Prasetya Online

>

UB News

Wagub Jatim dan UB Diskusi Tentang Penguatan Pertanian Lokal Bagi Pembangunan Jatim

Submit by oky_dian on May 20, 2019 | Comment(s) : 0 | View : 315


Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak berdikusi bersama rektor, wakil rektor, dan dekan- dekan fakultas di UB tentang permasalahan yang dihadapi dalam dunia pertanian, Jumat (17/5/2019).
Ada beberapa permasalahan yang dihadapi para petani lokal dalam bidang pemasaran antara lain faktor kelembagaan dan demand creator.

Dalam bidang kelembagaan, permasalahan yang dihadapi petani antara lain pendampingan pihak ketiga dalam memasarkan produknya.
Rektor UB Prof.Dr. Ir. nuhfil Hanani mengatakan mimpi yang saat ini belum terwujud adalah bagaimana Jawa Timur bisa menjadi pusat agroindustri dan agrobisnis Asia Tenggara.
Melalui diskusi tersebut, Emil memberikan solusi bahwa itu bisa dilakukan dengan strategi intervensi pangan.
"Kita bisa mencontoh Jepang. Jepang kita lihat GDP nya tinggi. Namun ekspor impornya sedikit. Mobil-mobil seperti Honda onderdilnya dibuat di Indonesia namun mesinnya dibuat di Jepang. Itu yang bisa kita contoh. Jika Jawa Timur tidak punya lahan untuk menanam maka bisa melakukan ekspansi tanah di luar Jawa tapi pusatnya atau kepemilikannya tetap di Jawa Timur," katanya.
Dalam diskusi tersebut Emil juga memberikan saran agar para petani bisa memaksimalkan penggunaan teknologi untuk memasarkan hasil pertanyannya.

Dia mencontohkan perusahaan Finna yang awalnya memproduksi kerupuk udang saat ini mampu memanfaatkan cabai dengan menghasilkan sambel siap pakai.
"Finna mampu memanfaatkan peluang harga cabai di saat harganya melonjak tinggi. Dia menjual sambel siap pakai dalam bentuk toples yang bisa dinikmati kapan saja meskipun saat itu hasil panen cabe memburuk," katanya.
Sehingga tidak hanya perilaku sumberdaya manusianya yang perlu dirubah tapi juga keberanian dalam melakukan sebuah konversi produk dengan memanfaatkan teknologi. 

Submit by vicky.nurw on May 20, 2019 | Comment(s) : 0 | View : 228

Vaksin Varicella Proteksi 80 Persen Tubuh Manusia dari Cacar Monyet

Submit by oky_dian on May 17, 2019 | Comment(s) : 0 | View : 596

Ilustrasi Penderita Cacar. Diambil dari dokumentasi halodoc
Ilustrasi Penderita Cacar. Diambil dari dokumentasi halodoc
Merebaknya penyakit cacar monyet saat ini membuat sebagian masyarakat khwatir. Ternyata virus cacar monyet atau Monkeypox bisa dicegah sejak dini dengan pemberian vaksin cacar air atau varicella.Pakar Penyakit Kulit dan Kelamin dari FK UB dr. Sinta Murlistyarini, SpKK mengatakan merebaknya virus cacar monyet bisa diantisipasi dengan vaksin varicella dengan angka proteksi sebanyak 80 persen.

Dia menambahkan bahwa pada dasarnya gejala penyakit cacar monyet hampir sama dengan cacar air seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, muncul bintil-bintil berisi air di seluruh tubuh, dan ruam kulit muncul pada wajah.Namun yang membedakan adalah pada hari kelima hingga ketujuh bintil-bintil berisi air menjadi bernanah dan agak keras saat disentuh.

Pada akhir minggu kedua, bintil bintil tersebut akan menjadi keropeng yang bertahan sekitar satu minggi. 

"Setelah tiga minggu, ruam akan menghilang. Setelah hilang, bintil-bintil tidak akan lagi menular,"kata Sinta menambahkan.Cacar monyet termasuk penyakit zoonotic atau penyakit yang menular dari hewan ke manusia, atau manusia ke hewan. Penularannya melalui gigitan, cakaran, kontak langsung dengan darah, cairan tubuh atau lesi di kulit dan mukosa dari hewan liar seperti primata (monyet), rodents; dan juga makan daging hewan yang terinfeksi yang tidak dimasak dengan baik.

KSR UB Menangkan LKTI UNICOVS

Submit by vicky.nurw on May 16, 2019 | Comment(s) : 0 | View : 488

KSR UB dalam UNICOVS 2019
KSR UB dalam UNICOVS 2019
Tim Korps Sukarela Universitas Brawijaya (KSR UB) meraih juara 1 LKTI dan predikat 7 terbaik dalam ajang UNY National Competition of Volunteer Skills (UNICOVS) yang diselenggarakan KSR PMI Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada (3-5/5/2019).

Tim KSR UB yang terdiri dari Irma Dwi Cahyani (FIA'16), Anisatul Maola (FPIK'17), Nisa Wahyu A (FPIK'18), Nuha Nabilah U (FMIPA'18), dan Ilham Majid (FMIPA'16), berlaga dalam 3 jenis lomba yakni Pertolongan Pertama (PP), Shelter, dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).

Dalam kategori LKTI, KSR UB membuat aplikasi Smapp Reders (Smart Application for The Red Cross Understanding). Aplikasi ini berfungsi untuk membantu anak-anak PMR  mengulas materi yang telah diberikan. "Karena di PMI sudah banyak program tentang materi-materi pelatihan maupun latihan rutin. Kami ingin dari materi yang disampaikan oleh PMI bisa di pelajaro kembali agar mereka bisa paham betul. Karena PMR ini asetnya PMI untuk menyebarkan materi-materi. Jadi dari PMR yang sudah berkompeten ini bisa menyebarkan pengetahuan yang dimiliki kepada masyarakat" jelas Anisa.

"Harapannya kita bisa menjadi relawan yang profesional, tangguh dan unggul dalam bidangnya. Karena pada dasarnya kita ini adalah relawan-relawan terlatih. KSR itu harus bisa cepat tanggap dalam bencana maupun kecelakaan, dan semoga aplikasi yang kita buat bisa benar-benar digunakan oleh semua anak-anak PMR yang ada di Indonesia"pungkasnya. [vika/vicky] .

FTP UB Santuni Puluhan Santri Al-Kahfi Malang

Submit by prasetyaftp on May 16, 2019 | Comment(s) : 0 | View : 434

Dekan FTP Dr. Ir. Imam Santoso, MP (Baju Koko) Memberikan Ucapan Terimakasih Kepada Pengurus Panti Asuhan Al Kahfi
Dekan FTP Dr. Ir. Imam Santoso, MP (Baju Koko) Memberikan Ucapan Terimakasih Kepada Pengurus Panti Asuhan Al Kahfi
Keluarga besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) berbuka bersama puluhan santri Panti Asuhan Al Kahfi Malang, Selasa (14/05/2019) di Aula FTP lantai II. 

Selain memberikan santunan dan berbuka bersama, terdapat pula siraman rohani bersama Dr. Sudirman, S.Ag. M.Ag. tentang amalan untuk meningkatkan derajad manusia dimata Allah SWT.

Dalam tausyiahnya Dr. Sudirman menjelaskan terdapat tiga amalan baik yang dapat dilakukan kaum muslim. Pertama, yang mudah dilakukan adalah salam. 

"Ucapan salam atau Assalamualaikum atau yang versi lengkap Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh merupakan salah satu akar kata Islam, yang artinya damai dan menebarkan kedamaian serta keselamatan. Selain itu salam juga termasuk nama indah Allah SWT,"katanya.  

Kedua adalah sedekah, selain dapat menghindarkan diri dari mara bahaya, sedekah juga merupakan penggugur dosa. Terlebih dibulan Ramadhan. satu kebaikan akan berbalas seribu kali lipatnya. Upaya ketiga untuk meningkatkan derajad kita adalah dengan sholat malam.