Prasetya Online

>

Berita UB

Bantuan UB Untuk Palestina

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh denok pada 05 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 736

Refleksi akhir tahun UB di depan jurnalis
Refleksi akhir tahun UB di depan jurnalis
Universitas Brawijaya (UB) berencana memberi dukungan konkrit bagi Palestina berupa "Beasiswa Perdamaian". Beasiswa ini akan diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Negara Palestina untuk studi lanjut program magister dan doktor di UB. Selain itu, diberikan pula pelatihan pengembangan budidaya sapi dan kambing kepada masyarakat Palestina baik yang ada di kamp pengungsian maupun di wilayah Palestina. Hal ini disampaikan Rektor Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS di hadapan wartawan dalam acara refleksi akhir tahun UB, Jum'at (29/12/2017).

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr. Ir. Sasmito Djati, MS. Dosen biologi ini menyampaikan bahwa sebelumnya staf ahli WR IV telah melakukan kunjungan ke Palestina. "Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan non militer dalam bentuk beasiswa, pendidikan, peternakan dan kesehatan," kata WR IV. Di bidang kesehatan, UB akan menyelenggarakan program "Dokter dan Perawat Mengabdi" untuk memberi bantuan kesehatan dan pelatihan ketrampilan medis bagi warga negara Palestina yang ada di kamp pengungsian di Yordania. Bantuan ini merupakan bentuk konsistensi UB bersama Pemerintah dan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan haknya.

Dalam perpolitikan dalam negeri, menghadapi tahun-tahun politik mendatang baik pemilihan Kepala Daerah, Pemilihan Legislative maupun Pemilihan Presiden, UB menyatakan untuk bersikap netral. Meskipun Rektor menandaskan, kampusnya membuka keran diskusi politik dan menjadi wadah bagi wacana politis yang akademis, netral dan obyektif.

Bidang lain yang juga menjadi perhatian dalam refleksi akhir tahun ini adalah Ketahanan pangan. Guna mendukung program ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah, UB mengajak alumninya untuk kembali ke desa dan membantu petani. Pembangunan pertanian akan dilakukan mulai dari pembibitan hingga distribusi kepada pengepul sehingga diharapkan akan memberi hasil tani yang maksimal.

Bidang lain yang juga menjadi pembahasan adalah Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) serta bidang kesehatan. [Denok/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID