Prasetya Online

>

Berita UB

Seminar Nasional Pekan DAS Brantas VIII 

Dikirim oleh prasetya1 pada 04 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2633

Ir. Siswoko Dipl HE
Ir. Siswoko Dipl HE
Sebagai rangkaian kegiatan ”Pekan DAS Brantas VIII 2006”, Himpunan Mahasiswa Pengairan Universitas Brawijaya menyelenggarakan seminar nasional dengan tema ”Kebijakan dan Program Terpadu Sumber Daya Air dalam Rangka Penanganan Kekeringan dan Banjir Nasional”. Seminar diadakan di Widyaloka Universitas Brawijaya, Selasa 4/4.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Ir. Siswoko Dipl HE hadir mewakili Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Djoko Kirmanto DiplHE. Selain itu hadir pula Dr. Ir. Slamet Gadas MHut (Kepala Puslit Sosek dan Kebijakan Kehutanan), Ir. H. Mustofa Chamal Basya MM (Kepala Dinas Pengairan Propinsi Jawa Timur); Ir. Swasti hendrati MT yang diwakili Dirut Perum Jasa Tirta Ir. Soekistijono DiplHE; Dr. Ir. Robert Kodoatie MEng (pakar konservasi sumber daya air, staf pengajar FT Undip Semarang), Dr. Melati Ferianita MSc (LSM Kemitraan Air Indonesia), dan Dr. Ery Suhartanto ST MT (staf pengajar Jurusan Pengairan FT Unibraw).
Menteri PU Ir. Djoko Kirmanto DiplHE dalam makalah yang disampaikan oleh Dirjen SDA Ir. Siswoko Dipl HE, mengharapkan kegiatan seminar ini mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar: Mengapa kita menderita kerugian akibat peristiwa alam seperti masalah kekeringan dan banjir? Kebijakan sumber daya air yang manakah yang dapat mendukung pengendalian resiko kekeringan dan banjir?

Soekartawi, External Assessor Profesor di Universiti Sains Malaysia 

Dikirim oleh prasetya1 pada 04 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1795

Prof. Dr. Ir. Soekartawi MS
Prof. Dr. Ir. Soekartawi MS
Satu lagi kepercayaan internasional diberikan kepada Prof. Dr. Ir. Soekartawi MS, guru besar Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Tahun ini, Prof. Soekartawi diangkat menjadi ‘External Assessor’ Profesor di Universiti Sains Malaysia (USM), Penang, Malaysia. Tugas sebagai external assessor adalah menilai apakah seorang dosen senior berhak menyandang jabatan Associate Professor, atau seorang Associate Professor berhak menyandang jabatan Professor. Demikian informasi Soekartawi yang disampaikan melalui email.
Dijelaskan pula, jabatan external assessor ini diberikan kepadanya setelah ia berkali-kali diundang sebagai guru besar tamu di USM, dan setelah terbukti mempunyai publikasi yang cukup, baik berupa makalah ilmiah yang diseminarkan dan publikasi ilmiah yang dimuat di jurnal internasional. Sesuai dengan surat  USM No. Ref.: USM (AA) 53763 tertanggal 10 Maret 2006, bidang keilmuan yang dipercayakan kepada Prof. Soekartawi adalah di bidang instructional technology, distance learning dan e-learning.
Selama 9 tahun bertugas sebagai Direktur the Southeast Asia Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Open Learning Center di Jakarta dan Deputy Director SEAMEO-SEARCA di Filipina, Soekartawi memang mendalami masalah-masalah pendidikan khususnya dalam ketiga bidang itu. Bahkan sampai kini, Soekartawi masih dipercaya menjadi editor tiga jurnal internasional dalam bidang itu, yaitu Southeast Asia Journal of Open and Distance Learning, Malaysian Journal of Educational Technology (My.JET), dan Journal of Southeast Asian Education; disamping editor di beberapa jurnal ekonomi pertanian di Indonesia. Sebelum itu, Prof. Soekartawi juga pernah mendapat kepercayaan internasional sebagai affiliate professor di College of Economics and Management, University of the Philippines Los Banos (Filipina) selama 5 tahun (1997-2001). [Skw]

Program Doktor Ilmu Teknik, Perminatan Teknologi Energi 

Dikirim oleh prasetya1 pada 04 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2228

Mulai tahun akademik 2006/2007 Program Pascasarjana Universitas Brawijaya (PPSUB) membuka Program Doktor Ilmu Teknik dengan Perminatan Teknologi Energi. Hal ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya ketersediaan sumber-sumber energi sebagai penggerak implementasi teknologi. Sementara ekses pemakaian energi konvensional telah mengakibatkan polusi dalam tingkat yang membahayakan kelestarian alam dan kehidupan. Di samping itu tuntutan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dengan pasokan energi semakin besar akibat dari pembangunan yang harus dilakukan.
Tantangan pengembangan teknologi energi, seperti pencarian sumber energi baru, efisiensi konversi, perlindungan dan lain-lain sudah sangat mendesak untuk dilakukan penelitian dan riset. Untuk menjawab tantangan itu, sebagian besar kegiatan akademik program doktor ini akan dilaksanakan dalam bentuk riset sebagai bahan penyusunan disertasi, dan memberikan sumbangan dalam bentuk inovasi keilmuan atau aplikasinya.

Libama: Brawijaya Menang Telak

Dikirim oleh prasetya1 pada 04 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2339

Tim basket putra Universitas Brawijaya Malang menang telak atas VEDC Malang, 124-26, dalam laga penyisihan Pool D Kejuaraan Daerah (Divisi I) Liga Basket Mahasiswa 2006 di lapangan basket di Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya, Senin (3/4).
Keunggulan postur tubuh dan teknik permainan yang dimiliki membuat para pemain Brawijaya relatif mendominasi jalannya pertandingan. Bahkan pada kuarter pertama, VEDC tidak berhasil meraih satu pun poin. Brawijaya memimpin dengan skor 21-0.
Keunggulan tersebut dilanjutkkan pada kuarter kedua dengan memimpin hingga kedudukan 47-8. Kegigihan anak-anak VEDC di kuarter ketiga tetap tidak membuahkan banyak hasil. Brawijaya tetap memimpin 77-25 pada kuarter ketiga. Pada kuarter akhir, VEDC hanya mampu menambah satu poin sebelum dihajar telak 124- 26.
Forward andalan Brawijaya, Riza "T-Rex", menjadi penyumbang angka terbanyak bagi timnya dalam laga kemarin siang. Secara rata-rata, Riza mengumpulkan poin 7,28.
Pada pertandingan lainnya, tim putra Universitas Widya Kartika Surabaya kalah dari Universitas Merdeka Malang, 23-65. Tim putri Universitas Petra Surabaya mengungguli Perbanas Surabaya 45-26.
Sementara tim putri Universitas Negeri Surabaya dikalahkan Universitas Negeri Malang, 33-44. Pada pertandingan lain, tim putra ITS dikalahkan Unika Widya Mandala Surabaya, 33-44.
Wakil Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia Jatim Ridwan Prayogo menuturkan, kejuaraan seharusnya dilaksanakan pada Februari. "Akan tetapi karena pada Februari ada kegiatan, kami geser ke bulan ini.. Tidak ada masalah, yang penting dilaksanakan sebelum penyelenggaraan kejuaraan wilayah Libama pada Mei-Juni mendatang," ujar Ridwan. (INK). KOMPAS (Selasa, 4 April 2006)

Diskusi Bersama Putu Wijaya 

Dikirim oleh prasetya1 pada 04 April 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2361

Putu Wijaya
Putu Wijaya
“Proses Kreatif dan Tantangan Kesenian di Era Global” sebuah tema yang diambil dalam konferensi pers dan dialog bersama Putu Wijaya. Program Bahasa dan Sastra Universitas Brawijaya sebagai promotor acara dalam rangkaian kegiatan Pekan Budaya III yang diadakan Selasa (4/4) di gedung PPI.
Putu Wijaya, sastrawan serba ini mengatakan bahwa globalisasi pada suatu saat bukan hanya dilihat dengan adanya penjualan BBM oleh Pertamina saja akan tetapi nantinya banyak dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.
Menurutnya nanti tidak hanya perusahaan minyak saja akan tetapi pendidikan pun akan diwarnai dengan banyaknya sekolah-sekolah dari luar negeri. “Kalau isinya sudah dimiliki oleh luar negeri maka materinya pun akan dari luar negeri,” ujar pria bernama lengkap I Gusti Ngurah Putu Wijaya.
Sedangkan dalam berkesenian ia mengatakan bahwa banyak seniman lokal yang tidak mampu bersaing ditingkatan nasional. Padahal jika mereka mampu sebenarnya dengan mengusung warna lokal dari daerahnya menurut pria kelahiran 11 April 1944 akan memberi ciri khas tersendiri. Sama halnya dengan sebuah karya, ciri khas seorang Putu Wijaya yang khas dengan gaya berceritanya akan berbeda dengan gaya menulis Pramudya Ananta Toer. Hal inilah yang kemudian menurutnya harus lebih dikuatkan.
Daya khayal yang tinggi dan pintar bercerita inilah yang kemudian akan ia dan Teater Mandiri pentaskan dalam sebuah monolog yang bertajuk “Surat Kepada Setan”. Pentas Monolog yang akan diadakan pada Rabu (05/04) di Samantha Krida Unibraw, para penonton akan dikenai biaya masuk sebesar Rp 15.000 untuk kelas festival dan Rp 25.000 untuk kelas VIP. [vty]