Prasetya Online

>

Berita UB

Mahasiswa Fapet UB Boyong Juara dalam Ajang LKTIN 2018 Dinas Kehutanan Pemprov Jatim

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dietodita pada 16 Mei 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 133

Mahasiswa Fapet UB Boyong Juara dalam Ajang LKTIN 2018 Dinas Kehutanan Pemprov Jatim. Sumber Dinas Kehutanan Pemprov Jatim
Mahasiswa Fapet UB Boyong Juara dalam Ajang LKTIN 2018 Dinas Kehutanan Pemprov Jatim. Sumber Dinas Kehutanan Pemprov Jatim
Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) berhasil mendapat juara harapan satu dan harapan tiga dalam ajang LKTIN 2018 Dinas Kehutanan Pemprov Jawa Timur, Senin, (8/5/2018). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Pemprov Jawa Timur ini dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kelestarian hutan khususnya Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo dan pengembangan potensinya. Serta memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), Hari Bhakti Rimbawan, Hari Cinta Puspa Satwa Nasional (HCPSN), dan Hari Menanam Pohon lndonesia (HMPI) Tahun 2018.

Tim yang mendapatkan juara harapan satu yaitu Much. Habiburrochman, Nur Fitria Ningsih, Dwi Puji Lestari, dan Isramiaty Nurma. Mereka mengusung karya tulis berjudul "Ras Bee-Farm", yakni konsep peternakan lebah trigona sp. sebagai sentra propolis guna meningkatkan hasil hutan bukan kayu di Tahura Raden Soerjo.

Karya tulis bimbingan dosen pakar lebah Prof. M. Junus ini akan mengembangkan lebah Trigona sp. di Tahura Raden Soerjo dengan memberdayakan masyarakat sekitar, sebab lebah tersebut menghasilkan propolis yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pemanfaatan hasil hutan bukan kayu. Kandungan di dalam propolis dapat dijadikan sebagai anti inflamasi, antimikroba, immune modulator dan sebagai penyembuh diabetes miletus.

Isramiaty selaku anggota tim mengatakan bahwa hasil hutan raya Raden Soerjo tidak hanya berupa kayu namun ada beberapa hasil hutan bukan kayu seperti bambu, rotan, gaharu, sutra alam, dan lebah madu.

Sementara itu tim yang mendapatkan juara harapan tiga terdiri dari Mohammad Sya'roni, Muhammad Andhika Yudha Harahap, Wahyu Alif Fazrien, Ervin Kusuma Dewi Reksadinata, dan Garnis Mubarokah. Mereka mengusung penelitian berjudul "BEEB-MYGRASS EDUFORESTRY" : Konsep Sentralisasi Peternakan Sarang Semut Merah, Bomby Xmori dan Lebah Trigona Sp. Sebagai Pengolahan Hasil Produksi Berbasis Agroniaga Yang Dikombinasikan dengan Agroforestry dan Agroniaga sebagai Upaya Pengembangan Tahura Raden Soerjo.

BEEB-MYGRASS EDUFORESTRY merupakan konsep sentralisasi peternakan sarang semut merah, bomby xmory, dan lebah Trigona Sp. di hutan Raden Soerjo yang di lengkapi dengan tanaman murbei,  tanaman sarang semut, dan maggot untuk meningkatkan hasil produksi hutan dan wisata hutan edukasi. (iff/dta/Humas UB)

 

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID