Prasetya Online

>

Berita UB

UB Serahkan Bantuan Alat Suling Minyak Atsiri ke Pemkab Trenggalek

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ronnysetiantoko pada 13 Februari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 253

Penyerahan secara simbolik bibit serih yang merupakan produk dari intitut atsiri UB
Penyerahan secara simbolik bibit serih yang merupakan produk dari intitut atsiri UB
Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Ir. Mohammad  Bisri, MS bersama jajaran Pimpinan dan juga tim Atsiri UB pada jumat (9/2/2018), melaksankan kunjungan ke Kawasan Agrowisata Dilem Wilis Trenggalek dalam rangka mininjau lokasi pengembangan Science Techno Park (STP) Trenggalek sekaligus menyerahkan bantuan berupa alat suling minyak atsiri.

Rombongan diterima langsung oleh Bupati Trengalaek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc beserta Wakil Bupati, Plt. Sekretaris Daerah, Komandan Kodim 0806 serta Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Trenggalek.

Rektor UB Prof. Bisri dan Bupati Trenggalek Emil  Dardak menandatangaini surat serahterima bantuan alat suling atsiri
Rektor UB Prof. Bisri dan Bupati Trenggalek Emil Dardak menandatangaini surat serahterima bantuan alat suling atsiri
Dalam sambutannya Rektor bersyukur atas implemntasi dari MoU UB dengan Pemkab Trenggalek yang sebenarnya sudah dimulai sejak setahun sebelumnya. "Setelah hampir satu tahun akhirnya sinergi antara UB dengan Pemkab Trenggalek bisa menghasilkan sesuatu secara nyata. Sekiranya tahun 2017 setelah melakukan kesepakatan MOU, baru di tahun 2018 ini terealisasi dan mulai membuahkan hasil untuk pengembangan minyak atsiri di Kecamatan Bendungan ini," ungkapnya.

Selain menyerahkan satu teknologi beruapa alat suling minyak atsiri, UB juga  memberikan bibit serih sebanyak satu juta yang merupakan produksi dari tim Instut atsiri UB. "Jadi bibit ini bukan beli tetapi merupakan produksi sendiri dari Intitut atsiri UB yang ada di Kesamben Blitar," ujar Rektor.

"Oleh karen itu, ini senarnya masih langkah awal. Harapannya tim atsiri UB tidak berhenti disini, tidak hanya menyerahkan bantuan alat suling dan juga bibit, tetapi  juga ikut berperan mengawal agar bisa terbentuk sistem yang baik sehingga STP akan ini terus bisa berjalan, bisa berkembang jauh lebih besar dan lebih bermanfaat bagi masyarakat," harapnya Bisri.

Diakhir sambutannya Rektor juga berharap kedepan STP di Dilem Wilis bisa menjadi percontohan nasional, bisa menjadi salah satu unggulan nasional, mengingat Direktur inovasi terus mendorong UB untuk terus bekerjasama dengan Pemkab Trenggalek dalam penelitian minyak atsiri. "Tahun kemarin 2017 Institut atsiri Universitas Brawijaya baru mendapatkan penghargaan PUI (Pusat Unggulan Iptek ), dan merupakan satu-satunya di Indonesia, mudah- mudahan lima, sepuluh tahun lagi Trenggalek makmur karena Atsiri," pungkasnya. (ronny/phonda)

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID