Prasetya Online

>

Berita UB

Soal Rencana Perubahan Status Unibraw, Rektor Tepis Ada Privatisasi

Dikirim oleh prasetya1 pada 16 Januari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2267

Rektor Unibraw Prof Dr Ir Bambang Guritno menepis anggapan perubahan Unibraw menjadi PT BHMN (Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara) akan memunculkan komersialisasi dan privatisasi pendidikan. Sikap Bambang itu terkait maraknya protes dan anggapan berbagai kalangan soal rencana perubahan status tersebut.
Bambang mengungkapkan hal itu dalam sambutan pada acara Temu Alumni dalam rangka Dies Natalies Unibraw ke-42 di Gedung Widyaloka kampus setempat kemarin. Menurut Bambang, anggapan adanya privatisasi dan komersialisasi pendidikan setelah berubah status sangat berlebihan. Sebab, sebenarnya pemerintah masih memiliki komitmen untuk tetap memikirkan dunia pendidikan tinggi. "Pasca alih status PTN menjadi PT BHMN nanti, pemerintah masih akan memberikan subsidi pada PTN," tegasnya.
Memang, sambung Bambang, subsidi finansial yang akan diberikan pemerintah tidak seperti dulu. Tapi subsidi itu akan diberikan melalui mekanisme block grand. Yakni, pemberian subsidi dengan nominal tertentu dikalikan jumlah kelulusan PTN bersangkutan. Bukan subsidi secara langsung.
"Saat ini, perkembangan kualitas perguruan tinggi di Indonesia sangat lambat. Itu berimbas pada kualitas sember daya manusia (SDM). Harapannya, dengan pemberian otonomi seluas-luasnya kepada PTN dalam mengelola dirinya sendiri, akan terjadi percepatan kualitas pendidikan tinggi. Tentu saja dengan batasan-batasan tertentu yang harus dipatuhi," tambahnya.
Sebelum adanya otonomi, lanjut Bambang, semua pengaturan yang terkait dengan manajemen perguruan tinggi selalu terpusat di Jakarta sehingga menyulitkan PTN. Sentralisasi itu terjadi pada semua bidang, mulai soal keuangan sampai kewenangan mengangkat dan memberhentikan pegawai. Dia lantas mencontohkan, pernah ada seorang dosen yang semestinya diberhentikan karena tidak mau kembali dari perguruan tinggi. "Namun karena prosedurnya sangat panjang, dia baru bisa diberhentikan empat tahun setelahnya," katanya disambut tawa peserta diskusi.

Temu Alumni

Dikirim oleh prasetya1 pada 15 Januari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2777

Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (Ika Unibraw), Sabtu 15 Januari 2005, pagi, di Gedung Ika Unibraw, menggelar acara Temu Alumni dalam rangka Dies Natalis ke-42 Universitas Brawijaya. Temu alumni yang bertema "Aku Alumni Universitas Brawijaya Cinta Almamater" ini terdiri dari 3 acara pokok, yakni Rapat Kerja Pengurus Alumni Pusat, Daerah, Cabang dan Komisariat; Diskusi dengan topik "Menyongsong Pilkada secara Langsung" dengan narasumber:  Drs. HA Maschut (Alumni FE/Walikota Kediri). Imam Kabul SH MHum (mahasiswa S3 Unibraw/Walikota Batu), Agus Syamsudin SH MSi (Alumni FH/Badan Kesatuan dan Kebangsaan Pemprov Jatim), Ibnu Tricahyo SH MH (Alumni FH/Ketua PP Otoda FH Unibraw); dan Reuni/Sarasehan dengan presentasi berjudul "Aku Alumni Universitas Brawijaya Cinta Almamater", dengan para konseptor Drs. Agil H. Ali  (alumni FKK, Pimpinan Redaksi Memorandum Surabaya), Dr. Syamsul Ma'arif SH LLM (alumni FH/Wakil Ketua KPPU Jakarta), Drs. Djanalis Djanaid (alumni FKK/Pimpinan Indopurel), Arie Koesnandar SH MHum (alumni FH/Asisten I Pemkot Kediri).
Dalam sambutannya berkaitan dengan kinerja alumni Unibraw, Ketua Umum Ikatan Alumni Unibraw, Drs. Syukur Nur Alam MBA akan mengedepankan penyikapan terhadap bencana yang melanda Aceh dengan memberikan bantuan ke Aceh serta membantu mahasiswa Aceh yang ada di Unibraw. Sementara itu Rektor Prof. Dr. Bambang Guritno, mengatakan alumni berperan penting dalam mendukung progresivitas almamater. Dalam kesempatan itu dipaparkan keberhasilan yang dicapai Unibraw dalam kurun waktu kepemimpinannya.
Ir. Muhammad Musa MS selaku ketua panitia mengatakan dalam menyongsong perguruan tinggi BHMN perlu digalang kekuatan almuni Unibraw, yang pada kesempatan itu telah diundang sebanyak lebih kurang 800 alumni.

Pilkadal
Dari hasil diskusi panel tentang Pemilihan Kepala Daerah secara Langsung (Pilkadal), disimpulkan bahwa Pilkadal yang rencananya berlangsung bulan Mei-Juni nanti harus terlaksana secara legitimate dan mendapat dukungan rakyat. Di samping itu adanya dominasi Parpol akan berakibat tidak adanya kesempatan bagi calon independen. Disimpulkan pula Undang-Undang tentang Pilkadal perlu segera disempurnakan, dan aspek biaya dalam Pilkadal supaya diperhatikan. Terhadap rumusan ini Ikatan Alumni Universitas Brawijaya diharapkan untuk menyalurkan ke pihak yang terkait dan bukan hanya menjadi wacana belaka.

Kangen
Sementara itu Fakultas Pertanian  Unibraw, hari Jum'at, 14 Januari 2005 pukul 18.30 WIB mengadakan acara Temu Kangen Alumni Fakultas Pertanian Angkatan 1960 sampai angkatan 2000. Kegiatan ini diadakan di ruang pertemuan Gedung Fakultas Pertanian. [Far/nok]

Pelatihan Maple dan Matlab

Dikirim oleh prasetya1 pada 15 Januari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 3504

Kebutuhan untuk memperoleh hasil secara cepat dan akurat merupakan hal yang diharapkan orang sehingga kerja dapat lebih efektif dan efisien. Sarana pendukung hal tersebut adalah media software yang berfungsi sebagai input data, pengolah data dan penyaji output. Lebih khususnya software perhitungan matematika yang banyak digunakan saat ini adalah Maple dan Matlab.
Hal inilah yang mendasari Himpunan Mahasiswa Matematika, Statistika dan Ilmu Komputer (Himamaster) mengadakan Pelatihan Software Maple dan Matlab bagi mahasiswa Jurusan Matematika terutama angkatan 2004 khususnya serta mahasiswa Brawijaya dan sekitarnya umumnya. Menurut Ketua Pelaksana Pelatihan, Moh. Dipo Yustisiono, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 15-16 Januari 2005, di Laboratorium Komputer A Fakultas MIPA Universitas Brawijaya.
Tujuannya adalah agar mahasiswa mampu dan trampil dalam mengoperasikan software Maple dan Matlab serta menjalin keakraban antar anggota Himamaster. Selain itu, materi pelatihan yaitu untuk materi software Maple (persamaan linear, fungsi, differensial-integral, script) akan disampaikan oleh Drs. Noor Hidayat MSi, dan untuk materi software Matlab (persamaan linear, fungsi, differensial-integral, script) akan disampaikan oleh Kwardiniya Andawaningtyas SSi MSi. [SN]

Unibraw Kirim Tim Relawan ke Aceh

Dikirim oleh prasetya1 pada 13 Januari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2600

Unibraw segera mengirimkan tim relawan ke Aceh. Demikian ditegaskan dr. Sri Poeranto MKes, Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran yang mengkoordinir tim ini. Tim relawan terdiri dari 8 orang dokter, 7 paramedis, 1 tenaga SAR mahasiswa FK asal Malaysia, 2 anggota Menwa, dan 2 anggota Korps Sukarela (KSR). Direncanakan tim ini bertugas selama 14 hari di Aceh. Dalam hal ini, tim akan bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Bandaaceh. Tim akan dibekali dengan obat-obatan, dan perlengkapan yang diperlukan seperti tenda dan lain-lain. Dana untuk itu diperkirakan sejumlah Rp 60 juta, sementara dari pihak FK Unibraw sendiri saat ini berhasil mengumpulkan Rp 41 juta yang Rp 25 juta di antaranya diperoleh dari bantuan POM (Persatuan Orangtua Mahasiswa). Pemberangkatan tim tersebut dikoordinasikan dengan pihak Lanuma Abdul Rahman Saleh.

Mahasiswa Aceh
Mengenai nasib mahasiswa Unibraw asal Aceh yang keluarganya menjadi korban bencana alam gempa dan tsunami, menurut laporan Pembantu Rektor III Drs. Tjahjanulin Domai MS, sementara ini sudah dinventarisir daftar nama sebanyak 63 orang. Namun daftar ini masih perlu diteliti ulang mengenai perlu-tidaknya untuk mendapatkan bantuan. Karena, menurut Tjahjanulin, ada beberapa di antaranya yang sudah lulus. Untuk itu PR-III meminta Pembantu Dekan III segera mengkonfirmasi daftar mahasiswa asal Aceh di fakultasnya masing-masing. Data sementara menunjukkan jumlah mahasiswa Aceh terbesar adalah di Fakultas Teknik (27 orang), disusul kemudian Fakultas Kedokteran (8 orang, 1 di antaranya sudah lulus dokter), Fakultas Perikanan (7 orang), Fakultas MIPA (3 orang), Fakultas Teknologi Pertanian (2 orang), Fakultas Peternakan (1 orang), Fakultas Ekonomi (1 orang).

Tambahan Formasi CPNS Unibraw 2004

Dikirim oleh prasetya1 pada 13 Januari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2390

Universitas Brawijaya mendapatkan tambahan formasi CPNS sebanyak 41 orang untuk tahun anggaran 2004. Hal ini diumumkan melalui pengumuman nomor 001/Peng/2005 tanggal 13 Januari 2005, tentang hasil seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tambahan formasi di lingkungan Unibraw. Dalam pengumuman yang ditandatangani Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno, terdapat tambahan 31 tenaga dosen dan 10 tenaga strategis yang diterima. Tambahan formasi ni didasarkan pada surat Kepala Biro Kepegawaian Departemen Pendidikan Nasional nomor 0076/A2/KP/2005 tanggal 11 Januari 2005 perihal pengolahan seleksi CPNS tahun anggaran 2004. Dengan demikian, total yang diterima untuk tahun anggaran 2004 adalah 141 orang tenaga dosen dan 42 orang tenaga pustakawan/laboran/strategis. Selengkapnya, daftar tambahan formasi CPNS Unibraw itu dapat diklik di sini.
Selanjutnya, para CPNS tambahan formasi tersebut diharuskan datang pada hari Jumat 14 Januari 2005, pukul 09.00 WIB, di Gedung Rektorat Lantai VIII, untuk mendapatkan pengarahan dari Pembantu Rektor II. [Far]