Prasetya Online

>

Berita UB

Pelatihan Informasi Iptek Nuklir bagi Guru Madrasah 

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1458

Berangkat dari tujuan memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat awam, khususnya guru-guru madrasah aliyah, tentang apa dan bagaimana sistem energi nuklir, PDIN BATAN bekerjasama dengan LPM Universitas Brawijaya menyelenggarakan pelatihan bagi guru madrasah aliyah tentang diseminasi informasi iptek nuklir di Jawa Timur. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari (14-15 Maret 2006) di kampus Universitas Brawijaya.
Pelatihan ini didasari permasalah pokok yang seringdijumpai dalam pengenalan suatu inovasi teknologi baru pada suatu daerah tertentu. Diperlukan strategi komunikasi yang mampu melibatkan semua saluran komunikasi yang ada. Demikian pula halnya dengan rencana pembangunan pembangkit listrik dan air tenaga nuklir di Madura, yang membutuhkan sosialisasi bagi masyarakat setempat. Sosialisasi semacam itu telah dilakukan pada 2003, 2004 dan 2005 dengan memberikan informasi mengenai pentingnya penyediaan listrik dan air bersih secara mandiri. Dan kegiatan pelatihan ini pun merupakan bagian dari strategi itu.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan pendidik, pemerintah daerah, maupun masyarakat umum. Ketua pelaksana pelatihan, Prof. Dr. Ir. Sugiyanto MS, mengatakan pelatihan bertujuan untuk memantapkan pemahaman tentang diseminasi informasi iptek nuklir dan pemanfaatan hasil litbang BATAN untuk kesejahteraan masyarakat, mendiskusikan model pendidikan iptek nuklir untuk siswa madrasah melalui pelatihan guru, mengevaluasi program pelatihan iptek guru, mendiskusikan secara rinci mengenai operasionalisasi diseminasi informasi iptek nuklir di Jawa Timur, serta untuk menyiapkan masyarakat Madura tentang kemungkinan pemanfaatan sistem energi nuklir untuk produksi listrik dan air bersih.

Kerjasama FIA Unibraw dengan 5 Universitas Jepang 

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3146

Dr. Suhadak MEc menandatangani nota kerjasama dengan lima universitas di Jepang
Dr. Suhadak MEc menandatangani nota kerjasama dengan lima universitas di Jepang
Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Dr. Suhadak MEc, baru-baru ini menandatangani nota kerjasama dengan lima universitas di Jepang. Kelima universitas itu adalah National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS), Ritsumeikan University, Takushoku University, Kobe University dan Keio University. Dalam perlawatan selama 3 hari (13-16 Maret 2006) di Jepang itu Dr Suhadak didampingi oleh Drs. Andi Fefta Wijaya MDA PhD salah seorang dosen FIA alumni Jepang.
Kerjasama dalam membuka program internasional master S2 Double Degree ini ditandatangani oleh perwakilan dari masing-masing universitas/fakultas atau direktur program master dari kelima universitas di Jepang. Sementara itu dari Indonesia diwakili oleh Bappenas, Departemen Keuangan, serta empat universitas di Indonesia yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung, yang terlibat dalam lingkage program master.
Menurut penuturan Dr. Suhadak, mahasiswa yang mengikuti linkage program master akan mendapatkan dua master degrees, yaitu dari FIA Universitas Brawijaya dan dari salah satu universitas di Jepang. Para mahasiswa nantinya akan melakukan perkuliahan pada tahun pertama di FIA Universitas Brawijaya, dan di tahun kedua akan mengikuti perkuliahan di Jepang. ”Dalam hal ini mahasiswa tersebut mendapatkan efisiensi waktu dan biaya mengingat program master reguler biasanya ditempuh selama dua tahun untuk masing-masing program master di universitas di Indonesia ataupun Jepang,” tambahnya.
Sesuai dengan kebutuhan mahasiswa yang disalurkan oleh Bappenas dan Departemen Keuangan maka FIA Universitas Brawijaya akan mengelola mahasiswa S2 untuk mendapatkan gelar master di bidang Administrasi Publik dengan sebutan Master of Public Administration (MPA) dan bidang Administrasi Bisnis dengan sebutan Master of Business Administration (MBA).
Pengajaran program S2 Double Degree akan dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar baik di Indonesia maupun Jepang. Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, ungkap Suhadak, telah menyediakan gedung perkuliahan baru dengan fasilitas multi media untuk proses belajar mengajar. Para staf pengajar di kelas internasional ini adalah mereka yang memiliki pengalaman akademik bertaraf internasional dan mengenyam pendidikan doktor di luar negeri. Setiap calon mahasiswa kelas internasional harus memenuhi syarat di antaranya memiliki TOEFL 550, indeks prestasi kumulatif 2,75 dan memiliki TPA OTO Bappenas sebesar 450. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program double degree dapat menghubungi Riris di Fakultas Ilmu Administrasi, Jl. MT Haryono 163, Telp. (0341) 553737. [nik]

Kursus Membuat Es Penyegar 

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1630

Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Universitas Brawijaya menyelenggarakan kursus membuat aneka es penyegar dahaga pada 14 Maret 2006 di gedung PPI Universitas Brawijaya. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan sub unit di lingkungan universitas ini menghadirkan pemateri yaitu Ny. Rien Bambang Guritno.
Empat macam sajian es yang didemonstrasikan, menggunakan bahan-bahan dengan harga terjangkau seperti jagung, agar-agar, pacar cina, kolang-kaling, cincau, maupun tape ketan. Ny. Rien mengungkapkan bahwa dalam menyajikan es penyegar tetap diperlukan kreativitas, utamanya komposisi bahan dan kombinasi warna.
Setelah penyelenggaraan kursus diharapkan peserta memberikan penyuluhan kepada anggota Dharma Wanita Sub Unit lainnya, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menambah penghasilan rumah tangga. [nik]

Kuliah Tamu Flu Burung 

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1895

kuliah tamu tentang Flu burung
kuliah tamu tentang Flu burung
Kasus flu burung atau avian influenza (AI) sangat meresahkan masyarakat. Menanggapi ini, Himpunan Mahasiswa Jurusan Produksi Ternak (HMJ-PT), Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Brawijaya, Selasa (14/03), menyelenggarakan kuliah tamu dengan menghadirkan para pakar tentang flu burung. Tak kurang dua gurubesar Fakultas Peternakan hadir sebagai pembicara, yakni Prof. Dr. Ir. Zaenal Fanani MS, dan Prof. Dr. Drh. Pratiwi Trisunuwati MS. Di samping juga Drh. Tambar dari Dinas Perikanan, Kelautan dan Peternakan Kabupaten Malang.
AI pada unggas sebenarnya telah dicurigai sejak pertengahan tahun 2003 yang kemudian membawa dampak kerugian kepada masyarakat pada tahun 2004. Tapi pada tahun tersebut belum ada dampak kematian pada manusia.
Prof. Pratiwi mengatakan penyebab AI berasal dari virus famili Orthomyxovirus dan genus Orthomyxoviridae. Virus ini kemudian menginfeksi manusia, unggas, babi, kuda dan mamalia air. Disampaikan bahwa virus AI yang menyerang ayam di Indonesia masih menjadi surveilans daerah berisiko (suspect). Untuk itu diperluakan penerapan jaminan keamanan diperlukan dalam mencegah AI pada manusia (biosekuriti).
Sementara itu Drh. Tambar dari Dinas Perikanan, Kelautan dan Peternakan Kabupaten Malang, pun menyatakan usaha untuk mengatasi flu burung di Kabupaten Malang telah dilakukan, dengan beberapa upaya pencegahan dan pengendalian. “Kita harus saling mengamankan sehingga dampaknya tidak merugikan,” himbaunya kepada seluruh anggota masyarakat.
Dokter hewan lulusan Universitas Udayana ini menjelaskan ada 9 tindakan strategis pemerintah dalam menangani wabah AI. Antara lain, peningkatan biosekuriti, vaksinasi, depopulasi (pemusnahan terbatas) di daerah tertular, pengendalian lalu lintas unggas, produk unggas dan limbah peternakan unggas, surveilans dan penelusuran, pengisian kandang kembali, stamping out di daerah tertular baru, peningkatan kesadaran masyarakat, dan monitoring/evaluasi. [vty]

Pameran Peternakan di Unibraw 

Dikirim oleh prasetya1 pada 13 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2911

kegiatan pameran peternakan Animal Husbandry In Action
kegiatan pameran peternakan Animal Husbandry In Action
Himpunan Mahasiswa Jurusan Produksi Ternak Universitas Brawijaya menyelenggarakan kegiatan pameran peternakan sebagai satu rangkaian kegiatan “Animal Husbandry In Action”, di gedung Widyaloka Universitas Brawijaya.
Pameran selama 2 hari (13-14 Maret 2006) ini diikuti 12 stan dari berbagai elemen instansi, praktisi maupun akademisi. Mulai dari Kelompok Usaha Kambing Perah “Murni Sejahtera” yang merupakan kantor perwakilan Taiwan Technical Mission di Balai Pembibitan Ternak (BPT) dan Hijauan Makanan Ternak (HMT) Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur, Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Malang, peternak kelinci dan hamster, peternak burung serta beberapa himpunan mahasiswa peternakan dari Unisma, Unitri, Unmuh, STPP Malang, Snakma Malang, THT Fapet Unibraw, Himpunan Mahasiswa Produksi Ternak Unibraw.
Ketua panitia, M. Akbar (mahasiswa jurusan Produksi Ternak Unibraw angkatan 2003), menyatakan pelibatan mahasiswa dalam kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas mahasiswa, di samping untuk memulihkan nama baik dunia peternakan terutama setelah merebaknya flu burung. Kegiatan ini disponsori oleh beberpa perusahaan, seperti Bakso D-500 Malang, Nikotin Distro, Dea Sablon, serta Pemkot Malang. Dipamerkan berbagai burung hias fancy) seperti love bird, parkit dan perkutut, serta kelinci dan hamster. Sementara produk olahan yang dipamerkan meliputi susu, krupuk susu, kulit kelinci, pizza dari THT Unibraw, permen susu, gantungan kunci dari ceker ayam serta telur asin dengan berbagai rasa buah.
Rangkaian kegiatan Animal Husbandry In Action ini akan dilanjutkan dengan pertandingan basketball 3 on 3 (16-18 Maret), kuliah tamu tentang flu burung (14 Maret), donor darah (18 Maret), dan festival band (1 April 2006). [nok]