Prasetya Online

>

Berita UB

Arah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menyongsong Otonomi Kampus

Dikirim oleh prasetya1 pada 19 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1608

Menyongsong era kemandirian, sivitas akademika Universitas Brawijaya, Sabtu 19/2, mengadakan dialog interaktif dengan topik "Arah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya Menyongsong Otonomi Kampus". Acara digelar di lantai dasar gedung Widyaloka Universitas Brawijaya dengan fasilitator Dr. Ir. M. Sasmito Djati MS, mengundang beberapa pembicara yaitu Prof. Wahyono Hadi MSc PhD, Kepala Balitbang Propinsi Jawa Timur yang juga dosen Teknik Lingkungan ITS, Prof. Dr. Ir. Moch. Munir MS, Direktur P3M Dikti yang juga Ketua Lembaga Penelitian Universitas Brawijaya, dan Prof. Dr. Ir. Syamsulbahri, Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Brawijaya.
Membuka acara tersebut, moderator menyampaikan bahwa diperlukan hati terbuka, semangat dan tidak apriori dalam menghadapi rumor tentang BHMN.
Dalam presentasinya, Prof Wahyono Hadi mengatakan, dalam era otonomi, kemandirian kelembagaan adalah tuntutan agar dapat bertahan di era kompetititif. Peran masing masing elemen masyarakat sangat dibutuhkan guna mendukung arah pembangunan yang jelas sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing. Akademisi bertugas untuk mencermati, menelaah dan mengkaji sedangkan pemerintah membuat kebijakan yang berhasil guna bagi masyarakat. Untuk itu diperlukan sebuh "role map" dan database hasil-hasil penelitian untuk mensinergikan berbagai elemen yang berperan dalam penelitian. Demikian Prof. Wahyono.
Sementara itu, Prof. Munir dalam uraiannya memberikan sedikit ilustrasi tetang Korea yang merdeka pada tahun yang sama dengan Indonesia tetapi saat ini telah mengklaim dirinya sebagai negara industri dan modern nomor dua di Asia setelah Jepang. Sementara Indonesia? Dengan sebuah pertanyaan, siapkah Universitas Brawijaya menjadi universitas yang otonom? Ia mengkaji berbagai langkah strategis guna menghasilkan penelitian yang berorientasi intelektual.
Sedangkan Prof. Syamsul dalam presentasinya mhnyampaikan tentang strategi LPM dalam meningkatkan kerjasama pengabdian masyarakat pada era otonomi daeran. Menurutnya yang dibutuhkan dalam otonomi terutama adalah inovasi, modal dan lembaga. [nok]

Pertemuan Mahasiswa Pertanian Asia Pasifik

Dikirim oleh prasetya1 pada 19 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1711

Empat puluh mahasiswa dari 10 negara yang tergabung dalam International Association of Students in Agricultural and Related Sciences (IAAS), selama 10 hari, 19-28 Februari 2005, mengadakan pertemuan di kampus Universitas Brawijaya. Pertemuan tingkat regional Asia-Pasifik (Asia Pasific Regional Meeting, APRM) tahun 2005 ini diikuti 40 orang peserta, berasal dari Belgia, Belanda, Slovenia, Meksiko, Mongolia, Srilanka, Jepang, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno di ruang seminar Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Pertemuan itu diisi dengan berbagai kegiatan seperti kuliah, seminar, ekskursi, serta kunjungan lapang ke daerah pertanian dan tempat-tempat rekreasi.

Globalisasi
Pertemuan ini diadakan dalam rangka peningkatan kerjasama dan jaringan kerjasama antarmahasiswa Asia Pasifik, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai isu global penting dan strategis di bidang agrokompleks (bidang pertanian, perikanan, peternakan, teknologi pertanian).

Tugas BPK Mencari Kesalahan, Bukan Mencari-cari Kesalahan

Dikirim oleh prasetya1 pada 19 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2488

Dr. Bambang Triadji
Dr. Bambang Triadji
"Tugas BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) mencari kesalahan, tetapi bukan mencari-cari kesalahan. Karena, hakikatnya BPK mencari perbaikan demi terciptanya pemerintahan yang baik". Demikian ditegaskan Dr. Bambang Triadji, dalam pidato pengukuhan sebagai gurubesar ilmu ekonomi publik pada Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Sabtu 19/2, di gedung PPI Unibraw. Orasi ilmiah berjudul "Penguatan Peranan Badan Pemeriksa Keuangan dalam Pengamanan Keuangan Negara dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi" ini disampaikan mantan Wakil Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu di depan Rapat Terbuka Senat Universitas Brawijaya yang dipimpin Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno.
Menurut Bambang Triadji, penguatan peranan BPK dapat dicapai apabila seluruh jajaran bertekad bulat dan penuh semangat melaksanakan misi untuk mencapai visi yang telah ditetapkan dan didukung semua pihak yang terkait. Tekad dan semanagt tersebut dapat membuahkan hasil optimal apabila didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang profesional, bekerja efektif dan efisien, serta didukung sarana, prasarana dan sistem yang modern (PEEM). Namun demikian, ditambahkannya bahwa SDM dan PEEM hanya akan membuahkan hasil maksimal apabila mereka memiliki moral yang tinggi.
Apabila BPK dapat mewujudkan visi dan melaksanakan misinya dengan baik, BPK akan dapat menemukan penyimpangan-penyimpangan dan kemudian memberikan pendapat tentang cara-cara memperbaikinya. Apabila terwujud, maka dapat diharapkan pemerintah akan dapat memperbaiki kesalahannya.

Malam Kesenian Dies Natalis

Dikirim oleh prasetya1 pada 19 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1713

Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno, Sabtu malam (19/2) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-42 Universitas Brawijaya. Pada kesempatan tersebut rektor menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan dies yang berlangsung sukses dan mengharapkan agar pelaksanaan dies tahun berikutnya bisa berjalan lebih baik. Lebih lanjut dikatakan bahwa segenap sivitas akademika harus saling merapatkan barisan dan meningkatkan potensi yang dimiliki demi terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Malam kesenian dies natalis ini dimeriahkan oleh penampilan grup band Floopy, Draf band, kolaborasi paduan suara mahasiswa Universitas Brawijaya dengan SD Dharma Wanita, penampilan pemenang pertama festival band dari SMA 7, pemenang pertama festival tari malangan dari SMA Taman Madya, pelawak Kartolo Cs, serta bintang tamu Flanella band. Kolaborasi apik disajikan oleh PSM Universitas Brawijaya dengan SD Dharma Wanita yang menyanyikan lagu Tanah Air dan You Raise Me Up serta pembacaan puisi buah karya Rien Guritno oleh siswa kelas enam SD Dharma Wanita Hendrastantyo Ruriandi. Tak kalah dengan grup band Flanella yang diundang sebagai bintang tamu, Draf band yang beranggotakan alumni Universitas Brawijaya, juga berhasil menarik emosi para penonton atas beberapa buah lagu yang mereka bawakan dari album mereka yang baru dirilis akhir tahun 2004.

Kunjungan Gurubesar dari FAL Jerman

Dikirim oleh prasetya1 pada 15 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1563

Prof. Schuchardt, scientific director dari Institute for Technology and Biosystem Engineering pada Federal Agricultural Research Centre (FAL) Jerman, Selasa 15/2, berkunjung ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Kunjungan ini adalah dalam rangka menjalin kerja sama penelitian di bidang kompos. Selain ke Unibraw Prof. Schuchardt dijadwalkan juga berkunjung ke Kabupaten Tulungagung, guna menjalin kerja sama dengan Pemkab Tulungagung dan Fakultas MIPA Unibraw.
FAL sebagai research centre, yang berada di bawah Kementerian Pangan dan Pertanian Republik Federal Jerman, mempunyai tugas dan bidang kajian utama: produksi pangan berkualitas tinggi, poduksi hasil pertanian yang berdaya saing, perlindungan sumber daya alam, pertanian yang ramah lingkungan, sumber daya alam terbarukan, pengembangan areal pemukiman, penanganan hewan ternak, dan pertanian organik.
Dalam kunjungan sehari ke Unibraw, Prof. Schuchardt melakukan beberapa kegiatan, seperti presentasi mengenai FAL dan kemungkinan kerjasama antara FAL dengan Unibraw, diskusi intensif tentang penelitian dan penanganan kompos dan kemungkinan kerjasama Unibraw dengan FAL untuk bidang kompos, kujungan ke beberapa laboratorium di FMIPA, Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Pertanian, serta ke UPT Kompos Unibraw.
Kegiatan tersebut selain diikuti oleh Dekan FMIPA, juga diikuti Dekan Fakultas Pertanian, beberapa dosen dari FMIPA, FTP dan FP serta pengelola UPT Kompos Unibraw. Kegiatan ini dikoordinir oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Fakultas MIPA yang diketuai oleh Dr. Ir. Chandrawati Cahyani MS. Pada kesempatan itu juga telah dideklarasikan pembentukan "Waste Bioconvertion Group" oleh peserta diksusi dan pertemuan tersebut. [AW]