Prasetya Online

>

UB News

Mahasiswa FMIPA Buat Arloji Pintar Pendeteksi Depresi

Submit by oky_dian on May 22, 2018 | Comment(s) : 0 | View : 236

Desain Arloji REACT
Desain Arloji REACT
Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang perlu mendapat perhatian khusus. Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 1980, hampir 20-30% dari pasien rumah sakit di negara berkembang mengalami depresi. Selain itu, hasil survei yang telah dilakukan oleh WHO pada tahun 1990,  penyakit depresi menduduki peringkat ke-4 sebagai penyakit yang menganggu aktivitas sosial. Bahkan, Depresi diperkirakan akan naik menduduki peringkat ke-2 pada tahun 2020. Hal ini disebabkan beban hidup yang semakin hari semakin kompleks, sedangkan penanganan depresi masih kurang efektif . Indonesia memilki angka prevalensi depresi cukup tinggi yakni 17-27%. Fakta ini diperparah oleh data yang didapatkan dari hasil survei Persatuan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa (PDSKJ) bahwa 94% masyarakat Indonesia mengalami depresi dari mulai tingkat ringan, tingkat sedang dan tingkat paling berat.

Selama ini depresi oleh sebagian besar masyarakat umum kurang dapat dideteksi secara tepat. Sehingga saat seseorang disekitarnya mengalami depresi, mereka tidak dapat menangani dengan baik. Selain itu tingkat penanganan depresi oleh tenaga-tenaga kesehatan sangat kurang. Beberapa negara terutama di negara-negara berkembang hanya 10 % kasus depresi saja yang tertangani dengan baik. Apabila depresi tidak ditangani dengan baik, maka dikhawatirkan akan banyak menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Beberapa orang seringkali menggunakan beberapa jenis obatan-obatan untuk menangani depresi. Langkah tersebut merupakan langkah yang baik saat dosis yang digunakan sesuai.

Jalan Tikus, Cara Mudah Belajar Matematika

Submit by oky_dian on May 22, 2018 | Comment(s) : 0 | View : 133

Tim Jalan Tikus
Tim Jalan Tikus
Tingginya tuntutan pemerintah untuk merealisasikan salah satu program pemerintah yaitu SDG's (Sustainable Development Goals) terutama dalam bidang pendidikan membuat Mahasiswa Fakultas MIPA ( FMIPA UB) Jurusan Matematika menciptakan sebuah permainan edukasi berbasis Matematika untuk membantu anak dalam mengasah logikanya. Selama ini, Pendidikan merupakan kunci utama dalam kemajuan sebuah bangsa. Pendidikan yang baik dan terarah membuat output yang dihasilkan mempunyai kualitas yang baik.

Salah satu masalah yang terjadi dalam dunia pendidikan terutama pada anak-anak sekolah adalah kesulitan memahami pelajaran terutama yang memerlukan penalaran seperti geometri pada matematika. Oleh karena itu, kelompok mahasiswa yang beranggotakan Aisah Feriera AD (Matematika/2015), Dinda Noer N.U (Matematika/2015), Winda Ariyanti ( Matematika/2015), Zidna Nayla H (Matematika/2015), dan Defit Fitri Y (Statistika/2017) menciptakan sebuah produk permainan edukatif yang dapat menjadi solusi permasalahan bidang pendidikan. Produk tersebut diberi nama "JALAN TIKUS".

Submit by vicky.nurw on May 22, 2018 | Comment(s) : 0 | View : 157

Submit by vicky.nurw on May 22, 2018 | Comment(s) : 0 | View : 86

Submit by vicky.nurw on May 22, 2018 | Comment(s) : 0 | View : 74