Prasetya Online

>

Berita UB

Luthfiah Sungkar di Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 23 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2017


Bidang Keputrian Unit Kerohanian Islam Politeknik Negeri Malang, Jum'at (23/12), menyelenggarakan kegiatan Seminar kemuslimahan 2005 di Widyaloka Universitas Brawijaya. Berbagai kegiatan terangkum di dalamnya. Di antaranya adalah Kreasi berbagai kerudung oleh salah satu butik muslim terkenal di kota Malang, serta kajian muslimah yang disampaikan oleh Ustadzah Luthfiah Sungkar dengan tajuk "Jilbabku, Karirku dan Kehormatanku". Pada kajian tersebut sekaligus juga menampilkan sosok salah seorang muslimah alumni Politeknik Negeri Malang yang kini bekerja di PT Indosat, Endang ST.
Berbagai fenomena yang terjadi pada saat ini yang memberikan kesempatan semakin luas terhadap para perempuan untuk semakin leluasa berkiprah di sektor publik, membutuhkan pengetahuan sekaligus pemahaman bagi para perempuan itu sendiri agar dalam prakteknya tidak mengalami "overlapping" dan mampu kompromis terhadap tugas-tugas domestik dan hal-hal yang bersifat kodrati. Dalam kesempatan tersebut, Luthfiah Sungkar lebih banyak mengkaji pemahaman seorang perempuan sebagai seorang "wanita sholehah" yang mendampingi suami, mengurus rumah tangga dengan baik serta mendidik anak-anaknya seperti dalam QS. An Nisa:34. Menurutnya fenomena semakin banyaknya perempuan yang bekerja pada saat ini lebih banyak untuk
mengamankan diri. "Sebagian wanita lebih merasa aman terhadap sebuah kondisi ektsrim, misal jika ditinggal suaminya "nyeleweng" kalau dia sudah mapan", ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan, orang tua seharusnya lebih merasa bangga memiliki anak perempuan yang menamatkan pendidikan sarjana tanpa harus menyuruhnya untuk bekerja karena tidak ada kewajiban bagi para perempuan untuk bekerja. "Sebelum menikah, perempuan adalah tanggung jawab orang tuanya dan setelah menikah mereka menjadi tanggung jawab suaminya", ungkapnya. "Tetapi jika memiliki kemampuan untuk bekerja serta mampu menjaga
kehormatan dirinya dari fitnah, silahkan", tambah ibu tiga orang putera ini.


Donor Darah KSR Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 22 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2012


Dalam rangka memperingati dies natalis ke-43 Universitas Brawijaya Korps Sukarela (KSR) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial donor darah. Kegiatan ini digelar Kamis (22/12) di depan Gedung Perpustakaan Universitas Brawijaya, Jalan Veteran, mulai pukul 08.00 WIB. Sebetulnya, donor darah merupakan kegiatan rutin KSR Unibraw setiap 3 bulan, dan menjadi salah satu program kerja KSR Unibraw.
Bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Cabang Malang, kegiatan donor darah dilakukan di atas bus khusus transfusi darah milik UTD PMI Malang, hibah Lions Club. Deni Kurniarahman, penanggung jawab acara ini mengatakan target setiap kegiatan donor darah adalah 40 orang pendonor.
Kegiatan yang sama ini pun pernah mereka lakukan pada bulan September 2005 kemarin, sengan jumlah pendonor 38 orang. Deni mengharapkan untuk bulan ini akan lebih banyak lagi yang menyumbangkan darahnya. Sebagaiman biasa, sebelum mendonorkan darahnya, pendonor mengisi blanko kesediaan, kemudian diperiksa kondisi tubuhnya, termasuk tekanan darah. [vty]

Talk Show Kekerasan dalam Rumah Tangga

Dikirim oleh prasetya1 pada 22 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1693

Dalam memperingati Hari Ibu, Kamis (22/12), Departemen PSDM Eksekutif Mahasiswa Unibraw menggelar talk show bertema "Kekerasan terhadap Perempuan dalam Rumah Tangga dan Dunia Kerja". Diundang beberapa pembicara: psikolog Lies Purnamasari, Lucky Endrawati SH MH (dosen pengajar FH Unibraw) dan Burhanudin (staf Polresta Malang).
Lies Purnamasari (dosen UM) mengutip penelitian Prof. Dr. Mohammad Hakim SpOG PhD, dari 765 responden perempuan yang mengalami kekerasan, 34% di antaranya mengalami kekerasan psikologis, 22% kekerasan seksual, dan  44% di antaranya kekerasan fisik. Dari 80% responden yang mengalami kekerasan fisik, 49% tidak cerita, 33% cerita ke orang tua dan 15% cerita ke tetangga, dan 3% kepada adik kakak. Karakteristik psikologis pada kekerasan adalah implikasi dari penolakan (denial), menyalahkan lingkungan, ketakutan akan ketergantungan, internalisasi peran tradisional laki-laki, hampir semua emosi diekspresikan dalam kemarahan, isolasi, pengendalian diri yang buruk serta kaku dan terlalu berlebihan, kekerasan masa kecil dan harga diri yang rendah.

Hari Ibu di Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 22 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 3935


Janganlah mengikuti pepatah "surgo nunut neraka katut", tapi ciptakan surgamu sendiri, bagi dirimu, dan keluargamu. Demikian Ny. Rien S. Guritno, Ketua Unit Dharma Wanita Universitas Brawijaya pada peringatan Hari Ibu, Dies Natalis Universitas Brawijaya ke-43 dan HUT Dharma Wanita ke-6, Kamis 22/12, di gedung PPI.
Ditambahkan bahwa peran ibu tidak akan lekang oleh jaman dan surga yang diciptakan oleh seorang ibu, akan memberikan pengaruh besar bagi suami serta anak-anak dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Acara ini dihadiri oleh Rektor Prof. Bambang Guritno, para pembantu rektor, para dekan serta ratusan anggota Dharma Wanita Unibraw. Peringatan pagi itu disemarakkan dengan beberapa acara: lomba menata meja makan tiga gaya, pameran masakan nusantara, bazar, serta talk show yang menghadirkan Dian Handayani SKM MKes.
Sebanyak 12 tim menyalurkan kreativitas dalam lomba menata meja tiga gaya (tradisional, western, dan oriental). Sementara 15 tim mengikuti pameran masakan nusantara. Bertindak sebagai juri, Arin Suprastiwi SH, dan Ninik Chairani SH dari Universitas Brawijaya, serta Hermin dan Kistintia masing-masing dari perusahaan jasa boga dan hotel berbintang di kota Malang.

Lomba Esai Hari Ibu

Dikirim oleh prasetya1 pada 21 Desember 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 3885


Dalam rangka memperingati Hari Ibu,  Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya menyelenggarakan Lomba Esai Antar SMA.
Ada 50 judul esai yang masuk ke meja panitia. Dari jumlah itu terpilih  sepuluh esai terbaik, yaitu dari SMAN 1 Malang, SMAN 5 Malang, SMAN 10 Malang, MAN 1 Malang, SMA St. Yoseph Malang dan SMA Islam Al-Islahiyah Singosari.
Dari sepuluh peserta, hanya wakil dari SMA St. Yoseph Malang saja yang tidak hadir.
Bertindak sebagai dewan juri yaitu Prof. Dr. Ir. Keppi Sukesi MS, Agustina Shinta, dan Nurrahman Sasmita. Kriteria lomba esai meliputi ketepatan menjawab pertanyaan yang diajukan juri, presentasi dan isi materi. Para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dengan jumlah 1,5 juta rupiah, tropi dari Universitas Brawijaya dan sertifikat bagi juara I, II dan III. Pemberian hadiah akan dilakukan pada 22 Desember 2005 di gedung Widyaloka.
Judul-judul esai yang dipresentasikan masing-masing adalah: "Peran Wanita serta Realisasi dengan Ideologi Gender" oleh Lisa Puspasari dari SMAN 1 Malang, "Wanita Sekarang Memiliki Kebebasan yang Terikat dan Tetap Tertindas oleh Vivi It Swardinta dari SMAN 10 Malang, "Tonggak Pergerakan Perempuan di Bidang Politik Indonesia" oleh Anisa dari SMAN 1 Malang, "Wajah Wanita Indonesia Abad 21" oleh Andiani S. Sp dari SMAN 10 Malang, "Wanita Ditengah Sensualitas Emansipasi dan Ikatan Multi Peran" oleh Silvi M dari SMAN 1 Malang, "Perempuan Indonesia Bukan Wonder Women" oleh Arief Agus dari MAN 1 Malang, "Perempuan Oh Perempuan" oleh Oktafiana A.H dari SMAI Al-Islahiyah Singosari, "Di Balik Sebuah Emansipasi" oleh Dwika dari SMAN 1 Malang, dan "Dinamika Peranan Wanita: Kisah Ny. Yayah R. sebagai Single Parent" oleh Ade Suryani dari SMAN 5 Malang.
Dalam peringatan ini, selain lomba esai EM Unibraw mengendakan kegiatan aksi simpatik memberikan bunga kepada perempuan yang melintas di sepanjang jalan Veteran telah berlangsung Selasa kemarin (20/12), dan talkshow dengan topik "Kekerasan dalam Rumah Tangga",  Kamis besok (22/12) di Widyaloka Unibraw. [nik]