Prasetya Online

>

Berita UB

Hasil Seleksi SPMK Gelombang I dan SPKIns

Dikirim oleh prasetya1 pada 10 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2426

Hasil seleksi mahasiswa baru Universitas Brawijaya melalui jalur SPMK (seleksi program minat dan kemampuan) gelombang pertama, dan SPKIns (seleksi program kemitraan instansi) hari ini (10/5) diumumkan. Dalam pengumuman bernomor 010/Peng/2006 yang ditandatangani Rektor Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno tersebut, terdapat 772 nama calon yang diterima pada 39 program studi yang ditawarkan melalui jalur SPMK gelombang pertama. Sedangkan melalui pengumuman nomor 011/Peng/2006 diumumkan 35 nama calon yang diterima melalui jalur SPKIns. Mereka ini semua dijaring melalui ujian tulis yang diadakan hari Minggu 7/5 silam, baik di Kampus Unibraw (Malang), maupun di luar Malang (Surabaya, Madiun, Cilegon, dan Bontang).

Bedah Buku: Islam Agama Perlawanan

Dikirim oleh prasetya1 pada 10 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2682

Eko Prasetyo, penulis buku “Assalamuallaikum: Islam Itu Agama Perlawanan”, dalam bukunya menceritakan dari awal gerakan Islam yang dibangun oleh mahasiswa, dan kondisi empiris yang terjadi saat ini. Banyaknya gerakan Islam yang berdiri semenjak lengsernya Soeharto memberi warna tersendiri dalam dunia perpolitikan di Indonesia. Gerakan Islam dalam banyak forum mencoba untuk mengangkat kembali keyakinan bahwa Islam bisa dijalankan kalau dibantu oleh undang-undang.
Faisol Fatawi, pembanding dalam acara bedah buku yang diadakan oleh LPM AQUA Fakultas Perikanan Unibraw, Rabu (10/5), mengatakan visi agama Islam yang lebih menekankan persaudaraan sejati dan solidaritas mulai luntur. “Agama telah dijadikan alat penguasa,” katanya menegaskan. Eko Prasetyo yang  berhalangan hadir sebagai pembicara pada acara ini, dalam bukunya juga menuliskan agama bukan sesuatu yang final. Spirit keagamaan menolak manusia berhamba pada penindasan membuat Nabi selalu berada dalam risiko. Ia juga menyebutkan dalam sejarah Islam menyatakan protes pada tiga gejala dominan yaitu islam membebaskan ummat dari belenggu penghambaan, pembebasan para budak dan kesejajaran manusia.

Disertasi M Ali Nur: Program Rekapitalisasi Perbankan Relatif Berhasil

Dikirim oleh prasetya1 pada 10 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 2881

Program rekapitalisasi perbankan yang dilakukan oleh pemerintah sebagai usaha penyehatan perbankan nasional melalui struktur permodalannya, relatif berhasil. Ini ditunjukkan oleh adanya perubahan yang menggembirakan, bahwa 12 Bank Pembangunan Daerah (BPD) mengalami peningkatan predikat tingkat kesehatannya menjadi 98,81 persen sehat dan 1,19 persen kurang sehat.  Demikian ungkap Drs. Ec. Muhamad Ali Nur, dalam disertasi berjudul “Pengaruh Faktor Internal dan Faktor Eksternal terhadap Tingkat Kesehatan Perbankan Peserta Program Rekapitalisasi Perbankan di Indonesia (Studi pada Bank Pembangunan Daerah Peserta Program Rekapitulasi Perbankan), dalam ujian terbuka di Program Pascasarjana Universitas Brawijaya, Rabu 10 Mei 2006.
Drs. Ec. Muhamad Ali Nur
Drs. Ec. Muhamad Ali Nur
Lebih lanjut Muhamad Ali Nur mengatakan, sebelum mengikuti program rekapilitasi perbankan, kedua belas BPD, yaitu BPD Nangroe Aceh Darussalam, BPD Sumatera Utara, BPD Bengkulu, BPD Lampung, BPD DKI Jakarta, BPD Jawa Tengah, BPD Jawa Timur, BPD Kalimantan Barat, BPD Sulawesi Utara, BPD Maluku, BPD Nusa Tenggara Barat dan BPD Nusa Tenggara Timur, predikat kesehatannya adalah 56,25% sehat, 20,83% cukup sehat, 16,67% kurang sehat, dan 6,25% tidak sehat. Oleh karena itu Ali Nur menyarankan, agar program rekapilitasi perbankan yang dilakukan pemerintah menjadi lebih efektif, seharusnya kebijakan itu dibarengi oleh kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan manajemen inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah, dan pajak. Namun demikian, Ali Nur mengungkapkan bahwa program rekapitalisasi yang dilakukan pemerintah tidak tepat waktunya. Hal ini dikarenakan: pertama, bank-bank pada saat itu banyak yang sedang mengalami negatif spread yang cukup besar; kedua, penambahan modal kepada bank-bank yang mengalami negatif spread dalam rangka kebijakan rekapitalisasi akan sia-sia karena penambahan modal tersebut akan habis untuk menutupi kerugian bank akibat negatif spread; dan ketiga, pada akhir Juli 1997 total modal seluruh bank umum dibandingkan posisi akhir September 1998 mengalami penurunan yang sangat drastis. Hal ini menunjukkan kerugian bank berlangsung berkepanjangan seagai akibat menurunnya pendapatan bank dari kredit karena banyak yang mengalami kemacetan sebagai akibat negatif spread telah mengambil sebagian besar modal bank.

Monev Program Kreativitas Mahasiswa Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 10 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1361

Untuk mengetahui perkembangan dan memantau hasil kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun anggaran 2006, Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, melakukan monitoring dan evaluasi PKM pada Rabu 10 Mei 2006 di Gedung PPI. Selain melakukan diskusi pleno antara mahasiswa penerima dana PKM dari Dikti dengan tim monev Dikti yaitu Dr.Drg. R. Darmawan Setijanto, MKes., juga dilakukan kunjungan ke daerah diselenggarakannya PKM.
Universitas Brawijaya untuk tahun anggaran 2006, menerima dana penelitian PKM dengan total nilai 194 juta rupiah, bagi 36 judul PKM yang diterima dan dinyatakan layak diberikan bantuan oleh Dikti. Ketiga puluh enam judul tersebut terdiri dari PKM kewirausahaan (5 judul), PKM pengabdian masyarakat (4 judul), PKM penelitian (20 judul) dan PKM teknologi (5 judul). Selain melakukan monev di Universitas Brawijaya, Dikti juga melakukan monev di empat perguruan tinggi lain di kota Malang, yaitu ITN, Politeknik Negeri Malang, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Widyagama.[nik]

Struktur dan Personalia PJM Unibraw

Dikirim oleh prasetya1 pada 10 Mei 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 1563

Untuk menjamin mutu akademik secara berkelanjutan, termasuk monitoring dan evaluasi program-program hibah kompetisi (PHK) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di lingkungan Universitas Brawijaya, dipandang perlu membentuk Pusat Jaminan Mutu.
Rektor Prof.Dr.Ir. Bambang Guritno melalui keputusan nomor 023A/SK/2006 tanggal 13 Februari 2006, menetapkan membentuk Pusat Jaminan Mutu Universitas Brawijaya dengan struktur dan personalia sebagai berikut. Ketua: Prof Dr Ir Soebarinoto, Sekretaris: Dr. Endang Arisoesiloningsih, Koordinator Akreditasi Program Studi/Institusi: Prof.Dr.Ir. Jody Moenandir, Koordinator Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kegiatan Akademik): Dr. Surachman MSIE,  Koordinator Monev Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat: Dr. M. Nurhuda, Koordinator Pengembangan Sistem Jaminan Mutu Akademik: Dr. Ir. M. Bisri MS, Koordinator Pengembangan Audit Akademik: Dr. Unti Ludigdo Ak, dan staf pendukung: Drs. Djaelani dan Yulie Wiro Eko S SSi.