Prasetya Online

>

Berita UB

Pergantian Kepala Lab Geofisika

Dikirim oleh prasetya1 pada 04 October 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1793

Dengan adanya pergantian pejabat di lingkungan Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan berdasarkan permintaan Dekan FMIPA melalui surat nomor 1346/J.10.1.28/KP/2005 tanggal 10 September 2005, Rektor Universitas Brawijaya memandang perlu untuk mengadakan pergantian kepala Laboratorium Geofisika dan segera mengangkat penggantinya.
Melalui keputusan nomor 161/SK/2005 tanggal 4 Oktober 2005, Rektor menetapkan untuk memberhentikan pejabat lama Drs. AM Juwono MSc, pangkat Penata Tingkat I, golongan III/d, sebagai kepala Laboratorium Geofisika disertai ucapan terima kasih. Selanjutnya, dengan keputusan yang sama Rektor mengangkat penggantinya, Drs. Adi Susilo Msi PhD, pangkat Penata Muda Tingkat I, golongan III/b, sebagai Kepala Laboratorium Geofisika yang baru. [Far]

Empat Mahasiswa FTP Korban Laut Selatan

Dikirim oleh prasetya1 pada 03 October 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 3004


Kabar duka diterima sivitas akademika Universitas Brawijaya, khususnya Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), Sabtu (1/10). Empat orang mahasiswa FTP, mengalami musibah di pantai Malang Selatan, terbawa ombak dan ditemukan dalam keadaan meninggal 2 hari  kemudian (3/10).
Mereka adalah Fransiskus Dony MS (21 tahun), Felix Hartanto Gunawan (21 tahun), Stephen Saventyono (19 tahun) dan Fransiscus Xaverius Indra Benny Rinaldi (17 tahun) hilang terhantam ombak laut di pantai Tamban, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Jenazah Indra, ditemukan pertama kali, Senin (3/10) pada pukul 07.00 WIB, disusul kemudian jenazah Dony dan Stephen pada 08.45 WIB, dan Felix pada 12.25 WIB. Para mahasiswa ini sebelumnya mengikuti kegiatan unit aktivitas mahasiswa katolik FTP Unibraw.
Indra dan Dony adalah mahasiswa dari Jurusan Teknologi Hasil Pertanian angkatan 2005 dan 2004, sementara Stephen adalah mahasiswa Teknologi Industri Pertanian angkatan 2005, dan Felix mahasiswa teknologi pertanian angkatan 2003.
Sebelum dikebumikan, tiga jenazah yang ditemukan lebih awal disemayamkan sejenak di pelataran depan gedung Rektorat Universitas Brawijaya siang hari 3 Oktober 2005. Rektor Unibraw Prof. Bambang Guritno melepas tiga jenazah itu dalam sebuah upacara sederhana yang dihadiri oleh para orang tua korban, para pimpinan dan mahasiswa Universitas Brawijaya, khususnya Fakultas Teknologi Pertanian. Dalam kesempatan itu Prof. Bambang Guritno menyampaikan rasa duka yang mendalam atas terjadinya musibah ini, dan berharap agar keluarga para korban diberi ketabahan oleh Tuhan Yang Mahaesa. Selain itu Prof. Bambang menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam upaya pencarian korban hingga jenazah dapat dievakuasi.
Sambutan wakil orang tua korban disampaikan oleh J Bambang Mulyono orang tua Stephen Saventyono. Acara ditutup dengan doa oleh Romo Ekoputro OCarm. Selanjutnya ketiga jenazah dibawa ke Gereja Ijen untuk menerima doa arwah, dan kemudian di bawa ke rumah masing-masing. [nik]

Kuliah Jarak Jauh: "Tsunami dan Gangguan Stres Pascatraumatik"

Dikirim oleh prasetya1 pada 03 October 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2449


Pusat Pengembangan E-Learning (PPE) Universitas Brawijaya, Senin 3/10, kembali mengadakan perkuliahan jarak jauh dengan pokok bahasan tentang tsunami dan gangguan stres pascatraumatik. Kegiatan ini digelar di ruang kuliah PPE Unibraw, lantai III gedung Kantor Pusat lama.
Dua sesi perkuliahan tentang tsunami ini diselenggarakan mulai pukul 11.00 hingga 14.15 WIB, dengan topik: "Trauma and Posttraumatic Stress Disorder (PTSD)", "PTSD and Natural Disasters", dan "Treatment for PTSD and Disaster Experiences". Kedua perkuliahan ini disampaikan oleh narasumber langsung (real time) dari Jepang.
Kuliah pertama, disampaikan oleh Dr. Ichiro Nakagawa, seorang ahli psikologi klinis yang menjadi guru besar tamu di Mie University, Jepang, pada pukul 11.00-12.30 WIB.
Sedangkan kuliah kedua, 12.45-14.15 WIB, diberikan oleh  Prof. Shinobu Sakurai, dan Ms. Saori Miyata (guru besar dalam Community Nursing dari Faculty of Medicine, School of Nursing di Mie University, Jepang).
Demikian informasi yang diperoleh dari Ketua PPE Unibraw Ir. Harry Soekotjo Dachlan MSc. [HSD]

Dr. Joyce Lapian: Produsen Kopra Masih Perlu Pemberdayaan

Dikirim oleh prasetya1 pada 03 October 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2432


Perubahan pola hidup manusia juga menyebabkan perubahan selera konsumen, produksi kompetitor bukan hanya berlaku di bidang industri pabrikan non-agribisnis saja, tetapi berlaku juga pada bidang agribisnisnis termasuk perkebunan kelapa rakyat.
Kopra dan minyak goreng sebagai produk turunan komoditi kelapa, merupakan komoditi ekspor nonmigas yang memiliki prospek pasar yang cerah.
Namun, kebijakan pembatasan ekspor minyak kelapa dan kopra pada tahun 1979-1990 mengakibatkan menurunnya peluang pasar ekspor kopra Indonesia. Adanya substitusi minyak kelapa dengan minyak sawit semakin berpengaruh pada perkembangan industri kelapa. Demikian ungkap Stanss Levynna Hermien Verronica Joyce Lapian dalam ujian disertasinya yang berjudul "Strategi Pemasaran Produsen Kelapa Tradisional dan Non Tradisional serta Pengaruhnya terhadap Kinerja di Sulawesi Utara", yang digelar Program Pascasarjana Universitas Brawijaya, Senin (3/10).
Ujian disertasi Joyce Lapian dipromotori oleh Prof. Dr. Djumilah Zain SE, serta kopromotor Prof. Dra. SM Kiptiyah MSc dan Armanu Thoyib SE MSc PhD. Sementara tim penguji terdiri dari Prof. Ir. M. Iksan Semaoen MSc PhD, Dr. Agus Suman SE DEA, M. Syafi'ie Idrus SE MEc PhD, dan penguji luar instansi Prof. Dr. Arsono Laksmana SE Ak.
Obyek penelitian Joyce Lapian adalah produsen kelapa/kopra di Sulawesi Utara dengan sampel sebanyak 102 responden. Dari penelitiannya diketahui bahwa separuh produsen kelapa di daerah itu sudah berorientasi maju atau non-tradisional, namun masih dibutuhkan Pemberdayaan (empowering) dari pemerintah.
Pada akhir ujian terbuka tersebut, Joyce Lapian dinyatakan lulus dan berhak memperoleh gelar doktor dalam ilmu ekonomi dengan kekhususan manajemen, dengan predikat kelulusan memuaskan, indeks prestasi kumulatif 3,2.
Dr. Joyce Lapian, kelahiran Manado 43 tahun silam, adalah dosen Universitas Sam Ratulangi Manado, gelar sarjana ekonomi diperoleh dari Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi Manado (1985), dan gelar master dari Management Sciences and Public Policy Studies, University of Tsukuba Jepang (1990).
Pernah mendapatkan penghargaan sebagai dosen teladan di Universitas Sam Ratulangi (1992) dan aktif pada berbagai organisasi profesi di antaranya ISEI. [nik]

Laporan PRASETYA dari Aceh (2)

Dikirim oleh prasetya1 pada 03 October 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1569

Keberlanjutan Pendidikan Masih Terancam. Tsunami yang melanda masyarakat Aceh beberapa waktu silam, masih menyisakan trauma yang mendalam di Aceh, baik fisik maupun psikis. Sebagian sarana prasarana telah mulai didirikan walau di sana-sini masih nampak kerusakan dan puing-puing bangunan serta banyak pula masyarakat yang masih tinggal di barak pengungsian.
Dalam kesempatan tersebut, kami sempat mengunjungi beberapa kawasan di Banda Aceh yang masih rata seperti di Desa Lampuuk Kecamatan Lhok Nga, Desa Ulhee Leueu serta Kampung Jawa. Di Desa Ulhee Leue semua bangunan rata dengan tanah kecuali masjid yang masih tegak berdiri di kawasan tersebut. Sedangkan di Kampung Jawa, masyarakat yang tinggal di barak pengungsian tetap bertahan di sana, enggan pindah dari barak dan mempertahankan tanahnya dari rencana pemerintah untuk mendirikan ruko di kawasan tersebut.
Di samping permasalahan sarana prasarana, sebagian besar masyarakat Aceh masih menderita trauma atas kejadian tersebut terutama mereka yang kami survey adalah anak-anak usia sekolah. Seperti disampaikan oleh guru-guru yang sempat kami kunjungi, indikasi trauma tersebut nampak ketika hujan turun anak-anak segera berhamburan lari keluar kelas dan bahkan gurunya pun turut pula walau banyak pula relawan yang berhasil menghibur mereka untuk tetap tinggal di kelas ketika hujan turun dan PBM sedang berlangsung.