Prasetya Online

>

UB News

Sertijab Pimpinan UB Kediri

Print version PDF version RTF version
Submit by oky_dian on February 07, 2019 | Comment(s) : 0 | View : 657

Rektor UB melantik Prof Dr Ir Darsono sebagai Koordinator UB Kediri
Rektor UB melantik Prof Dr Ir Darsono sebagai Koordinator UB Kediri
Pasca turunnya ijin Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Brawijaya (UB) Kampus III atau UB Kediri, Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, A.R., M.S. melantik Prof.Dr.Ir. Darsono Wisadirana, MS sebagai Koordinator UB Kediri periode 2019-2022 menggantikan Dr. Dzulkirom (FIA) yang memasuki masa pensiun pada bulan Desember 2018.

Dalam kesempatan tersebut, rektor juga melantik Dr. Agus Suryanto sebagai Wakil Koordinator (Wakor) bidang Akademik, Dr. Sunaryo sebagai Wakor bidang Umum dan Keuangan  dan Dr. Puguh Surjowardojo sebagai Wakor bidang Kemahasiswaan.

Dalam sambutannya Rektor UB, Prof. Nuhfil Hanani AR menyampaikan  bahwa UB Kediri harus bisa menjadi kampus  yang besar.

Dia juga mengapresiasi kerja keras para Koordinator UB Kediri sebelumnya yang telah mengusahakan sampai Ijin PSDKU keluar.

Rektor mengucapkan terima kasih kepada Prof. Harijono dan Dr. Dzulkirom, staf dan alumni yang telah banyak membantu keberadaan UB Kediri.

"UB Kediri akan menjadi kampus yang besar. Perguruan Tinggi wajib punya 2 pilar yaitu pilar yang mengatur urusan mutu dan pilar yang mengatur kontrol keuangan," katanya.

Dzulkirom menyampaikan bahwa perjalanan UB Kediri berjalan cukup unik berkat dukungan masyarakat Kediri yang sangat tinggi.

Dalam sambutannya, dia juga mengingatkan bahwa bulan April 2019 nanti UB Kediri  harus segera memberi laporan perkembangan PSDKU  ke Dikti.

"Semoga kedepan UB Kediri akan lebih baik,"katanya.

Sedangkan Koordinator UB Kediri yang baru, Prof Darsono berjanji akan melanjutkan perjuangan para pimpinan yang lama.

Sementara itu, UB Kediri berstatus  PSDKU setelah mendapat ijin penyelenggaraan dari Kemristek Dikti sesuai dengan SK Menristek Dikti No. 945/KPT/I/ 2018 tanggal 30 Oktober 2018 tentang Ijin Pembukaan Program Studi Di Luar Kampus Utama yang Diselenggarakan oleh UB di Kota Kediri.

UB Kediri dianggap telah memenuhi persyaratan membuka PSDKU karena terpenuhinya jumlah dosen yang mengajar, tersedianya gedung perkuliahan, dan mengelola kurikulum sendiri.

UB Kediri diijinkan membuka lima prodi yaitu Prodi Agribisnis, Agroekoteknologi,  Akuakultur, Sosial Ekonomi Perikanan, dan  Peternakan sesuai dengan moratorium yang telah disepakati

Mulai 2019, UB Kediri akan menerima mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN dengan total kuota 240, terdiri Agroekoteknologi 50, Agribisnis 50, Akuakultur 50, Sosial Ekonomi Perikanan 50, dan Peternakan 40.

Rencananya, pemkot akan menghibahkan tanah dan gedung untuk kampus UB Kediri. Selama ini UB Kediri masih meminjam pakai gedung dan lahan milik Pemkot Kediri seluas 23 ha. [Kotok Gurito/Humas UB]

Comments

Send your comment

Use ID