Prasetya Online

>

Berita UB

Temu Bisnis Agroindustri Jagung

Dikirim oleh prasetya1 pada 30 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3424

Penanganan secara serius beberapa komoditi pertanian strategis di Indonesia dapat memberikan konstribusi positif secara menyeluruh dalam semua aspek dan stakeholders, baik itu petani, industriawan maupun pemerintah. Hal ini menjadi latar belakang Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Pertanian (Himatitan) menyelenggarakan kegiatan “Temu Bisnis dan Agroindustri Jagung”. Kegiatan diselenggarakan di gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Kamis 30/11, mengundang stakeholders agroindustri jagung, seperti GAPOKTAN di wilayah Malang Raya mewakili petani, PT Bogasari Flour Mills Tbk, PT Charoen Phokpand, PT BISI, PT Tanindo, dan PT Petrokimia Gresik dari kalangan industriawan, serta kalangan pemerintah dan akademisi.
Ketua Pelaksana Dr Ir Imam Santoso MP dalam sambutan mengatakan, Jawa Timur merupakan daerah sentra pertanian, khususnya jagung. Jagung merupakan salah satu komoditi strategis yang harus ditangani dengan baik sehingga produksi yang melimpah ketika panen tidak merugikan petani, dan pengolahan pascapanen dapat mendukung proses selanjutnya. “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat ditemukan model kemitraan yang sesuai untuk mempertemukan berbagai stakeholders dalam penanganan jagung”, ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan, konsepsi kemitraan yang ditawarkan nantinya adalah fasilitasi pendampingan, bantuan peralatan serta jalinan kerjasama. Untuk merealisasikan hal ini, dalam kegiatan ini dilangsungkan pula MoU antara GAPOKTAN Malang Raya dengan salah satu industri pakan ternak ternama di Indonesia.
Acara yang dibuka ketua LPM Universitas Brawijaya, Prof Dr Ir Syamsulbahri MS ini, didukung oleh keynote speech Menteri Pertanian RI, Dr Ir Anton Apriantono MS. Di samping itu penyaji Dr Ir Moehaimin Sovan MA dari Direktorat Pemasaran Domestik Departemen Pertanian RI, membawakan “Pengembangan GAPOKTAN dalam Rangka Menumbuhkembangkan Agroindustri Komoditi Strategis”, Fransiscus Welirang Direktur PT Bogasari Flour Mills, dengan materi "Local SME’S Development" dan PT Petrokimia Gresik dengan materi “Pengalaman Kerjasama Kemitraan PT Petrokimia Gresik”.

Sucik Maylinda Raih Doktor dari IPB

Dikirim oleh prasetya1 pada 29 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 29501

Ir Sucik Maylinda MS
Ir Sucik Maylinda MS
Susu merupakan salah satu sumber protein hewani yang produksinya terus meningkat setiap tahun. Meskipun demikian, tingkat ketersediaan susu dan tingkat kebutuhan susu dalam negeri masih belum tercukupi. Hal ini salah satunya disebabkan rendahnya populasi dan potensi genetik sapi perah, serta kondisi manajemen pemeliharaan yang kurang baik.
Demikian ungkap Ir Sucik Maylinda MS dalam disertasi berjudul ”Marker Genetik Penentu Potensi Produksi Susu pada Sapi Perah Impor dan Lokal di Grati Pasuruan”. Ujian terbuka disertasi dosen senior Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya ini berlangsung di Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Rabu 29/11.
Penguji utama dalam ujian itu adalah Dr Ir Muladno MSA, sedangkan anggota penguji terdiri dari Dr Drh Palla Waruka MSc, Dr Ir Endang Triwulansih MS, dan Prof Dr Adi Sudono MSc, serta penguji tambahan Dr Ir Kusumo Dwianto dan Dr Ir Suryahadi DEA.
Lebih lanjut Sucik mengungkapkan, Propinsi Jawa Timur merupakan daerah kantong sapi perah yang menghasilkan produksi susu lebih tinggi dibandingkan daerah lain seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah. Salah satu daerah penghasil susu di Jawa Timur adalah Grati di Kabupaten Pasuruan. Sapi perah lokal Grati dikenal sebagai Identitas Fauna Kabupaten Pasuruan, yang banyak dipelihara masyarakat. Sapi grati merupakan sapi perah lokal keturunan dari sapi peranakan ongole dan sapi fries holland yang disilangkan pada jaman pemerintahan Hindia Belanda. Sebagai usaha untuk meningkatkan produksi susu dalam negeri, pemerintah mendatangkan sapi impor. Keberadaan sapi impor ternyata belum mampu menghasilkan produksi susu secara optimal. Penyebabnya di antaranya sapi impor belum mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat, dan tata laksana pemeliharaan sapi perah di peternakan rakyat yang masih tradisional.

Penghargaan bagi Pensiunan

Dikirim oleh prasetya1 pada 29 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2045

piagam penghargaan dan tali asih kepada 21 orang pensiunan/janda pegawai
piagam penghargaan dan tali asih kepada 21 orang pensiunan/janda pegawai
Dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-35 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), diberikan piagam penghargaan dan tali asih kepada 21 orang pensiunan/janda pegawai di lingkungan Universitas Brawijaya. Mereka mengakhiri tugas sebagai pegawai, baik karena memasuki memasuki masa pensiun maupun karena meninggal dunia pada tahun 2006 ini.
Berikut adalah daftar nama mereka: Ir Damanhuri (FPi, golongan IV/c, terhitung mulai tanggal 1/1/2006), Drs Soekarto MSi (FIA, gol IV/d, tmt 1/1/2006), Drs Djoko Winarso MSi (FIA, gol IV/d, tmt 1/3/2006, meninggal dunia), Prof Dr Moch Ichsan (FIA, gol IV/e, tmt 1/3/2006, meninggal dunia), Drs Lukman Syamsudin MA (FIA, gol IV/d, tmt 1/3/2006, meninggal dunia), Ir Titik Pudjiastutie (FPt, gol IV/b, tmt 1/3/2006), Dr Ir Drs Made M Ardhana MAppSc (FPt, gol IV/b, tmt 1/4/2006), Ir Imam Syafii MS (FP, gol IV/d, tmt 1/4/2006), Drs Koesnadi (FTP, gol III/c, tmt 1/4/2006), Drs Sukarno (FE, gol IV/c, tmt 1/6/2006), FX Hardjito (FK, gol III/b, tmt 1/7/2006), Muhammad Dikin (FT, gol II/b, tmt 1/7/2006), Edi Suprapto (KP, gol III/c, tmt 1/7/2006), Prof Dr Mohamad Saleh Sjafradji MADE (FE, gol IV/e, tmt 1/8/2006), Drs Abdul Gafur (KP, gol IV/b, tmt 1/8/2006), Dra Berlian Gani (FE, gol IV/c, tmt 1/9/2006), Prof Dr R Riyadi Soeprapto MS (FIA, gol IV/d, tmt 1/9/2006, meninggal dunia), Mulyono (FP, gol II/b, tmt 1/9/2006), Endang Mubihandari (KP, gol III/c, tmt 1/9/2006), Drs I Ketut Tirte (FIA, gol IV/c, tmt 1/10/2006), dan Dra Tryfena Maria Pigawahi Pajouw (FK, gol IV/b, tmt 1/11/2006).

Upacara Bendera HUT Korpri Ke-35

Dikirim oleh prasetya1 pada 29 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2397

Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-35
Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-35
Segenap pegawai di lingkungan Universitas Brawijaya mengikuti upacara bendera, yang diadakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-35, Rabu 29/11, di lapangan Rektorat.
Bertindak sebagai pembina upacara Rektor Prof Dr Ir Yogi Sugito. Para peserta upacara terdiri dari tenaga edukatif maupun tenaga administrasi baik yang berstatus pegawai negeri sipil maupun pegawai honorer. Pada kesempatan itu juga diumumkan nama 21 orang pegawai yang telah purna tugas pada tahun 2006 ini.
Pada upacara itu Rektor membacakan sambutan tertulis Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, selaku penasehat nasional Korpri. Dalam sambutan itu Presiden mengatakan, anggota Korpri sebagai aparatur pemerintah, seyogianya dapat menjadi panutan bagi masyarakat. Anggota Korpri harus mampu menunjukkan kinerja yang optimal dalam melaksanakan tugas sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Presiden berharap agar kesan bahwa aparatur negara sering lamban dalam memberikan pelayanan publik harus dihapuskan. Kesan itu, memberikan citra yang tidak menguntungkan bagi birokrasi pemerintahan.

Staf BAPSI Berikan Technical Assistance LAKIP ke Poltek Banjarmasin

Dikirim oleh prasetya1 pada 29 November 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1779

Tjahyo Handoko
Tjahyo Handoko
Memenuhi permintaan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Universitas Brawijaya mengirimkan seorang staf Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI), Tjahyo Handoko, untuk memberikan technical assistence. Bantuan teknis tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan Tim LAKIP di lingkungan Poliban dalam rangka penyusunan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) instansi itu.
Technical assistance dilaksanakan pada Pelatihan Penyusunan LAKIP POLIBAN yang berlangsung pada tanggal 29 November 2006, dengan dua materi sekaligus, yakni: Pengantar Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dan Technical Assistance Penyusunan Laporan Bulanan LAKIP sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 14/Tahun 2006. Pelatihan selama sehari itu diikuti 18 orang peserta wakil tujuh program studi yang ada di Politeknik Negeri Banjarmasin. [yok]