Prasetya Online

>

Berita UB

Rektor Unibraw Canangkan "Hijau Brawijayaku"

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 04 Juni 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1935

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno, Sabtu (4/6) dijadwalkan untuk mencanangkan "Program Kampus Bersih Melalui Pengelolaan Potensi Limbah Berbasis Iptek" yang diberi nama "Brawijayaku Hijau". Kegiatan bertema "Bangun Budaya Pemilahan Sampah Menuju Kampus Indah dan Bersih" ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh setiap tanggal 5 Juni.Sebelumnya, diadakan lomba kebersihan yang berlangsung 1-3 Juni 2005.
Upacara pencanangan oleh  Rektor dilakukan di lobi lantai dasar gedung Rektorat Universitas Brawijaya pukul 08.00, dan diteruskan dengan acara peninjauan Rektor bersepeda keliling kampus. Rombongan Rektor terdiri dari para pejabat universitas dan fakultas, staf Pusat Kajian Biokonversi Limbah yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Chandrawati Cahyani MS, Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam (Impala), Study Club of Chemistry (SCOC) dan Kelompok Studi Biologi (KSB) Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya. Rombongan bersepeda itu diiringi oleh truk sampah dengan 3 warna (hijau, merah, dan kuning) dan 3 kelompok petugas juga berseragam hijau, merah, dan kuning.
Dalam peninjauan itu Rektor membuka "Pameran Teknologi dan Daur Ulang Sampah Kampus" yang diadakan di 2 tempat, yaitu di Laboratorium Kimia Fisika, Jurusan Kimia, Fakultas MIPA dan di UPT Kompos. Pameran di Laboratorium Kimia Fisika meliputi pameran teknologi flotasi deinking, praktek pembuatan kertas daur ulang, teknologi biogas, pameran produk daur ulang, poster penelitian dan informasi mengenai lingkungan, majalah dinding (mading) interaktif, dan teknologi plastik biodegradable. Sedangkan di UPT Kompos meliputi pameran teknologi kompos, budidaya tanaman anggrek, dan produk-produk pertanian organik.Pameran berlangsung dua hari, Sabtu dan Senin, tanggal 4 dan 6 Juni 2005.
Dengan pencanangan tersebut Universitas Brawijaya akan mulai mengelola sampah di lingkungan kampus melalui proses biokonversi menjadi produk kompos. Proses ini diawali dengan mewajibkan setiap unit kerja (kantor pusat, fakultas, jurusan, laboratorium, lembaga dan UPT), unit aktivitas mahasiswa, kantin, PKL, dan lain-lain melakukan pemilahan sampah menjadi 3 bagian dalam tempat sampah yang terpisah. Tempat sampah warna hijau untuk sampah organik, warna merah untuk logam dan kaca, serta warna kuning untuk sampah kertas dan plastik. [nik]

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID