Prasetya Online

>

Berita UB

Penutupan Dies Natalis Unibraw ke-42

Dikirim oleh prasetya1 pada 21 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 2204

Penutupan Dies Natalis Unibraw ke-42 di gedung Sasana Krida Unibraw kemarin malam berlangsung meriah. Selain diramaikan grup band Flanella, hadir juga pelawak Kartolo Cs, dan beragam sajian seni budaya Malang.
Rektor Unibraw Bambang Guritno dalam sambutannya mengatakan, dies natalis ke-42 tersebut diharapkan bisa lebih merekatkan hubungan seluruh civitas akademika Unibraw. Bukan hanya antarpegawai atau dosen, tapi juga mahasiswa dari seluruh fakultas yang ada. Lebih dari itu, di usianya yang genap 42 tersebut, Bambang sangat berharap, Unibraw bisa lebih meningkatkan kualitas. "Di era globalisasi ini, peran dunia pendidikan sangat penting. Karena itulah, kita juga dituntut mampu mencetak generasi-generasi tangguh. Generasi yang siap tempur, terutama menghadapi dunia luar yang sarat persaingan," ucapnya.
Agar cita-cita itu tercapai, Bambang mengatakan, seluruh civitas akademika Unibraw harus segera merapatkan diri. Artinya, lebih fokus kepada bidang masing-masing. Hanya dengan itulah, lanjutnya, Unibraw bisa menghasilkan lulusan-lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. "Jika tidak berangkat dari diri sendiri, siapa yang bisa mengubah keadaan. Kuncinya, terletak pada diri kita. Mari, maju bersama membangun universitas tercinta ini," kata Bambang.

E-Learning: Tutorial APNIC dan Simposium Tsunami

Dikirim oleh prasetya1 pada 21 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1304

Pusat Pengembangan e-Learning Universitas Brawijaya (PPE Unibraw), minggu keempat bulan ini menyelenggarakan dua kegiatan utama, yaitu Tutorial dari APNIC (Asia Pacific Network Information Centre), dan Simposium Tsunami.

Tutorial
Tutorial dari APNIC akan disiarkan langsung dari Kyoto Jepang melalui Windows Media Player. Tutorial ini dilaksanakan dua hari, 21 dan 22 Februari 2005.
Jadwal dan materi tutorial: Senin 21 Februari 2005, 07:00-10:30 Dynamics of the policy development process; 12:00-15:30 An update on spam prevention Anti spam activities in Japan. Selasa 22 Februari 2005, 07:00-08:30 Keynote: Introduction to Security Protocol 09:00-09:30 APNIC Certification Authority overview, 09:30-10:00 JPNIC Certification Authority overview, 10:00-10:30 Question and answer session, dan 12:00-15:30 ISP infrastructure security design and implementation strategy .

Pelatihan Karya Tulis Ilmiah SMA se-Malang

Dikirim oleh prasetya1 pada 21 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 3657

Lingkar Studi Mahasiswa Ekonomi (LSME) Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Senin 21/2 mengadakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Pelajar SMA se-Kota Malang di gedung-D FE Unibraw. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan inaugurasi LSME, dilaksanakan bersamaan dengan Entrepreneurship Seminar and Student Essay Contest (ESSENCE) atau Seminar Kewirausahaan dan Lomba Karya Tulis Ilmiah antar Siswa SMA se-Jatim dan Bali.
Salah satu bentuk sumbangan nyata yang dapat diberikan generasi muda adalah berupa karya tulis. Namun, sayang sekali dewasa ini minat generasi muda dalam karya tulis ilmiah mengalami penurunan. Untuk menjawab tantangan itu, Ketua LSME, Maya Safiyanti, mahasiswa Manajemen angkatan 2002, menegaskan lembaga otonom LSME berusaha mengembangkan kemampuan akademik melalui peningkatan kemampuan karya ilmiah, dan merupakan sarana bertukar pikiran antaranggota untuk menambah wawasan.
Pelatihan bertema "Ekspresikan Dirimu Melalui Tulisan" ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang teknik penulisan ilmiah kepada siswa SMA se-Kota Malang sekaligus memperkenalkan LSME di kalangan pelajar SMA. Peserta pelatihan sekitar 60 siswa SLTA se-Kota Malang, dari MAN I, MAN III, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 6, SMAN 10, SMAN 11, SMA Widyagama dan SMA Shalahuddin.
Beberapa pemateri dilibatkan dalam kegiatan ini. Ananda Sabil Hussein SE dengan materi "Overview Karya Tulis dan Penggalian Ide" menjelaskan tentang sistematika karya ilmiah. Sementara penggalian ide menurut Ananda berciri: mempunyai nilai penelitian, mempunyai feasibilitas dan harus sesuai dengan kualifikasi peneliti.

Tamu dari Malaysia dan Belanda

Dikirim oleh prasetya1 pada 21 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1990

kerja sama Unibraw dengan Malaysia
kerja sama Unibraw dengan Malaysia
Pembantu Rektor I Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito, atas nama Rektor, Senin 21 Februari 2005 menerima kunjungan tamu dari Jabatan Perkhidmatan Awam (JPA) Malaysia. Kunjungan ini bertujuan untuk menindaklanjuti kerja sama yang telah dilakukan oleh kedua belah pihak dalam penyelenggaraan pendidikan bagi mahasiswa Malaysia yang menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Pihak JAP Malaysia diwakili oleh Timbalan Pengarah Operasi, Ku Maharun Bt. Ku Yaacob dan Ketua Penolong Pengarah, Hishamuddin bin Mohd. Hashim.
Pada kesempatan itu Prof. Yogi didam-pingi Pembantu Rektor IV Prof. Dr. Umar Nimran MA, Dekan Fakultas Kedokteran dr. Tatong Harijanto MSPH, Pembantu Dekan I FK Prof. Dr. Mulyohadi Ali, Pembantu Dekan II FK dr. Samsul Islam, dan Koordinator Kerjasama Luar Negeri Unibraw Ir. Abdul Cholil.

Belanda
Sementara itu pada hari yang sama, Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno menerima kunjungan pimpinan HAS Den Bosch University of Professional Education, Belanda, Ir. Jeroen Naaijkens dan wakilnya Drs. Peter J. Van Der Baan. Kunjungan ini bertujuan untuk dilakukannya kesepakatan kerjasama pertukaran dosen maupun mahasiswa di bidang Agrokomplek. Selain mengunjungi rektor, keduanya turut mendampingi sepuluh orang mahasiswa Den Bosch yang mengikuti Asia Pasific Regional Meeting IAAS yang berlangsung di Universitas Brawijaya baru-baru ini. [nik]

Mahasiswa Unibraw Demo SBY

Dikirim oleh prasetya1 pada 19 Februari 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1762

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM-UB) kemarin melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Kota Malang. Mereka menuntut agar pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Presiden EM-UB Trio Agus Purwono mengatakan, jika sampai harga BBM dinaikkan, maka pemerintahan SBY dianggap gagal untuk mengangkat harkat dan memakmurkan masyarakatnya. Karena itu, tidak ada kata lain, rakyat harus bersatu untuk menghalangi niat pemerintahan SBY yang ingin mencabut subsidi BBM. "Masih ada cara lain yang bisa ditempuh SBY, selain mencabut subsidi BBM," kata Agus.
Misalnya, dengan menyelesaikan permasalahan yang selama ini melilit Pertamina yang penuh dengan kasus korupsi. Selain itu, pemerintah juga harus bisa memberantas adanya penyelundupan dan pengoplosan BBM. "Yang terpenting, pemerintah harus bisa menegakkan hukum. Dengan menghukum para koruptor, pemerintah bisa mendapatkan dana, tanpa harus menyusahkan masyarakat," tambah dia.
Saat ini, jelas Agus, yang dibutuhkan rakyat adalah pendidikan yang murah, penegakan hukum terhadap para koruptor dan pengusaha-pengusaha hitam, dan membangun persatuan dan kesatuan bangsa dengan cara meredakan berbagai konflik di daerah bertikai.
"Jika SBY memang benar-benar konsen untuk memakmurkan rakyat. Seharusnya adili para koruptor, uang dari mengadili koruptor itu, digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat," terangnya .