Prasetya Online

>

Berita UB

Paper Dosen UB Dipresentasikan di Hannover

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh humas3 pada 12 Februari 2013 | Komentar : 0 | Dilihat : 3482

Paper dosen Teknik Pertanian Universitas Brawijaya , Wahyunanto Agung Nugroho, M.Eng yang ditulis bersama Yusuf Wibisono, M.Sc (UB) dan Roni Nugraha, MSc (dosen IPB) disampaikan pada konferensi internasional Sharia Economics Conference 2013 di Hannover, Jerman, Sabtu (9/2).

Paper tersebut yang berjudul "Autonomous Framework on Governing Water for Sustainable Food and Energy" mengulas tentang fenomena ancaman terhadap air bersih, dimana problem menyangkut kelangkaan, kebersihan dari kuman penyakit seperti kolera, keamanan terhadap kontaminan berbahaya seperti arsenik dan instabilitas sosial muncul akibat kesalahan dalam pengelolaan air. Padahal, air sebagai komponen terpenting dalam kehidupan manusia dan juga urat nadi kehidupan harus senantiasa terjaga kualitas dan akses terhadapnya.

Air juga memberikan kontribusi sangat penting untuk pertanian, dimana sekitar 70% dari permintaan air bersih dimanfaatkan untuk pengelolaan pertanian. Air juga menjadi komponen penting dalam penyediaan energi, khususnya listrik, dan sebaliknya pengolahan air menjadi air bersih juga membutuhkan energi yang cukup besar. Konsep water-energy-food nexus menjadi pembahasan krusial yang dipresentasikan, dan paper tersebut merekomendasikan bahwa menempatkan air sebagai hak milik publik yang dikelola oleh negara adalah solusi yang bisa menjawab adanya ancaman terhadap ketersediaan air bersih.

Konferensi internasional SEC2013 diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia  untuk Republik Federasi Jerman di Berlin bekerjasama dengan Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia (PRIMA), dihadiri ratusan peserta dari berbagai negara. Puluhan paper dipresentasikan oleh peneliti, praktisi dan mahasiswa dari Inggris, Jerman, Italia, Belanda, Georgia, Malaysia dan Indonesia, di tempat penyelenggaraan konferensi di Leibniz Universitat Hannover, Jerman. [wibisono/ai]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID