Prasetya Online

>

Berita UB

Limbah Cangkang Kepiting dan Kulit Udang untuk Casing HP dan Pelindung Keyboard Anti Bakteri

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ireneparamita pada 13 Juni 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 1820

Tim PKM BICRASIA
Tim PKM BICRASIA
Meningkatnya jumlah barang elektronik seperti telepon seluler dan laptop sejalan dengan meningkatnya permintaan konsumen akan aksesoris untuk melindungi maupun sekedar mempercantik barang tersebut. Namun tanpa disadari, perangkat tersebut menjadi sarang bakteri, mikroorganisme yang memiliki sifat patogen yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Dan tangan merupakan media penyalur bakteri dari berbagai benda.

Berangkat dari hal tersebut, empat mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK-UB) berhasil mengembangkan produk phonecase dan pelindung keyboard anti bakteri yang diberi nama BICRASIA (Bio Crustacea Silicone Anti-Bacteria). Mereka adalah Siti Amallah (angkatan 2014), Khalid Amjad (2014), Wahyu Widia Ningrum (2015), dan Romi Dwi Nanda (2014).

BICRASIA dibuat dengan memanfaatkan limbah cangkang kepiting dan kulit udang sebagai bahan baku yang dikombinasikan dengan bonggol jagung. Proses pembuatan produk ini terbilang singkat karena hanya memerlukan waktu 10 hingga 15 menit dan pengeringan membutuhkan waktu satu hari.

BICRASIA: Casing HP dan pelindung keyboard anti bakteri
BICRASIA: Casing HP dan pelindung keyboard anti bakteri
"BICRASIA merupakan produk pelindung yang memiliki banyak keunggulan yakni memiliki sifat anti bakteri, bahan-bahan digunakan dari bahan alami sehingga aman dan mudah diurai (biodegradable), model bervariasi, serta dapat dipesan secara langsung maupun custom. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 20 ribu untuk pelindung keyboard dan Rp 20 ribu sampai dengan Rp 50 ribu untuk produk casing HP," jelas Khalid.

Dengan harga ekonomis tersebut, calon konsumen sudah bisa memesan sesuai model, warna dan tema pelindung yang diinginkan. "Selain itu, produk ini juga turut andil dalam membantu menurunkan tingkat pencemaran lingkungan akibat limbah," ungkap Widya.

Sasaran pemasaran produk adalah mahasiswa dan karyawan baik di Kota Malang maupun luar Malang. "Dengan mengolah limbah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi ini merupakan peluang awal berwirausaha yang menguntungkan bagi pemula yang memiliki modal terbatas yang hanya berbekal kreativitas," pungkas Widya. [Irene]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID