nasional Mekanisasi Pertanian dengan tema "Peran Strategis Mekanisasi Pertanian dalam Mendukung Dunia Agroindustri". Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan March Agricultural Engineering yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (Himateta) Universitas Brawijaya.
Hadir sebagai pemateri dalam kesempatan tersebut adalah Dr. Ir. Handaka MEng (Kepala balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Badan Litbang Pertanian Departemen Pertanian), Ir. Soejitno MIM (administratur Pabrik Gula Djatiroto PTP XI (Persero), dan Dr. Ing. Suwandi Sugondo (General Manager Engineering PT Agerindo Ltd). Materi yang disampaikan berturut-turut adalah Peran Strategis Mekanisasi Pertanian dalam Dunia Agroindustri; Peran Alsintan dalam Proses Pra Panen bidang Agroindustri di Pabrik Gula Djatiroto; Kebijakan dan Hasil-Hasil Rancang Bangun Alsintan di PT Agrindo Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut Prof. Dr. Bambang Suharto berhalangan hadir dan digantikan materi pembangunan motivasi internal oleh Ir. Soejitno MIM yang juga merupakan trainer kepemimpinan dan MSDM serta pengarang buku Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang telah menulis lebih dari 80 buku.

Prof. Syamsulbahri Rangkap Ketua Lemlit

Dikirim oleh prasetya1 pada 22 Maret 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1739

Prof. Dr. Ir. Syamsulbahri MS
Prof. Dr. Ir. Syamsulbahri MS
Dengan diangkatnya Ketua Lembaga Penelitian Universitas Brawijaya (Lemlit Unibraw), Prof. Dr. Ir. Moch. Munir MS, sebagai Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Rektor memandang perlu mengisi kekosongan jabatan tersebut dengan segera mengangkat penggantinya.
Selain itu, Rektor juga mempertimbangkan segi efisiensi organisasi, sehingga jabatan Ketua Lembaga Penelitian dipandang perlu untuk dirangkap oleh Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM), yang saat ini dijabat oleh Prof. Dr. Ir. Syamsulbahri MS.
Keputusan Rektor nomor 031/SK/2005 tanggal 22 Maret 2005 yang menetapkan hal tersebut dikeluarkan setelah memperhatikan hasil rapat Senat Universitas Brawijaya tanggal 12 Januari 2005. [Far]