Prasetya Online

>

Berita UB

BTN Bantu Mahasiswa Aceh

Dikirim oleh prasetya1 pada 16 Juli 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1785

Sedikitnya 68 mahasiswa Unibraw yang keluarganya menjadi korban bencana tsunami 26 Desember tahun lalu kemarin mendapat bantuan dana dari Bank BTN. Besarnya Rp 125 juta. Penyerahan langsung dilakukan Managing Director BTN Iqbal Latanro pada Rektor Unibraw Prof Dr Bambang Guritno di kampus setempat.
Bantuan dana itu digunakan untuk pembiayaan kuliah mahasiswa asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) di Unibraw. "Untuk Jawa Timur, baru Unibraw yang menerima bantuan dana ini. Selanjutnya kami akan melakukan hal serupa di ITS," jelas Iqbal pada wartawan usai penandatanganan serah terima.
Dikatakan, dana bantuan itu berasal dari karyawan dan dana BTN. Sayang berapa total dana yang disediakan untuk mahasiswa Aceh Iqbal tidak mengungkapkannya. "Pokoknya sesuai dengan kebutuhan. Itu sudah menjadi kepedulian kami pada dunia pendidikan, khususnya mahasiswa Aceh yang keluarganya menjadi korban bencana alam," tegasnya.
Dalam penyerahan dana bantuan kemarin, hadir jajaran pejabat rektorat Unibraw, pimpinan dan staf cabang BTN Malang, serta para mahasiswa asal Aceh di Unibraw. (war) http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=96286&c=88

Saatnya Malang Realisasi Angkutan Masal

Dikirim oleh prasetya1 pada 16 Juli 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2474

Untuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi kemacetan, pakar transportasi Unibraw, Ahmad Wicaksono, mendesak Walikota Malang membatasi penambahan angkota dan meluncurkan angkutan masal seperti KA Komuter dan bus kota. Dan menurut Ahmad Wicaksono, waktu yang tepat untuk direalisasi adalah tahun ini, karena waktunya pas dengan gembar-gembor pemerintah menghemat BBM.
Hingga sekarang ini, ujar Ahmad, jumlah jalan (baik panjang dan lebar) tidak seimbang dengan banyaknya pertambahan kendaraan. Ahmad memperkirakan perbandingan bisa mencapai 1: 50. Total pertumbuhan jalan 1 persen, yaitu tetap 1.000 km, sementara pertambahan kendaraannya tiap tahun 50 persen. “Dan dampaknya sudah bisa kita lihat sekarang ini. Muncul macet dimana-mana,” ujar Ahmad Wicaksono, Jumat (15/7).

Maria Ulfa Christianty, Wakil Indonesia di Forum Lingkungan Internasional

Dikirim oleh prasetya1 pada 16 Juli 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1867


Yang muda yang berprestasi. Kaum muda memang tumpuan harapan bangsa. Tujuh duta muda mewakili Indonesia dalam dua forum lingkungan tingkat internasional. Tiga duta muda akan mengikuti forum Eco-Minds di Manila, Filipina, pada bulan Oktober 2005. Mereka adalah Ilsa Meidina dari Universitas Indonesia, I Nyoman Sutarsa dari Universitas Udayana Bali, dan Maria Ulfa Christianty dari Universitas Brawijaya Malang.
Empat duta lainnya akan ambil bagian dalam program Bayer Young Enviromental Envoy (BYEE) di Jerman pada bulan November 2005. Mereka adalah Wulan Sary dari Institut Teknologi Bandung, Rahima Indria Hanifa dari Institut Teknologi Bandung, Erwina Tobing dari Universitas Padjajaran Bandung, dan Rosidah Hardiani dari Institut Teknologi Bandung.

Wisuda Periode IV Tahun 2004/2005

Dikirim oleh prasetya1 pada 16 Juli 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2172

Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno, Sabtu 16 Juli 2005, di Sasana Samanta Krida Universitas Brawijaya, melepas 1085 orang lulusan dalam acara Wisuda Periode IV tahun akademik 2004/2005. Program pascasarjana, untuk periode IV ini meluluskan 107 orang, yang terdiri dari 11 orang lulusan program doktor, dan 96 orang lulusan program magister. Sementara itu, Program S1 meluluskan 824 orang, yang terdiri dari: Fakultas Hukum 69 orang, Fakultas Ekonomi 113 orang, Fakultas Ilmu Administrasi 110 orang, Fakultas Pertanian 97 orang, Fakultas Peternakan 46 orang, Fakultas Teknik 200 orang, Fakultas Kedokteran 11 orang, Fakultas Perikanan 73 orang, Fakultas MIPA 63 orang, dan Fakultas Teknologi Pertanian 42 orang. Sedangkan Program Diploma-III meluluskan 154 orang, yang terdiri dari D-III Fakultas Ekonomi 74 orang, D-III Fakultas Ilmu Administrasi 7 orang, D-III Fakultas Pertanian 10 orang, D-III Fakultas Peternakan 5 orang, D-III MIPA 23 orang, dan D3 Fakultas Teknologi Pertanian satu orang.

Beasiswa bagi Mahasiswa NAD

Dikirim oleh prasetya1 pada 15 Juli 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2963


Komitmen sektor perbankan untuk berpartisipasi dalam bakti pendidikan terlihat dari kepedulian Bank Tabungan Negara (BTN) dalam memberikan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa Universitas Brawijaya yang orang tuanya terkena bencana alam tsunami di Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Secara simbolis penyerahan beasiswa bantuan biaya hidup bagi 68 mahasiswa asal Aceh ini dilakukan Jumat 15 Juli 2005, di gedung Rektorat Universitas Brawijaya lantai 8.
Mahasiswa Universitas Brawijaya asal NAD tersebut telah mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar Rp 300 ribu per mahasiswa setiap bulan selama enam bulan mulai Februari 2005 dan akan berakhir pada bulan Juli mendatang. Seratus ribu rupiah dari jumlah tersebut berasal dari Universitas Brawijaya, dan sisanya berasal dari Gabungan Perusahaan Rokok Malang. Selain mendapatkan biaya hidup, para mahasiswa mendapatkan keringanan bebas SPP selama satu tahun.