Prasetya Online

>

Berita UB

Educard, Tugas Akhir Mata Kuliah Berbuah Medali Emas pada I-SAIID 2019

Dikirim oleh prasetyafib pada 18 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 284

Ahmad Faatihul (Pebasis 2015) bersama Nahdliyatul (Sastra Inggris 2016), dan Muhammad Sahal (Program Vokasi)
Ahmad Faatihul (Pebasis 2015) bersama Nahdliyatul (Sastra Inggris 2016), dan Muhammad Sahal (Program Vokasi)

Menjadi kreatif untuk beberapa orang tidak harus berpikir keras. Bahkan tugas kuliah pun bisa menjadi bahan untuk dikembangkan sesuai dengan imajinasi dan mengikutsertakannya dalam sebuah kompetisi berskala internasional. Hal itu pula yang dilakukan oleh para mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB). Mereka mendapatkan medali emas (Gold Medal) pada International Student Affairs Invention, Innovation, and Design Competition (I-SAIID) 2019 yang berlangsung di Universiti Teknologi Mara (UiTM), Cawangan Kedah Malaysia.

Ahmad Faatihul (Pebasis 2015) bersama Nahdliyatul (Sastra Inggris 2016), dan Muhammad Sahal (Program Vokasi) mengikuti I-SAIID 2019 dengan membawa project mereka yang diberi nama Educard: The Solution to Learn Grammar Easily. Educard sebenarnya merupakan hasil dari pengembangan media ajar dari mata kuliah Instructional Media yang diikuti Fatih bersama rekan satu kelompoknya.

Inovasi Bakso Apel Mendapatkan Medali Perunggu pada I-SAIID 2019

Dikirim oleh prasetyafib pada 18 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 284

Shinta Octaviana Banuarti (Pebasis 2017), Eka Yhunias Fajarista (Pebasis 2017), Ahmad Faatihul (Pebasis 2015), dan Syahrul Hindarto (Antropologi 2017)
Shinta Octaviana Banuarti (Pebasis 2017), Eka Yhunias Fajarista (Pebasis 2017), Ahmad Faatihul (Pebasis 2015), dan Syahrul Hindarto (Antropologi 2017)

Kreatifitas tidak hanya terbatas pada apa yang kita kuasai, tetapi juga apa yang kita minati. Itu juga yang yang dilakukan oleh mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris (Pebasis) dan prodi Antropologi Fakultas ILmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB). Mereka memenangkan Medali Perunggu (Bronze Medal) pada International Student Affairs Invention, Innovation, and Design Competition (I-SAIID) 2019 yang berlangsung di Universiti Teknologi Mara (UiTM), Cawangan Kedah Malaysia.

Shinta Octaviana Banuarti (Pebasis 2017), Eka Yhunias Fajarista (Pebasis 2017), Ahmad Faatihul (Pebasis 2015), dan Syahrul Hindarto (Antropologi 2017) memenangkan Bronze Medal untuk proyek mereka yang berjudul "BAPEL (Bakso Apel) The Innovation of Bakso that Uses Apple to Increase the Consumption of Apple and Bakso which can Decrease the Risk of Cancer".

Shinta menceritakan bahwa semuanya berawal dari keminatan. "Saya ingin mencari pengalaman baru selain hanya berkuliah dan mengikuti UKM. Melalui kompetisi ini saya bisa menyalurkan bakat dan minat saya terhadap kepenulisan," jelas Shinta.

Kepala Grup Riset FILKOM Kunjungi Laboratorium CAVR NTU Singapura

Dikirim oleh dinaoktavia pada 16 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 246

Herman Tolle Bersama Mr. Amran Mohamed, Ph.D. Manager of Lab. CAVR NTU
Herman Tolle Bersama Mr. Amran Mohamed, Ph.D. Manager of Lab. CAVR NTU
Kepala Grup Riset Media, Game, and Mobile Technologies (MGM), Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) Dr. Eng. Herman Tolle, S.T., M.T. mendapatkan undangan dan kesempatan untuk menghadiri serta mengunjungi Laboratorium Centre for Augmented and Virtual Reality (CAVR) di School of Computer and Engineering, Nanyang Technological University(NTU), Jurong, Singapore pada Selasa (9/4/2019).

CAVR NTU merupakan salah satu pusat penelitian dan pengembangan khusus bidang Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR) dan Mixed Reality(MR).

Dr. Eng. Herman Tolle dalam kunjungan ini hadir bersama salah satu mahasiswa S2 anggota grup riset MGM Aulia Akhrian Syahidi yang juga memiliki ranah penelitian tentang Augmented Reality yang telah terpublikasi.

Dalam kunjungan tersebut mereka secara resmi disambut oleh Mr. Amran Mohamed, Ph.D. selaku Manager of CAVR NTU sekaligus Direktur Penelitian dan Pengembangan EON Reality.

Mas Adam Lukman Raih Mawapres Utama UB 2019

Dikirim oleh ronnysetiantoko pada 16 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 407

Penampilan Mas Adam dalam Mawapres Awarding Night 2019
Penampilan Mas Adam dalam Mawapres Awarding Night 2019
Mas Adam Lukman Chaubah mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) I Universitas Brawijya (UB) 2019 dalam gelaran Mawapres Awarding Night yang berlangsung pada Jumat (12/4/2019) di Gedung Widyaloka UB.

Dalam sambutannya, Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR., MS., menyampaikan harapannya kepada seluruh mahasiswa UB khususnya peserta Mawapres untuk selalu meningkatkan dan meraih prestasi setingi-tingginya di tingkat nasional maupun internasional. 

"Seperti diketahui kita dituntut untuk meningkatkan akreditasi dan pemeringkatan terutama di tingkat internasional. UB dituntut untuk bisa masuk paling tidak ke-300 besar dunia. Oleh karena itu peningkatan prestasi mahasiswa baik nasional maupun internasional akan sangat baik untuk mendongkrak hal tersebut," ujar Nuhfil.

FIA UB Gelar Semnas Jambore Wilayah

Dikirim oleh oky_dian pada 16 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 453

Semnas Jambore Wilayah
Semnas Jambore Wilayah
Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan (HMPIP) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) mengadakan Seminar Nasional dengan tema "Peran Manajemen Informasi Sebagai Basis Pengambilan Keputusan dalam Pemecahan Masalah pada Lembaga Publik dan Bisnis", Jumat (12/04/2019) di Aula Gedung E Lantai 10 FIA UB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FIA UB Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS, Kasubbag Kearsipan dan Humas UB Kotok Gurito,SE dan beberapa pembicara antaralain Digital Asset Manager CNN Indonesia Yogi Hartono, S.Sos; Pimpinan Redaksi Jatim Times Heryanto; dan Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan FIA UB Dr. Muhammad Shobaruddin, MA .

Dalam sambutannya, Shobaruddin menyampaikan tugas akademisi yakni dapat mengemban masyarakat melalui manajemen informasi.

"Saya berharap Program Studi Ilmu Perpustakan menjadi pelopor di UB dalam manajemen informasi, agar nantinya sarjana perpustakaan akan mendorong kemajuan masyarakat dan juga perusahaan. Dan semoga program studi Ilmu Perpustakan bisa diminati oleh calon mahasiswa baru," harapnya.