Prasetya Online

>

Berita UB

Open House 

Dikirim oleh prasetya1 pada 16 Januari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2421

Open House Unibraw
Open House Unibraw
Dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-43, mulai Senin (16/1) hingga Kamis (19/1), di gedung Widyaloka berlangsung acara "Open House". Acara yang dibuka secara resmi oleh Rektor Prof. Bambang Guritno ini diikuti oleh ribuan siswa dari sekitar 40 SMA/SMK dari seluruh Jawa Timur yang datang secara bergelombang, guna mendapatkan penjelasan lengkap mengenai program studi yang ditawarkan Universitas Brawijaya. .
Dalam sambutannya, Rektor mengharapkan para siswa dan guru pendamping yang menghadiri Open House mencari informasi yang sebanyak-banyaknya tentang program studi/jurusan yang ditawarkan maupun potensi yang dimiliki oleh Universitas Brawijaya. “Hal ini agar para siswa yang merupakan calon mahasiswa, tahu benar mengenai program studi yang menarik minat siswa”, ungkapnya.
Presentasi audio visual mengenai profil, potensi dan prestasi yang telah diraih Universitas Brawijaya baik di tingkat nasional, maupun internasional oleh pejabat di bidang akademik dilaksanakan di auditorium Widyaloka. Sementara di lantai I gedungyang sama, siswa-siswi dapat melihat-lihat stan pameran yang ditampilkan oleh fakultas-fakultas dan unit-unit pelaksana teknis di lingkungan Unibraw. Selain itu siswa-siswi yang berminat dapat mengunjungi secara langsung laboratorium-laboratorium yang ada di fakultas-fakultas ataupun unit-unit lain seperti perpustakaan, pusat komputer dan lain-lain, untuk mendapatkan penjelasan seperlunya dari petugas yang ada di sana. [nik]

Olahraga Dies Natalis: Sepakbola Mini dan Tenis Lapangan

Dikirim oleh prasetya1 pada 16 Januari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1939

Dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-43, mulai hari ini (Senin 16/1) digelar pertandingan-pertandingan olahraga. Bertempat di lapangan Kantor Pusat, Senin 16/1, digelar pertandingan sepkabola mini dengan bola plastik. Sedangkan di lapangan tenis indoor Tlogomas Permai, dilangsungkan pertandingan tenis lapangan. [Far]

Polisi Kesulitan Tentukan Tersangka 

Dikirim oleh prasetya1 pada 15 Januari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1455

Kemarin, Rekonstruksi Kasus Pemukulan Ibnu Tricahyo Digelar.
Masih ingat kasus pemukulan Ketua PP Otoda Unibraw Ibnu Tricahyo di Gedung DPRD Kota Malang? Hingga saat ini, berkas perkara kasus tersebut belum juga dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang.
Terhambatnya pelimpahan berkas perkara kasus itu, disebabkan polisi kesulitan untuk menetapkan tersangka pemukulan. "Bagaimana mungkin kami bisa melimpahkan berkas ke kejari, kalau tersangkanya saja belum ada," tegas Kasatreskrim Polresta Malang AKP Heru Prasetya SIK usai rekonstruksi kasus itu di DPRD Kota Malang, kemarin.
Dia menjelaskan, kesulitan lainnya adalah keterangan korban dan saksi tidak mengarah langsung pada seorang tersangka. Semua keterangan yang dihimpun belum jelas dan membuat polisi kesulitan untuk mengungkap identitas tersangka.
Ketika Radar berusaha mengonfirmasi tentang identitas tersangka, Heru menganjurkan untuk menanyakan langsung kepada korban. "Kalau yang ditanyakan siapa tersangkanya, kami juga belum tahu. Coba Anda tanyakan langsung ke Pak Ibnu, mungkin dia tahu," kata Heru.
Dia menambahkan, seharusnya korban dapat melihat dan mengenali para pemukul, karena jarak antara dirinya dengan para pemukul sangat dekat. Kalau, korban saja tidak dapat mengenali atau paling tidak menjelaskan ciri-ciri fisik yang lengkap, pihaknya mengaku kesulitan.
Dalam rekonstruksi yang dilaksanakan selama kurang lebih satu jam itu, polisi berusaha menganalisa bagaimana proses terjadinya pemukulan. Rekonstruksi kasus itu, kemarin langsung dipimpin oleh Heru sendiri. Rekonstruksi itu merupakan hasil analisa polisi berdasarkan pernyataan korban dan para saksi yang sudah dihadirkan.
Seusai acara itu, Heru menegaskan bahwa sekalipun kesulitan untuk mengungkap tersangka kasus ini, dia menjamin pihaknya tidak akan berhenti mengusut kasus yang sempat menghebohkan itu. "Kami janji akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas, untuk itu butuh waktu," kata Heru. [ham] http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=113928&c=88

Diklat Kewirausahaan 

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Januari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2452

Bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Administrasi Fakultas Ilmu Administrasi (LPA FIA), Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Universitas Brawijaya selama 2 hari, 14-15 Januari 2006, menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (diklat) Kewirausahaan. Dibuka oleh Rektor Prof. Bambang Guritno di gedung Student Center, Diklat angkatan VII ini diikuti lebih dari 100 orang peserta yang berasal dari Unibraw maupun dari luar Unibraw. Tim instruktur diketuai oleh Drs. Djanalis Djanaid. [Far]

Student Performance Program Bahasa Inggris 

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Januari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2975

Student Performance di gedung PPI lantai 1
Student Performance di gedung PPI lantai 1
Dalam rangka mengetahui bagaimana kemampuan berbahasa yang dimiliki oleh mahasiswa, Program Bahasa Inggris Universitas Brawijaya, Sabtu (14/1), menyelengggarakan Student Performance di gedung PPI lantai 1. Menurut ketua program Dra. Sri Endah Tabiati MEd, kegiatan yang diadakan untuk kedua kalinya ini diikuti oleh seluruh mahasiswa angkatan 2005 yang terdiri dari tiga kelas program sarjana dan empat kelas program diploma. Setiap kelas wajib menampilkan pertunjukan, baik berupa pembacaan puisi, pertunjukan drama, maupun pertunjukan musik.
Student performance merupakan salah satu bentuk aplikasi mata kuliah Intensive Course yang memiliki nilai 16 sks. "Mata kuliah speaking, reading, ataupun listening yang biasanya diberikan secara terpisah, dalam intensive course diberikan secara terintegrasi satu sama lain. Dengan penggabungan menjadi satu dalam mata kuliah intensive course, masing-masing siswa diharapkan semakin terbiasa menggunakan bahasa Inggris, dan dapat meningkatkan keterampilan bahasa mereka," pungkas Sri Endah Tabiati.
Selain student performance, Minggu (15/1) mahasiswa angkatan 2005 Program Bahasa Inggris akan mengadakan acara outbound di Selorejo. Dalam kegiatan itu semua siswa diwajibkan menggunakan bahasa Inggris tanpa terkecuali. Mereka akan melakukan pengamatan terhadap lingkungan hidup, kemudian mempresentasikannya di hadapan para tentor dan teman-teman mereka. [nik]