Prasetya Online

>

Berita UB

Jaringan Internet Unibraw Tambah Bandwidth 2 MBps

Dikirim oleh prasetya1 pada 01 Juni 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2803

Kapasitas bandwidth jaringan internet Universitas Brawijaya, sejak awal Mei 2006 mendapatkan penambahan 2 Mbps (megabyte per second). Demikian laporan UPPTI (unit pengkajian dan pengembangan teknologi informasi) selaku instansi yang bertanggung jawab atas perkembangan teknologi informasi di Universitas Brawijaya, melalui surat kepada Rektor bernomor 073/J10/UPPTI/TI/2006 tanggal 1 Juni 2006, yang ditandatangani Direktur Prof Dr Ir Abdul Latief Abadi MS.
Tambahan ini diperoleh dengan berlangganan pada Hawaii Pacific Telcom (HPT), menggunakan dana mahasiswa baru tahun ajaran 2005-2006. Sementara itu uplink dari Icon+ sebesar 768 Kbps (kilobyte per second) yang dilanggan selama ini, 256 KBps digunakan untuk LAN (local area network) Universitas Brawijaya, 512 KBps untuk layanan-layanan web Universitas Brawijaya, sedangkan downlink sebesar 768 Kbps seluruhnya digunakan untuk akses internet di lingkungan Universitas Brawijaya.

Seleksi Mahasiswa Baru SPMB 2006

Dikirim oleh prasetya1 pada 01 Juni 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2205

Tergabung dalam Panitia Lokal Malang, Universitas Brawijaya  melaksanakan pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) pada 20-30 Juni 2006, dan ujian tulis pada 5-6 Juli 2006.
Persyaratan peserta seleksi adalah lulusan SMTA (SMA, MA, SMK, SMTA luar negeri, dsb) dari tiga angkatan kelulusan terakhir (2006, 2005, dan 2004). Pada waktu pendaftaran peserta harus melampirkan fotokopi ijazah, atau surat keterangan lulus (SKL) berfoto yang disahkan kepala sekolah. Berbeda dengan tahun lalu, pendaftar harus sudah lulus ujian SMTA karena pada tahun ini tidak ada ujian ulangan untuk ujian nasional.
Peserta dapat memilih program studi di perguruan tinggi negeri anggota Perhimpunan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) yang tersebar di 3 region. Regional I sebanyak 20 PTN, Regional II sebanyak 10 PTN, dan Regional III sebanyak 23 PTN. Semuanya 1799 program studi dari 53 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.

Ujian Disertasi Dr. Moh. Khusaini SE MSi MA

Dikirim oleh prasetya1 pada 01 Juni 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3287

Dr. Moh. Khusaini SE MSi MA
Dr. Moh. Khusaini SE MSi MA
Desentralisasi fiskal saat ini telah menjadi fenomena global yang melanda berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Desentralisasi fiskal di satu sisi dipercaya sebagai solusi atas segala macam persoalan ekonomi dan politik yang sedang dihadapi, namun disisi lain juga berpotensi menimbulkan persoalan baru yang menjadi tambahan beban berat yang telah dipikul selama ini. Berangkat dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap efisiensi ekonomi sektor publik, pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat lokal, serta bagaimana pengaruh implementasi desentralisasi fiskal terhadap manajamen, struktur dan perilaku anggaran daerah, Moh. Khusaini mempresentasikan disertasinya yang berjudul ôKajian Desentralisasi Fiskal, Pengaruhnya Terhadap Efisiensi Ekonomi, Sektor Publik, Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat (Studi pada Kabupaten/Kota di Jawa Timur), Kamis 1 Juni 2006.
Khusaini melakukan penelitian terhadap dua puluh sembilan kabupaten di Jawa Timur meliputi Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep serta delapan kota yaitu, Kediri, Blitar, Malang, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Madiun, dan kota Surabaya. Data yang digunakan adalah data APBD, PDRB dan indikator ekonomi makro serta data indeks pembangunan manusia kabupaten/kota di Jawa Timur 1999 s/d 2002.

Tim Robot Unibraw Siap Tarung

Dikirim oleh prasetya1 pada 31 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2388

tim robot UB
tim robot UB
Robot Mahameru I, karya mahasiswa Teknik Elektro Universitas Brawijaya siap bertarung di ajang Kontes Robot Indonesia. Kontes itu akan berlangsung di Balairung Universitas Indonesia pada 3-4 Juni 2006.
Tim mahasiswa ini telah mempersiapkan diri selama setengah tahun. Menurut penuturan ketua tim Muhammad Akbar Basuki kepada Prasetya Online, dalam kontes itu robot Mahameru I harus bisa membawa builder blok untuk ditaruh di tower setinggi 2,5 meter dan 1 meter, disesuaikan dengan tema pada ABU Robocon se-Asia Pasific di Malaysia beberapa waktu mendatang.

Disertasi Mochammad Junus: Upaya Meningkatkan Produktivitas Koloni Lebah

Dikirim oleh prasetya1 pada 31 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2885

Ir. Mochammad Junus MS.
Ir. Mochammad Junus MS.
Program Pascasarjana (PPS) Universitas Brawijaya, Rabu 31/5, menggelar ujian terbuka disertasi bagi kandidat doktor ilmu pertanian Ir. Mochammad Junus MS. Dalam ujian tersebut, Mochammad Junus membawakan disertasi berjudul "Peranan Umur Lebah Ratu, Jumlah Sisiran Eram, dan Pemakaian Penyekat Ratu pada Saat Musim Bunga dalam Meningkatkan Produktivitas Koloni Lebah Apis mellifera".
Bertindak selaku promotor dalam ujian tersebut Prof Dr Ir Achmanu Zakaria, dan kopromotor Dr Susilowati Hadisoesilo serta Dr Bagyo Yanuwiadi. Para penguji terdiri dari Prof Dr drh Pratiwi Trisunuwati MS, Dr Ir Gatot Mudjiono, Dr Ir Moch Sasmito Djati MS, dan Prof Dr Ir Adji Sastrosupadi (dari Balittas Malang).
Dalam disertasinya, Mochammad Junus menyatakan untuk meningkatkan produksi koloni lebah madu saat musim bunga, peternak perlu memperhatikan umur lebah ratu, jumlah sisiran eram dan pemakaian penyekat ratu, serta memperhatikan sistem pemeliharaan lebah madu seperti hasil percobaan baik untuk meningkatkan produksi anakan dan madu.
Lebih jauh diungkapkan bahwa nektar dan polen merupakan produk tanaman yang digunakan sebagai pakan utama bagi lebah madu. Sebagai negara tropis Indonesia memiliki ketersediaan pakan untuk lebah madu sepanjang tahun dari berbagai jenis tanaman yang mampu memproduksi nektar dan polen dalam waktu yang tidak bersamaan. Satu di antaranya adalah tanaman kapuk di mana koloni lebah selama musim bunga kapuk, berkembang dengan pesat serta produksi koloni dapat mencapai nilai optimal apabila dibandingkan dengan hasil dari bunga tanaman lain.