Prasetya Online

>

Berita UB

Ujian Disertasi Drs Edi Subiyantoro MSi 

Dikirim oleh prasetya1 pada 15 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2056

Drs. Edi Subiyantoro MSi
Drs. Edi Subiyantoro MSi
Laporan keuangan merupakan salah satu informasi yang penting dalam pencapaian efisiensi pasar modal dan merupakan sarana akuntabilitas publik. Demikian ungkap Drs. Edi Subiyantoro MSi dalam ujian akhir disertasi yang diselenggarakan Program Pascasarjana Universitas Brawijaya, Rabu 15/3.
Disertasi yang dipertahankan berjudul “Karakteristik Perusahaan, Pengungkapan dan Asimetri Informasi pada Periode Konglomerasi dan Periode Reformasi di Indonesia (Studi pada Perusahaan Pemanufakturan yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta)”.
Sidang ujian diketuai Direktur Program PPSUB, sedangkan tim penguji terdiri dari Prof. Dr. MS Idrus MEc (promotor), Iwan Triyuwono SE Ak PhD (ko-promotor), Dr. Grahita Chandrarin SE Ak MSi (ko-promotor), dan para penguji masing-masing Prof. Dr. Djumilah Zain SE, Prof. Dr. Moeljadi Pudjosumarto SU, Prof. Dr. Djumiati SE MS, dan Prof. Dr. Arsono Laksmana SE Ak (dari Unair).
Penelitian Edi dilakukan terhadap data laporan keuangan publikasi tahunan perusahaan pemanufakturan periode 31 Desember 1994 dan 31 Desember 2002, serta data tentang informasi laporan keuangan dan pasar modal berdasar direktori pasar modal Indonesia seperti rasio leverage, likuiditas, jumlah saham beredar, maupun rasio profitabilitas perusahaan, ditemu-kan bahwa terdapat perbedaan kultur masyarakat antara periode konglomerasi (1987 hingga 1994) yang sentralistik dan tidak transparan dengan kultur reformasi (1995 hingga sekarang) yang desentralisasi, profesional dan transparan.

Ekonomi Juara Basket 

Dikirim oleh prasetya1 pada 15 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1941

Turnamen Bola Bsket Antar Fakultas (TBF) yang dilaksanakan sejak  6 Maret 2006 telah berakhir (15/03). Pertandingan babak final yang semula direncanakan pada Selasa (14/03) tertunda karena cuaca hujan.
Piala Rektor ini il 3 kejuaraan.
Tim Fakultas Ekonomi yang setelah sepekan bertanding akhirnya berhasil meraih Juara I putra dan Juara I putri. Juara II diambil oleh Fakultas Teknik untuk tim putra dan putri. Perebutan juara III putra berlangsung antara tim Fakultas Hukum dan tim Fakultas Peternakan, yang dimenangkan oleh tim Fakultas Hukum. Sedangkan perebutan juara III putri berlangsung antara tim Fakultas Pertanian dan tim Fakultas Kedokteran yang dimenangkan oleh tim Fakultas Pertanian.
Cuaca yang tidak dapat diprediksi sedikit menyulitkan pihak panitia, Unit Aktivitas Bola Basket Unibraw (UABB UB) untuk mengatur waktu. Pada saat final pelaksanaan yang diprediksi berakhir pukul 21.00 harus molor sampai pukul 23.30 wib. Bahkan perebutan Juara III putri tidak berakhir di lapangan karena cuaca yang tidak memungkinkan. Berdasarkan kesepakatan pada saat technical meeting, hasil pertandingan ditentukan oleh skor yang diperoleh dari hasil akhir sebelum hujan. [vty]

Pelatihan Informasi Iptek Nuklir bagi Guru Madrasah 

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1446

Berangkat dari tujuan memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat awam, khususnya guru-guru madrasah aliyah, tentang apa dan bagaimana sistem energi nuklir, PDIN BATAN bekerjasama dengan LPM Universitas Brawijaya menyelenggarakan pelatihan bagi guru madrasah aliyah tentang diseminasi informasi iptek nuklir di Jawa Timur. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari (14-15 Maret 2006) di kampus Universitas Brawijaya.
Pelatihan ini didasari permasalah pokok yang seringdijumpai dalam pengenalan suatu inovasi teknologi baru pada suatu daerah tertentu. Diperlukan strategi komunikasi yang mampu melibatkan semua saluran komunikasi yang ada. Demikian pula halnya dengan rencana pembangunan pembangkit listrik dan air tenaga nuklir di Madura, yang membutuhkan sosialisasi bagi masyarakat setempat. Sosialisasi semacam itu telah dilakukan pada 2003, 2004 dan 2005 dengan memberikan informasi mengenai pentingnya penyediaan listrik dan air bersih secara mandiri. Dan kegiatan pelatihan ini pun merupakan bagian dari strategi itu.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan pendidik, pemerintah daerah, maupun masyarakat umum. Ketua pelaksana pelatihan, Prof. Dr. Ir. Sugiyanto MS, mengatakan pelatihan bertujuan untuk memantapkan pemahaman tentang diseminasi informasi iptek nuklir dan pemanfaatan hasil litbang BATAN untuk kesejahteraan masyarakat, mendiskusikan model pendidikan iptek nuklir untuk siswa madrasah melalui pelatihan guru, mengevaluasi program pelatihan iptek guru, mendiskusikan secara rinci mengenai operasionalisasi diseminasi informasi iptek nuklir di Jawa Timur, serta untuk menyiapkan masyarakat Madura tentang kemungkinan pemanfaatan sistem energi nuklir untuk produksi listrik dan air bersih.

Kerjasama FIA Unibraw dengan 5 Universitas Jepang 

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3073

Dr. Suhadak MEc menandatangani nota kerjasama dengan lima universitas di Jepang
Dr. Suhadak MEc menandatangani nota kerjasama dengan lima universitas di Jepang
Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Dr. Suhadak MEc, baru-baru ini menandatangani nota kerjasama dengan lima universitas di Jepang. Kelima universitas itu adalah National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS), Ritsumeikan University, Takushoku University, Kobe University dan Keio University. Dalam perlawatan selama 3 hari (13-16 Maret 2006) di Jepang itu Dr Suhadak didampingi oleh Drs. Andi Fefta Wijaya MDA PhD salah seorang dosen FIA alumni Jepang.
Kerjasama dalam membuka program internasional master S2 Double Degree ini ditandatangani oleh perwakilan dari masing-masing universitas/fakultas atau direktur program master dari kelima universitas di Jepang. Sementara itu dari Indonesia diwakili oleh Bappenas, Departemen Keuangan, serta empat universitas di Indonesia yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Bandung, yang terlibat dalam lingkage program master.
Menurut penuturan Dr. Suhadak, mahasiswa yang mengikuti linkage program master akan mendapatkan dua master degrees, yaitu dari FIA Universitas Brawijaya dan dari salah satu universitas di Jepang. Para mahasiswa nantinya akan melakukan perkuliahan pada tahun pertama di FIA Universitas Brawijaya, dan di tahun kedua akan mengikuti perkuliahan di Jepang. ”Dalam hal ini mahasiswa tersebut mendapatkan efisiensi waktu dan biaya mengingat program master reguler biasanya ditempuh selama dua tahun untuk masing-masing program master di universitas di Indonesia ataupun Jepang,” tambahnya.
Sesuai dengan kebutuhan mahasiswa yang disalurkan oleh Bappenas dan Departemen Keuangan maka FIA Universitas Brawijaya akan mengelola mahasiswa S2 untuk mendapatkan gelar master di bidang Administrasi Publik dengan sebutan Master of Public Administration (MPA) dan bidang Administrasi Bisnis dengan sebutan Master of Business Administration (MBA).
Pengajaran program S2 Double Degree akan dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar baik di Indonesia maupun Jepang. Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, ungkap Suhadak, telah menyediakan gedung perkuliahan baru dengan fasilitas multi media untuk proses belajar mengajar. Para staf pengajar di kelas internasional ini adalah mereka yang memiliki pengalaman akademik bertaraf internasional dan mengenyam pendidikan doktor di luar negeri. Setiap calon mahasiswa kelas internasional harus memenuhi syarat di antaranya memiliki TOEFL 550, indeks prestasi kumulatif 2,75 dan memiliki TPA OTO Bappenas sebesar 450. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program double degree dapat menghubungi Riris di Fakultas Ilmu Administrasi, Jl. MT Haryono 163, Telp. (0341) 553737. [nik]

Kursus Membuat Es Penyegar 

Dikirim oleh prasetya1 pada 14 Maret 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1613

Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Universitas Brawijaya menyelenggarakan kursus membuat aneka es penyegar dahaga pada 14 Maret 2006 di gedung PPI Universitas Brawijaya. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan sub unit di lingkungan universitas ini menghadirkan pemateri yaitu Ny. Rien Bambang Guritno.
Empat macam sajian es yang didemonstrasikan, menggunakan bahan-bahan dengan harga terjangkau seperti jagung, agar-agar, pacar cina, kolang-kaling, cincau, maupun tape ketan. Ny. Rien mengungkapkan bahwa dalam menyajikan es penyegar tetap diperlukan kreativitas, utamanya komposisi bahan dan kombinasi warna.
Setelah penyelenggaraan kursus diharapkan peserta memberikan penyuluhan kepada anggota Dharma Wanita Sub Unit lainnya, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menambah penghasilan rumah tangga. [nik]